BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyayangkan adanya laporan dari sejumlah wali murid terkait minimnya apresiasi dari pihak sekolah atas keberhasilan Marching Band SMP Negeri 1 Bondowoso yang meraih Juara I dalam Kejuaraan Marching Band Street Parade Bupati Cup 2026.
Kejuaraan tersebut digelar pada Kamis, 3 September 2026. Namun, berdasarkan laporan yang diterima Sinung dari sejumlah wali murid, tidak terlihat adanya ucapan selamat maupun bentuk apresiasi secara terbuka dari dewan guru ataupun Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Bondowoso terhadap prestasi yang diraih para siswa.
Sinung menegaskan, apabila informasi tersebut benar, kondisi itu sangat disayangkan. Menurutnya, sebuah prestasi yang diraih siswa seharusnya mendapatkan perhatian dan penghargaan dari lingkungan sekolah.
“Kalau informasi itu benar, tentu sangat disayangkan. Ketika anak-anak sudah berjuang dan berhasil membawa nama baik sekolah dengan meraih juara, seharusnya ada apresiasi. Sekecil apa pun bentuknya, ucapan selamat tentu memiliki arti bagi anak-anak,” ujar pria yang juga ketua DPC PDIP Bondowoso ini ,Jum’at,4/09/2026.
Lebih lanjut, Sinung juga menyoroti adanya informasi mengenai wacana pembubaran kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 1 Bondowoso.
Meski demikian, ia berharap rencana tersebut masih sebatas wacana dan tidak benar-benar direalisasikan.
Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata diukur dari keberhasilan akademik. Sekolah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang bagi siswa mengembangkan bakat, minat, karakter, serta kemampuan di bidang non akademik.
“Prestasi itu bukan hanya akademik. Sekolah favorit tentu harus mampu memberikan pendidikan yang utuh. Akademiknya berjalan, tetapi pengembangan bakat dan prestasi nonakademik anak-anak juga harus tetap mendapatkan ruang,” tegasnya.
Sinung menilai eksistensi Marching Band SMP Negeri 1 Bondowoso memiliki sejarah dan prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kegiatan tersebut, menurut informasi yang diterimanya, telah melahirkan berbagai prestasi secara turun-temurun dan melintasi generasi.
Karena itu, ia berharap ekstrakurikuler Marching Band di sekolah tersebut tetap dipertahankan, bahkan dikembangkan agar semakin berprestasi.
“Harapan saya, karena prestasinya luar biasa dan sudah turun-temurun lintas generasi, Marching Band SMP Negeri 1 Bondowoso harus tetap berlanjut. Bahkan harus lebih eksis dan semakin banyak menorehkan prestasi,” katanya.
Sinung juga mendengar informasi bahwa Marching Band SMP Negeri 1 Bondowoso pernah menorehkan prestasi diluar kota .
Persoalan ini menjadi perhatian karena keberadaan kegiatan ekstrakurikuler dinilai memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa.
Selain menjadi wadah menyalurkan bakat dan minat, kegiatan seperti marching band juga melatih kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta semangat berkompetisi.
Prestasi Juara I dalam Street Parade Bupati Cup 2026 pun diharapkan tidak sekadar menjadi kemenangan yang berlalu tanpa makna.
Para siswa yang telah membawa nama baik sekolah dinilai layak mendapatkan apresiasi dan dukungan agar semangat mereka untuk terus berprestasi tidak padam.
Lebih -lebih hal tersebut juga disampaikan dalam pandangan umum Fraksi PDI P di rapat paripurna Jum’at malam
“Sebelum kami bacakan Pandangan Umum ini, kami Fraksi PDI Perjuangan
DPRD Kabupaten Bondowoso menyampaikan SELAMAT kepada SMP Negeri 1
Bondowoso atas diraihnya predikat sebagai Juara Umum dalam event Parade
Street Marching Band Piala Bupati 2026, semoga senantiasa sukses dan
berprestasi…Aamiin,” demikian Fraksi PDI P mengawali pandangan umum Fraksinya.
Hingga berita ini ditulis, pihak SMP Negeri 1 Bondowoso belum memberikan keterangan resmi terkait laporan wali murid mengenai minimnya apresiasi terhadap prestasi tersebut maupun informasi mengenai wacana pembubaran ekstrakurikuler Marching Band.
Redaksi masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab dari pihak SMP Negeri 1 Bondowoso .














