Beranda Lensa Nusantara Festival Maulid Curahdami,Dihadiri Ribuan Warga Dukung Pelestarian Budaya dan Ekonomi Warga

Festival Maulid Curahdami,Dihadiri Ribuan Warga Dukung Pelestarian Budaya dan Ekonomi Warga

1784696982808

BONDOWOSO — Bupati Bondowoso melalui Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Solikin, secara resmi membuka Festival Maulid Curahdami, Sabtu (29/8/2026).

Pembukaan festival yang memasuki tahun keempat tersebut ditandai dengan pemukulan beduk oleh Solikin. Kegiatan itu dihadiri masyarakat dan sejumlah unsur terkait di Kecamatan Curahdami.

Solikin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi mengajak kita meneladani akhlak Rasulullah SAW, yakni kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Solikin.

Ia menilai tema Festival Maulid tahun ini, yakni “Menanam Iman, Merawat Cinta, Melestarikan Budaya”, memiliki makna penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, ketiga nilai tersebut saling menguatkan. Iman menjadi pondasi, cinta menjadi penggerak, sedangkan budaya menjadi wadah agar nilai-nilai tersebut tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Iman sebagai pondasi, cinta sebagai penggerak, dan budaya sebagai wadah agar keduanya tetap lestari lintas generasi,” katanya.

Solikin juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mempersiapkan Festival Maulid tersebut.

Ia menyebut semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi daerah.

1785517338444

“Festival Maulid yang kini memasuki tahun keempat adalah bukti nyata bahwa nilai keagamaan dan kearifan budaya lokal dapat dipadukan menjadi tradisi khas yang patut kita rawat bersama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Solikin mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana syiar Islam dan penguatan keimanan. Festival juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, melestarikan budaya lokal, serta memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Kehadiran pelaku usaha kecil dalam kegiatan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu bentuk nyata bahwa kegiatan keagamaan dan kebudayaan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Karena itu, saya berharap tradisi ini terus dijaga dan dikembangkan setiap tahun sehingga dapat meningkatkan potensi ekonomi di Kecamatan Curahdami,” ujarnya.

Solikin mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menjaga budaya lokal sebagai bagian dari identitas bersama.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akar keimanan dan budayanya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Solikin secara resmi membuka Festival Maulid Curahdami Tahun 2026 sekaligus rangkaian selamatan desa Jetis.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Maulid Curahdami Tahun 2026 dan selamatan desa Jetis secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, membawa keberkahan, serta semakin mempererat silaturahmi antarwarga.

Solikin juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat tutur kata yang kurang berkenan dalam sambutannya dan menutup acara dengan doa agar seluruh masyarakat senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521