Beranda Lensa Nusantara Jembatan Koncer Bergoyang Saat Dilintasi Truk, Usulan Perbaikan Mangkrak Hampir Satu Dekade

Jembatan Koncer Bergoyang Saat Dilintasi Truk, Usulan Perbaikan Mangkrak Hampir Satu Dekade

1784696982808

Bondowoso – Kondisi Jembatan Koncer–Tamansari di Kabupaten Bondowoso semakin memprihatinkan. Struktur jembatan yang menjadi akses vital sekaligus jalur alternatif pengalihan arus lalu lintas itu dilaporkan bergoyang setiap kali dilintasi kendaraan bertonase besar.

Ironisnya, usulan pembangunan dan penanganan jembatan tersebut telah diajukan sejak 2017, namun hingga kini belum juga mendapat realisasi.

Jembatan yang menghubungkan Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, dengan Desa Tamansari ini memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga menjadi jalur alternatif ketika terjadi gangguan lalu lintas di ruas jalan utama.

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Ansori, mengatakan pemerintah daerah telah berulang kali mengusulkan penanganan maupun pembangunan jembatan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat.

“Usulan ini sudah kami sampaikan sejak 2017, kemudian diajukan kembali pada 2019, hingga sekarang belum ada realisasi. Kami terus mengusulkan karena jembatan ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai jalur pengalihan arus,” kata Ansori,Selasa ,7/7/2026.

Menurut Ansori, saat ini kondisi jembatan masih dalam proses asesmen teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan metode penanganan yang paling tepat. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar apakah jembatan cukup diperkuat atau harus dibangun kembali secara menyeluruh.

1785517338444

Sambil menunggu hasil kajian, Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan menerapkan pembatasan lalu lintas bagi kendaraan bertonase besar. Selain itu, portal pembatas dengan tinggi sekitar 2,5 meter akan dipasang guna mencegah kendaraan berukuran besar melintas di atas jembatan.

“Kendaraan dengan muatan berlebih akan kami batasi. Kami juga akan memasang portal agar beban yang diterima jembatan tidak semakin besar,” ujarnya.

Ansori mengungkapkan, indikasi melemahnya struktur jembatan sudah terlihat dari getaran yang muncul saat kendaraan besar melintas. Bahkan, kendaraan boks yang melintasi jembatan mampu menimbulkan guncangan yang cukup terasa.

“Kalau kendaraan boks lewat sudah terasa bergoyang. Mungkin pengendara mobil pribadi tidak terlalu merasakannya, tetapi kondisi ini menjadi perhatian serius dan harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Hampir satu dekade tanpa realisasi pembangunan membuat kondisi Jembatan Koncer–Tamansari kian mengkhawatirkan. Masyarakat berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat segera mengalokasikan anggaran penanganan sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Keterlambatan penanganan juga dikhawatirkan mengganggu konektivitas antarwilayah serta aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada akses tersebut.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521