Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB). Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi, yang merupakan metode kontrasepsi permanen bagi perempuan.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, menjelaskan bahwa MOW merupakan prosedur kontrasepsi permanen yang dilakukan melalui tindakan bedah ringan dengan cara mengikat atau memotong saluran tuba falopi. Tindakan ini bertujuan mencegah pertemuan antara sel telur dan sperma sehingga kehamilan dapat dicegah secara efektif.
“KB MOW atau tubektomi adalah salah satu metode kontrasepsi permanen dengan tingkat efektivitas yang sangat tinggi, mencapai sekitar 99 persen. Prosedur ini tidak mengubah keseimbangan hormon dalam tubuh sehingga aman bagi perempuan yang memang telah mantap memilih metode kontrasepsi permanen,” ujar Wabup ,Sabtu 20/06/2026.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan reproduksi yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, keputusan untuk mengikuti MOW harus didasarkan pada kesadaran dan pertimbangan matang dari pasangan suami istri.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso, Hj. Khodijatul Qodriyah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pelayanan KB MOW gratis yang dinilai sangat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah, ini merupakan perhatian yang luar biasa bagi pasangan-pasangan yang memang memilih metode steril. Sebelum mengikuti tindakan, mereka telah mendapatkan penjelasan dan pendampingan sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan kesadaran dan pemahaman yang penuh,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bentuk fasilitasi pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan akses kontrasepsi permanen tanpa harus terbebani biaya.
“Kami membantu memfasilitasi masyarakat yang menginginkan layanan seperti ini. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara mudah dan tanpa biaya. Tentu ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang telah merencanakan jumlah anak dan ingin menjaga kesehatan serta kesejahteraan keluarga mereka,” ungkapnya.
Program pelayanan KB MOW gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang matang sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera di Kabupaten Bondowoso.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan TP PKK, pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas diharapkan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga setiap keluarga dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing secara bertanggung jawab.














