Beranda Lensa Nusantara Komisi IV Ingatkan,Hasil Seleksi BCKS Harus Transparan ,Inovatif dan Berdaya Saing

Komisi IV Ingatkan,Hasil Seleksi BCKS Harus Transparan ,Inovatif dan Berdaya Saing

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso menggelar seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahun 2026 pada April ini untuk mengisi 179 posisi strategis, meliputi kepala sekolah, pengawas, dan penilik.

Seleksi tersebut dirancang untuk menjaring figur-figur pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional.

Proses seleksi berlangsung dengan beberapa tahapan, salah satunya tes berbasis kasus nyata yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Bondowoso dan diikuti ratusan peserta.

Metode ini digunakan untuk mengukur kemampuan peserta dalam menghadapi persoalan riil di lingkungan pendidikan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Bondowoso, Abdul Majid, menegaskan bahwa seleksi tidak boleh hanya berorientasi pada kelengkapan administratif maupun kemampuan akademik semata.

“Berdasarkan peraturan teknis dari kementerian, seleksi memang harus mengikuti ketentuan. Namun kami menekankan, jangan hanya berhenti pada aspek administratif. Kepala sekolah adalah seorang pemimpin yang harus memahami potensi, karakter, dan kebutuhan lingkungan sekolah,” ujarnya,Selasa ,28/04/2026.

Menurutnya, kepemimpinan dalam dunia pendidikan tidak cukup diukur dari hasil tes tulis.

Diperlukan penilaian menyeluruh terhadap rekam jejak, profesionalitas, serta kemampuan memahami kearifan lokal (local wisdom) agar kebijakan yang diambil tidak bersifat monoton.

Majid juga menyoroti pentingnya keberanian dan kesiapan individu dalam memimpin. Ia menilai, masih ada kecenderungan sebagian guru enggan mengikuti seleksi karena mempertimbangkan beban tanggung jawab yang besar.

FB_IMG_1773966750014

“Padahal, menjadi kepala sekolah adalah bagian dari panggilan kepemimpinan. Tidak hanya soal jabatan, tetapi tanggung jawab moral dalam memajukan pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar seleksi mampu menghasilkan pemimpin pendidikan yang memiliki visi kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bondowoso.

“Kami di Komisi IV berharap ada progres nyata. Tidak hanya peningkatan kecil, tetapi minimal dua persen setiap tahun anggaran. Ini membutuhkan kepala sekolah yang benar-benar punya kapasitas dan komitmen,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh proses seleksi harus berjalan objektif dan transparan.

Selain memenuhi regulasi, panitia diharapkan mampu menggali potensi peserta secara menyeluruh, termasuk dari sisi kepemimpinan, inovasi, dan dedikasi terhadap dunia pendidikan.

Komisi IV DPRD Bondowoso berharap, seleksi BCKS 2026 ini dapat melahirkan kepala sekolah yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan.

Dengan demikian, berbagai persoalan pendidikan di daerah dapat diatasi secara bertahap dan kualitas pendidikan di Bondowoso terus meningkat secara signifikan.

 

images (15)