Beranda Lensa Nusantara Bupati Minta Ketua TP PKK Kecamatan Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Keluarga di...

Bupati Minta Ketua TP PKK Kecamatan Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Keluarga di Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid menegaskan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga hingga tingkat akar rumput.

Hal tersebut pada pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan, di pendopo Raden Bagus Asra ,Kamis 16/04/2026.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada yang baru dilantik sekaligus menekankan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar seremonial atau pelengkap struktural.

“Ini adalah amanah besar untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga. Peran PKK sangat penting karena memiliki struktur hingga dasawisma yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” ujarnya bupati.

Pemerintah menyoroti sejumlah isu strategis nasional yang menjadi perhatian bersama, di antaranya percepatan penurunan angka stunting, penguatan ketahanan pangan, serta ketahanan energi.

Para Ketua TP PKK Kecamatan diminta aktif mengoptimalkan program posyandu, khususnya edukasi bagi ibu hamil, guna memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi dalam program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

FB_IMG_1773966750014

Program penanaman tanaman pangan yang telah dicanangkan sebelumnya diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian dan kedaulatan pangan.

“Anak-anak Bondowoso harus tumbuh cerdas, sehat, dan kompetitif. Partisipasi masyarakat dalam program ketahanan pangan sangat diperlukan,” tambahnya.

Di sisi lain, TP PKK juga diharapkan mampu menjadi pelopor literasi digital di lingkungan keluarga. Hal ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi hoaks serta melindungi anak-anak dari dampak negatif penggunaan internet.

Pemerintah mengakui adanya keterbatasan fiskal yang mempengaruhi ruang gerak PKK. Namun demikian, upaya optimalisasi anggaran akan terus dilakukan, termasuk melalui sinergi dengan perangkat daerah seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Sebagai penutup, para Ketua TP PKK Kecamatan diminta segera melakukan koordinasi internal serta turun langsung ke lapangan untuk memetakan persoalan di wilayah masing-masing.

“Jadilah sosok inspiratif yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Semoga kita semua diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah ini demi mewujudkan Bondowoso yang mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

images (15)