Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) kembali membuka peluang kerja bagi masyarakat dengan menggelar Bondowoso Job Fair 2026 di Gedung UPTD Pelatihan Kerja (BLK) Bondowoso, Jalan KHR As’ad Syamsul Arifin Nomor 101, Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kamis (30/7/2026).
Sebanyak 1.224 lowongan pekerjaan dari 40 perusahaan nasional dan lokal disiapkan dalam bursa kerja tersebut.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid itu menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran terbuka.
Kepala DPMPTSPNAKER Bondowoso, Dr. Hari Cahyono, S.T., M.M., mengatakan Job Fair 2026 merupakan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sektor ketenagakerjaan di tengah dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif.
“Agenda ini bukan sekadar bursa kerja reguler, tetapi gerakan strategis untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja lokal agar mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.
Mengusung tema “Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, kreatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Hari menjelaskan, pelaksanaan Job Fair 2026 dibiayai melalui APBD Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2026 pada Program Penempatan Tenaga Kerja. Anggaran tersebut digunakan untuk penyediaan fasilitas perusahaan peserta, sarana-prasarana, layanan digital, hingga publikasi kegiatan.
Sebanyak 40 perusahaan membuka rekrutmen secara langsung dengan total sekitar 1.224 formasi, termasuk kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 2.551 pencari kerja telah mendaftar melalui sistem digital Aplikasi Kerja Berkah yang digunakan untuk registrasi, pemetaan kompetensi, hingga proses seleksi awal.
Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, di antaranya sektor perbankan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jember dan BRI KC Bondowoso. Dari sektor manufaktur dan industri hadir PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Indah Inti Aice, dan PT Prima Kreasi Sejahtera.
Sementara sektor ritel dan kuliner diikuti PT Matahari Department Store, CV Jember Roxy Square, Orilla Resto and Cafe, serta Ini Vie Hospitality. Adapun sektor jasa dan distribusi diwakili PT Arta Boga Cemerlang, KSP Multi Daya Sentosa Jatim, dan CV Adi Putra Utama Motor.
Selain membuka akses rekrutmen, pemerintah juga mengingatkan para pencari kerja agar mempersiapkan dokumen secara lengkap, mulai dari curriculum vitae (CV) dalam bentuk digital maupun cetak, KTP, Kartu Keluarga, SKCK, ijazah, hingga dokumen pendukung lainnya. Peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian kerja yang rapi, formal, sopan, serta menggunakan sepatu saat mengikuti proses seleksi.
BLK Bondowoso yang menjadi lokasi pelaksanaan juga memperkenalkan berbagai program pelatihan kompetensi yang dimiliki, meliputi pembuatan roti dan kue, budidaya sayuran hidroponik, barista, administrasi perkantoran, practical office advance, desain grafis muda, menjahit pakaian dengan mesin, teknisi telepon seluler, servis sepeda motor sistem injeksi, hingga pengelasan (welder).
Bupati Bondowoso Dr.KH. Abdul Hamid Wahid ,M.Ag memberikan apresiasi kepada DPMPTSPNAKER atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sebagai langkah nyata pemerintah dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, yaitu penyediaan lapangan kerja yang layak,” tegasnya.
Bupati mengungkapkan, berdasarkan data resmi tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Bondowoso berhasil ditekan hingga 2,55 persen. Meski demikian, masih terdapat lebih dari 12.500 warga usia produktif, terutama lulusan SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi, yang masih membutuhkan kesempatan bekerja.
Karena itu, ia menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Bondowoso harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.
“Saya berterima kasih kepada 40 perusahaan mitra yang telah menyediakan lebih dari 1.224 lowongan kerja. Saya titipkan anak-anak muda Bondowoso kepada Bapak dan Ibu sekalian. Mereka adalah tenaga kerja yang tangguh, disiplin, dan siap dididik untuk kemajuan perusahaan,” katanya.
Kepada para pencari kerja, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan terus meningkatkan kompetensi, membangun mental yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui berbagai program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi gratis berstandar nasional agar masyarakat Bondowoso mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional,” pungkasnya.














