BONDOWOSO — Kerusakan bangunan SDN Banyuwulu 4, Kecamatan Wringin, mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Betapa tidak Kepala Dinas Pendidikan Taufan Restuanto gerak cepat turun kelokasi .Dinas Pendidikan (Disdik) Bondowoso menyiapkan anggaran Rp456 juta melalui Perubahan APBD 2026 untuk memperbaiki bangunan sekolah yang mengalami kerusakan.
Taufan memastikan kebutuhan anggaran perbaikan telah dimasukkan dalam Perubahan APBD 2026.
“Ya, memang dari sisi kita sudah dianggarkan di Perubahan APBD 2026. Nilainya Rp456 juta,” jelas Taufan di lokasi, Kamis (24/9/2026).
Ruang Perpustakaan Rusak, Kegiatan Belajar Tetap Berjalan
Taufan menjelaskan, bagian bangunan yang mengalami kerusakan cukup berat untuk sementara tidak digunakan dalam kegiatan belajar-mengajar. Ruangan tersebut merupakan perpustakaan sekolah.
“Kebetulan yang tidak dipakai ruang pembelajaran itu ruang perpustakaan. Jadi pembelajaran tetap seperti biasa,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas belajar siswa tidak perlu dipindahkan ke sekolah maupun lokasi lain. Kegiatan pembelajaran tetap berlangsung di ruang yang masih dinyatakan dapat digunakan.
Informasi yang dihimpun, kerusakan bangunan tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) malam.
Tunggu Penetapan APBD, Perbaikan Ditargetkan Segera Jalan
Disdik Bondowoso menargetkan proses perbaikan dapat segera dimulai setelah Perubahan APBD 2026 mendapatkan penetapan dari Gubernur Jawa Timur.
Setelah penetapan tersebut, Disdik akan melanjutkan tahapan pengadaan, termasuk penunjukan konsultan perencana dan penyedia pekerjaan.
“Begitu penetapan APBD dari Gubernur, langsung penunjukan konsultan perencana. Paling habis itu sudah penunjukan penyedia. Ini penunjukan langsung, jadi tetap berjalan cepat,” kata Taufan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar penanganan kerusakan bangunan sekolah tidak berlarut-larut. Dengan anggaran yang telah disiapkan, pemerintah daerah akan segera masuk pada tahapan teknis setelah seluruh proses administrasi dan penganggaran terpenuhi.
Rp456 juta kini disiapkan untuk memastikan bangunan SDN Banyuwulu 4 kembali layak digunakan, sementara proses belajar siswa tetap berjalan di ruang yang masih aman dan dapat difungsikan.














