FeaturedLensa Nusantara

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Peringati Malam 1 Muharrom

Screenshot_2024-06-16-16-20-23-29_c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

 
Banyuwangi- Di tahun baru kemenangan islam 1441 Hijriyah yang jatuh tepat pada tanggal 1 September 2019, pondok pesantren Miftahul Ulum, Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur menggelar acara rutin tahunan berupa pawai obor malam ini, Sabtu (31/8).
Acara yang dikemas dengan pawai obor dan di ikuti oleh seluruh santri dan siswa siswi di bawah naungan yayasan pondok pesantren Miftahul Ulum membuat antusias warga se-kecamatan Wongsorejo menonton pawai sakral tersebut.
Pawai obor tersebut diikuti sedikitnya 1000 peserta didik dari tingkat Taman Kanak Kanak ( TK ) yakni TK Al Batul Alasbuluh, TK Khotijah 46 Bengkak, TK Miftahul Ulum Alasbuluh, Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) Miftahul Ulum, Madrasah Tsanawiyah ( MTs ), Madrasah Aliyah ( MA ) Miftahul Ulum dan SMK Ibrahimy serta Madrasah Diniyah Ranting Sidogiri Rayon 05, dan semua lembaga itu di bawah naungan yayasan pendidikan Sosial Miftahul Ulum Bengkak.
Selain dari anak didik dan santri juga ikut serta staf dan dewan guru dari semua lembaga, juga para orang tua murid.
Pelepasan pawai obor dari Masjid Darul Ulum menuju Moshollah Al Fatah alasbuh, dengan dilanjutkan dzikir bareng bersama para orang tua juga siswa siswi serta para guru guru di halaman Mushollah Al Fatah.
Selain dzikir bareng juga dilakukan santunan anak yatim piatu sebagai bentuk tanda syukur dan peduli anak anak yatim sebagai ajaran sunnah rosul.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin keagamaan yang dilakukan setiap tahun oleh pondok pesantren Miftahul Ulum, sebagai bentuk syukur sekaligus suri tauladan dalam meneladi ajaran Nabi Muhammad SAW, sebagai Nabi panutan ummat islam, dimana Rasulullah SAW sangat menyayangi anak yatim maka saya selaku pengasuh Pondok Pesantren memberikan pendidikan ke agamaan terhadap santri Miftahul Ulum khususnya serta masyarakat umum,” terang Abuya K.H . Mohammad Hayatul Ikhsan M.Pd, dalam sambutannya, Sabtu malam, (31/8).
Lebih dari itu, masih menurut Abuya KH. Mohammad Hayatul Ikhsan, Mpd, acara 1 Muharrom ini merupakan bentuk rasa syukur atas apa yang Allah SWT berikan hingga digelarnya dzikir bareng serta pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun agar Allah selalu merahmati kita semua serta alam juga bangsa dan negara Indonesia ini. (ari)

IMG-20240429-WA0000

Related posts

Pendisiplinan Prokes di Pasar Induk,Anggota Koramil 0822/01 Bondowoso Temukan 48 Orang Tidak Menggunakan Masker

Sekda Berharap PPL Bisa Cetak Petani Cerdas Dengan Pengunaan Pupuk Organik

Pertemuan Lintas Sektoral merupakan Gagasan Muspika dan Kepala Puskesmas Pakem

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih