FeaturedLensa NusantaraPertanianPolitik & Pemerintahan

Pemkab Bondowoso Akan Anggarkan Demplot Pertanian Organik di Tiap Kecamatan

Screenshot_2024-04-05-09-17-02-02_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Bondowoso – Pemkab Bondowoso akan membuat Demontrasi Plot (Demplot) pertanian organik  disetiap kecamatan.

Hal itu disampaikan PJ Bupati Bambang Soekwanto saat serap aspirasi masyarakat yang bertajuk A Beg Rembeg di Desa Jumpong Kecamatan Wonosari Bondowoso ,Jawa Timur, Sabtu ,11/05/2024.

6728ecd88ab74cb1b023609657811a20
IMG-20240425-WA0040

Dikatakan bahwa Demplot tersebut akan dianggarkan di APBD awal tahun 2025.

“Nanti awal 2025 , setiap kecamatan harus memiliki Demplot pertanian organik,”jelasnya.

Menurutnya hal itu sebagai solusi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

“Nanti setiap kecamatan anggranya 100 juta ,kan bisa dibagi ke beberapa desa, “tegasnya.

Dikatakan bahwa Bambang tidak segan -segan memberikan reward kepada desa yang berhasil mengembangkan pertanian organik.

“Seperti di Taman Krocok , nanti desa-desa yang berhasil kita beri reward kandang komunal, jadi sinergitas antara  Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan,”ungkapnya.

Sebagaimana biasa untuk kalau ke empat ini PJ Bupati dalam acara A Beg Tembeng selalu mendapat keluhan baik pupuk maupun air.

iklan dalam
Hendri Widotono, Kepala DPKP Bondowoso
Hendri Widotono, Kepala DPKP Bondowoso

Hendri Widotono kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan (DPKP) Bondowoso mengatakan bahwa PJ Bupati sudah bergerak langsung mengenai keluhan masyarakat.

“Secepatnya kita upayakan yang pupuk subsidi di awal dari Dana Bagi Hasil Cukai (DBH CHT ) yang bersifat bantuan sosial ,jadi diberikan langsung pada petani yang belum masuk dalam E- RDKK,”paparnya.

Sementara untuk yang pupuk bersubsidi menurut Hendri akan diserahkan nanti di P APBD.

“Terkait pembagianya nanti sesuai saran beliau,sebagaimana disarankan lewat BumDes,”imbuhnya.

Untuk progres pipanisasi Hendri menyampaikan bahwa kekurangan dari 41 yang sudah dibagikan masih diajukan.

“Kekurangannya dalam proses pengajuan,surat sudah ada di Asisten II nanti setelah di paraf di TTD Bapak Bupati langsung kita ajukan ke kementrian,”imbuhnya .

Untuk diketahui ,setibanya di lokasi Pj Bupati, Pj Sekda, Dandim, Kapolres secara simbolis melakukan panen Padi Impari 38 dengan menggunakan Combine Harvester.

Tujuan dari A Beg Rembeg  itu sendiri untuk menyerap setiap keluh kesah dan masalah yang dihadapi masyarakat khusnya petani.

A Beg Rembeg sareng PJ Bupati kali ini yang ke empat kalinya, pertama Desa Bajuran Kecamatan  Cermee, Desa Binakal, Desa Tangsil Kulon dan Desa Jumpong Kecamatan Wonosari.

PJ Bupati Lakukan panen Padi Impari 38 dengan menggunakan Combine Harvester.
IMG-20240429-WA0000
67f1cfdb785348099fb80d095209944c

Related posts

Manfaat Daun Suruhan

SMK Negeri 3 Bondowoso Gelar Workshop Penilaian dan Pembuatan Modul Pembelajaran Abad 21

Polres Bondowoso Merespon Cepat Laporan Dugaan Pelanggaran UU ITE

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih