Bondowoso – Sekretaris Daerah (SEKDA) Bondowoso menyampaikan dengan Jazz de Ijen diharapkan masyarakat bisa menikmati kegiatan-kegiatan yang dibangun di tempat – tempat wisata .
“Nah kita sudah berkompetensi dengan kabupaten lain ,dan kita pastikan bahwa gerakan kita jelas mengangkat kedepan untuk membangun Kabupaten Bondowoso menjadi kabupaten yang layak untuk dikunjungi oleh masyarakat Jawa Timur , Nasional maupun Internasional,” harapnya Sabtu 28/9/2019 malam, di Arabica Homestay, Bondowoso ,Jawa Timur.
Ia mengakui bahwa ternyata ada keindahan sehingga banyak dikunjungi .Pertama Bondowoso udaranya sangat bersaudara atau bersahabat . Selain itu daerah Ijen ini pernah jadi tanaman terbaik dunia yaitu vanili.
“Oleh karena itu rangsangan yang dilakukan oleh pariwisata dengan Jazz de Ijen bersama Marcell sungguh luar biasa ,kita inginkan tahun depan disamping gratis, juga mungkin nanti ada momen- momen tiga hari misalnya,’ jelasnya.
Sekda mengaku melihat malam ini saja sudah ada yang tidur di rumah penduduk jadi mendorong pertumbuhan ekonomi.
“ Untuk bisa dirasakan oleh masyarakat kita lihat di daerah Bali ada desa bagaimana masyarakatnya welcome dan saya lihat tadi banyak diantara pengunjung berinteraksi dengan masyarakat bukan hanya menyaksikan sebuah kesenian ,tapi sebuah kehidupan yang nyaman sehingga suatu saat mereka akan kembali ,karena dianggap layak dikunjungi, dan ini akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu kepala Disparpora (Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga), Harry Patriantono, mengatakan bahwa Jazz de Ijen, dengan tema “Romantic Night” kali ini, merupakan event ke-6, yang diselenggarakan di Kecamatan Ijen.
“Sebelumnya, tahun kemarin, mendatangkan Faris RM kemudia Tompy yang juga masuk dalam 10 top musisi Jazz hebat,” ungkapnya.
Pagelaran musik Jazz di Bondowoso, beda dengan di kota-kota lain. Karena, kata dia, event musik tersebut, tidak perlu merongoh kocek, dan free tiket alias gratis, bagi siapapun yang ingin menontonnya.
“Selain sebagai hiburan rakyat, tujuan Jazz de Ijen, ditempatkan di Ijen, yakni untuk mempromosikan objek wisata Bondowoso secara nasional dan internasional,” jelasnya pada awak media.
Karena, lanjut dia, dipastikan nanti yang datang untuk nonton Jazz de Ijen 2019, tidak hanya warga Bondowoso. Tapi juga akan banyak dari luar Kota.
Dia juga menegaskan, bahwa even itu, akan melahirkan multiplier effect. Terutama kepada pelaku usaha penginapan dan pedagang. Sebab, wisman, juga berdatangan ke Ijen. Bahkan, jauh sebelumnya, semua penginapan sudah di-booking.
“Para wisatawan selain menginap di Ijen, juga akan belanja, mendatangi objek wisata di sana dan membawa oleh-oleh dari sana. Semua sektor akan dapat dampak baik dari event ini, maka jelas akan menambah peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkasnya.
Beranda Lensa Nusantara Hadiri Jazz de Ijen ,Sekda : Kedepan Kita Bangun Bondowoso Menjadi Kabupaten...







