BANYUWANGI – Akses terhadap keadilan tidak boleh dibatasi oleh kemampuan ekonomi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para advokat yang tergabung dalam Perkumpulan Advokat dan Pengacara Nusantara (Peradan) memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses, terjangkau, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Ipuk saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) I Peradan Banyuwangi yang dirangkai dengan peringatan hari jadi ke-10 organisasi tersebut di Aston Banyuwangi Hotel and Conference Center, Rabu (21/10/2026).
Ipuk menegaskan, layanan hukum harus dapat menjangkau seluruh warga, termasuk masyarakat kurang mampu yang kerap menghadapi kendala biaya dan keterbatasan informasi ketika membutuhkan pendampingan hukum.
“Jika ada warga kurang mampu yang sedang membutuhkan bantuan hukum, kami berharap advokat bisa hadir mendampingi mereka,” ujar Ipuk.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi hukum menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pendampingan yang layak ketika berhadapan dengan persoalan hukum.
Perkuat Posbankum hingga Tingkat Desa
Ipuk menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selama ini terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat.
Sejumlah upaya yang dilakukan di antaranya mengaktifkan pos bantuan hukum (posbankum) dan memperluas akses Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) hingga ke desa-desa.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat memperoleh informasi hukum, tetapi juga meningkatkan pemahaman warga mengenai hak, kewajiban, serta prosedur untuk mendapatkan bantuan ketika menghadapi persoalan hukum.
Namun, keterbatasan literasi hukum masih menjadi tantangan, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan. Minimnya pemahaman mengenai prosedur hukum dan akses pendampingan dapat membuat warga kesulitan memperjuangkan haknya.
Ipuk pun mendorong para advokat Peradan agar mengambil peran lebih aktif dalam memberikan edukasi hukum secara langsung kepada masyarakat.
Advokat Diminta Aktif Edukasi Masyarakat
Menurut Ipuk, edukasi hukum tidak harus selalu dilakukan melalui forum formal. Para advokat dapat memanfaatkan berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai ruang untuk memberikan pemahaman tentang hukum dan layanan bantuan hukum.
Ia mengusulkan agar edukasi tersebut dilaksanakan secara rutin melalui musyawarah desa, pengajian, maupun kegiatan sosial lainnya.
“Di sinilah kami mengharapkan sinergi para advokat untuk terlibat dalam membangun literasi hukum di kalangan warga. Buat agenda rutin berkala untuk memberikan pemahaman kepada warga, misalnya hadir di acara-acara musyawarah desa, pengajian atau kegiatan lainnya,” katanya.
Ipuk berharap, pendekatan langsung kepada masyarakat dapat membantu warga mengenali persoalan hukum yang mereka hadapi sekaligus mengetahui jalur yang tepat untuk memperoleh pendampingan.
“Mari kita upayakan bersama agar masyarakat mengetahui bagaimana memanfaatkan akses layanan hukum,” imbuhnya.
Budi Kurniawan Pimpin Peradan Banyuwangi 2026–2031
Dalam Muswil I tersebut, Advokat Budi Kurniawan, S.H., terpilih sebagai Ketua Peradan Banyuwangi untuk masa bakti 2026–2031.
Ipuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap kepengurusan pertama Peradan Banyuwangi mampu menjalankan amanah organisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selamat atas terpilihnya Ketua Peradan yang pertama. Semoga bisa menjalankan amanah dengan baik dan membawa organisasi ini berdampak pada warga dan pembangunan daerah,” ujar Ipuk.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan organisasi advokat, perluasan akses bantuan hukum diharapkan tidak berhenti pada penyediaan layanan, tetapi juga memastikan masyarakat memahami hak-haknya serta mengetahui ke mana harus mencari pertolongan ketika menghadapi persoalan hukum.
Dengan demikian, upaya mewujudkan keadilan yang inklusif dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, terutama warga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi dan informasi.











