Beranda blog Halaman 79

Diharapkan Jadi Nilai Tambah yang Obyektif dan Komprehensif ,Tapem Pemkab Bondowoso Gelar FGD

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pemkab Bondowoso melalui Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Bondowoso Tahun 2024.

Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan
pada Hari Rabu, tanggal 31 Juli 2024 di Ruang Rapat Racana Praja Pranata (RPP) BP4D kantor Pemkab setempat.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Abdul Manan menyampaikan bahwa hal ini dilakukan untuk Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Bondowoso Tahun 2024.

Dikatakan FGD tersebut diikuti oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah(OPD) terkait diantaranya BP4D, DinsosP3AKB, Dispendukcapil, DPMPTSP dan Naker, Dinkes, BPBD, DPMD, Bakesbangpol, Satpol PP, BKPSDM, Disdik, Inspektorat dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

FB_IMG_1773966750014

Menurutnya ,dalam melakukan Penilaian Kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Bagian Pemerintahan dan Kerjasama melakukan kerjasama dengan Pihak Kampus (Akademisi) sebagai Tim Ahli/Tim Penilai yaitu dari Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Muhammadiyah Jember.

“Kegiatan FGD ini dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah yg lebih obyektif dan komprehensif berdasarkan muatan lokal sesuai kewenangan, tugas pokok dan fungsi dari OPD terkait terhadap pelaksanaan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Tahun 2024 disamping nilai dasar yang diambil dari upload data kegiatan dan dokumen pengisian Aplikasi SINCAN (Sistem Informasi Kecamatan),”paparnya.

Dikatakan bahwa ,masing-masing OPD akan memberikan penilaian kepada 13 Kecamatan dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bondowoso yg disaring berdasarkan nilai tertinggi yang diambil dari upload data dan dokumen pada pengisian aplikasi SINCAN.

” Untuk kemudian akan disaring lagi menjadi 5 besar setelah pelaksanaan tahap presentasi dan wawancara dengan Tim Penilai yang dilaksanakan pada Hari Kamis, tanggal 1 Agustus 2024 bertempat di Command Center Pemkab Bondowoso,” pungkasnya

images (15)

Kepala Inspektorat Bondowoso Tegaskan Masih Terdapat Temuan Berulang di Beberapa Desa

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Kepala Inspektorat Bondowoso ,Ahmad menyampaikan menegaskan bahwa masih terdapat temuan yang berulang di Desa.

Hal itu disampaikan Ahmad saat Rapat Koordinasi saat Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Tahun 2024 di Pendopo Raden Bagus Asra ,Kamis 1/08/2024.

“Temuan tersebut baik yang bersifat administratif maupun kerugian keuangan negara dan penyelesaian tindak lanjutnya atas rekomendasi ,”ungkapnya.

Menurutnya , hasil pengawasan masih terdapat sebagian kepala desa yang tidak tepat waktu yaitu seharusnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan .

“Paling lama 60 hari sejak diterimanya laporan hasil pengawasan,”tegasnya.

Dikatakan bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi adalah untuk lebih memantapkan peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

FB_IMG_1773966750014

“Dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, agar tercipta aparatur pemerintah desa yang berintegritas responsif dan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ,tempat dan waktu,”papqrnya.

Dihadapan PJ Bupati dan Forpimda Ahmad menyampaikan bahwa rakor tersebut untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa.

Adapun peserta rapat koordinasi pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa tahun 2024 diikuti oleh anggota forum koordinasi pimpinan daerah sebagai narasumber , sekretaris daerah kabupaten Bondowoso asisten sekretaris daerah beberapa kepala perangkat daerah ,camat kepala desa dan operator desa kabupaten Bondowoso dan juga pejabat tunggal dan fungsional auditor serta inspektorat kabupaten Bondowoso .

“Langkah berikutnya akan ditindaklanjuti dengan kegiatan monitoring secara sampling dengan melibatkan perangkat daerah terkait dan unsur aparat penegak hukum yang sifatnya adalah pembinaan dan secara teknis pelaksanaannya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan camat dan DPMD,”pungkasnya.

 

 

images (15)

Rakor Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Pj Bupati Bondowoso Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDWOSO –  Pemerintah Kapaten (Pemkab) Bondowoso melalui Inspektorat melakukan Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Desa di Pendopo Raden Bagus Asra ,Kamis 1/08/2024.

Penjabat Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro,  bersama PLH Sekda serta Forpimda turut berdiskusi bersama Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa serta unsur Pemerintahan Desa berbagi pandangan mengenai upaya meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Desa.

Pj Bupati menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Desa, Pemerintah Daerah serta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.

“Saya berharap kepada seluruh elemen Pemerintah Desa untuk lebih proaktif dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya, serta memastikan setiap program Pemerintah berjalan sesuai dengan aturan dan target yang telah ditetapkan,”tegasnya.

Dikatakan bahwa administrasi pemerintahan desa, penggunaan dana desa, dan pelaksanaan pembangunan desa. Salah satu fokus utama adalah pentingnya tertib administrasi untuk mencapai tujuan pemerintahan desa yang telah ditetapkan.

“Saya yakin dan percaya bahwa semua penyelenggaraan pemerintahan ini sudah dilaksanakan dengan baik termasuk bagaimana kemudian persiapan untuk Pilkada serentak ,”papar pria yang juga menjabat Kasat Pol PP Provinsi ini.

Ia mengaku bahwa hanya tinggal mengecek ulang apakah masih ada kendala atau ada hal-hal yang kira-kira memang perlu  diantisipasi .

“Tentunya bersama-sama dengan jajaran agar  pesta demokrasi,berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

FB_IMG_1773966750014

Hadi menyampaikan bahwa hal tersebut juga menjadi tangung jawab bersama ,pemerintah kabupaten,pemerintah desa dan perangkat juga masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Ia juga mengingatkan bahwa Administrasi yang baik sangat penting untuk menghindari hal-hal yang dapat   merugikan masyarakat.

Selain itu, program P3PD (Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa) juga menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa dengan melibatkan berbagai pihak melalui kemitraan yang meliputi pemerintah, komunitas, dan media.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan oleh Pj. Bupati, yang pertama bagi Desa Prospektif Good Governance pengelolaan keuangan Desa Tahun 2023, meliputi Desa Koncer Kidul, Desa Sukowiryo, dan Desa Sumber pandan.

Selanjutnya yang ke-dua penyerahan penghargaan dan penyematan lencana bagi Desa Mandiri berdasar keputusan Menteri No 175 Tahun 2023, meliputi Desa Sumberkalong, Desa Jeruk Soksok, Desa Tumpeng, Desa Sumbersalam, Desa Baratan, Desa Klabang, Desa Kejayan dan Desa Jumpong.

images (15)

Puncak Peringatan HAN ,PJ Bupati Bondowoso Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Fasilitas Ramah Anak

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Sosial (Dinsos) P3AKB menggelar Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN)bdilaksanakan ,Rabu ,31/07/2024 di Pendopo Raden Bagus Asra setempat .

PJ Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai investasi masa depan.

“Anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Bondowoso dan Indonesia,” jelasnya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas yang ramah anak. Peringatan Hari Anak Nasional ini adalah momentum yang tepat .

Diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya peran serta dalam melindungi dan memenuhi hak anak-anak.

FB_IMG_1773966750014

“Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak Bondowoso,” tegansya.

Ditempatbyang sama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) P3AKB Anisatul Hamidah, mengatakan untuk memastikan bahwa di setiap rumah sudah punya akte kelahiran dengan koordinasi atau berkolaborasi bersama Desa setempat.

“Kalau misalnya disitu ada satu desa itu ada 4000 penduduk ada diantara mereka yang belum punya akte kelahiran ada berapa, yang belum punya kartu identitas anak (KIA) kemudian kita berkolaborasi kerjasama dengan Dispenduduk untuk memastikan hak kependudukan anak itu,” paparnya.

Menurutnya acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak serta memberikan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan bagi anak-anak di Kabupaten Bondowoso.

Pada kesempatan tersebut PJ Bupati bersama Forpimda dan jajaran memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan menyerahkan piagam penghargaan pada Pemenang lomba rangkaian HAN tahun 2024 serta penandatanganan komitment bersama Roadmap penyiapan generasi emas berkwalitas di Kabupaten Bondowoso.

images (15)

Jalin Sinergitas ADM Perhutani KPH Kunjungi 3 Pilar di Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Misbakhul Munir Administratur Perhutani KPH Bondowoso yang baru saja dilantik melakukan silaturahmi dan koordinasi dalam rangka menjalin sinergitas yang lebih inten bersama tiga pilar utama di kabupaten Bondowoso diantaranya dengan Kepala kepolisian resort (Kapolres), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan komandan Rayon Militer (Dandim) 0822 di kabupaten Bondowoso.selasa (30/7/24)

Silaturahmi Administratur diawali dengan Berkunjung ke Mapolres Jalan veteran no 1 Dabasah – Bondowoso, dalam kunjungan tersebut rombongan dari Perhutani langsung disambut oleh AKBP Lintar Mahardhono S.H., S.I.K., M.I.K.

Saat dikonfirmasi kepada jurnalis Misbakhul Munir yang didampingi oleh Octavano SV. kasubsi Pengembangan Bisnis Perhutani, menerangkan bahwa pihaknya berharap jalinan komunikasi dan koordinasi antara Perhutani dengan Polres Bondowoso kedepan dapat berjalan lebih maksimal khususnya dalam hal menjaga dan memelihara kelestarian hutan serta antisipasi dini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan.

FB_IMG_1773966750014

“Dari Polres saya juga silaturahmi bersama Dandim 0822 dan Kejari Bondowoso, “ungkap cak Munir orang nomer satu di Perhutani Bondowoso ini

Ditemui terpisah Kapolres Bondowoso, menyampaikan terimakasih dan menyambut baik Kuningan administratur perhutani, lebih jauh mengatakan bahwa pihaknya siap bersinergi dan akan memberikan dukungan penuh pada jajaran Perhutani KPH Bondowoso

Senada dengan Kapolres, pasca pelaksanaan silaturahmi ADM Perhutani, melalui sambungan selularnya Letkol. Arm Suhendra Chipta Dandim 0822 dan Dzakiyul Fikri S.H., M.H Kajari Bondowoso berujar bahwa koordinasi dan komunikasi dengan Perhutani sudah berjalan sejak lama, namun demikian dibawah kepemimpinan Misbakhul Munir Administratur Perhutani Bondowoso yang baru insyaallah dan kami yakin kedepan sinergitas kami akan berjalan lebih inten lagi, terang Dandim dan Kajari.

images (15)

SKAK  Gelar Peringatan Satu Dasawarsa UU Desa Ini Pesan PLH Sekda Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Ketua Satuan Kerja Antar Desa (SKAK), menyelenggarakan peringatan satu dasawarsa Undang-Undang Desa 2014-2024 di Ballroom Hotel Ijen View

Bondowoso,Senin(29/07/24)

PLH Sekda Haeriah Yuliati,menyampaikan bahwa sejak diberlakukannya UU Desa pada tahun 2014, banyak perubahan positif telah terjadi di tingkat desa.

“Jangan takut melakukan program selama program tersebut tidak melanggar regulasi,”tegasnya.

Menurutnya UU Desa memberikan kewenangan yang lebih besar kepada desa untuk mengelola keuangan dan sumber daya mereka sendiri, serta memajukan pembangunan desa secara mandiri.

Pencapaian Utama Selama 10 Tahun Banyak desa telah mengalami peningkatan signifikan dalam infrastruktur, termasuk pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

FB_IMG_1773966750014

Program-program pemberdayaan ekonomi telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Banyak desa telah berhasil mengembangkan potensi lokal seperti pertanian, pariwisata, dan kerajinan tangan.

Dengan adanya Dana Desa, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa semakin ditingkatkan. Desa kini diwajibkan untuk menyusun laporan keuangan secara berkala dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

UU Desa mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa. Hal ini menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap kemajuan desa.

“Pada seluruh kepla desa dan juga perangkat agar lebih hati-hati dalam mengelola Anggaran Dana Desa atau DD, karna anggaran itu sangat besar, resikonya juga besar, tapi tidak perlu takut kalau sudah sesuai regulasi, intinya apa yang dilaksanakan tetap berpedoman di regulasi yang ada,” jelas PLH Sekda Bondowoso Haeriah Yuliati

Dikatakan bahwa sosialisasi dan juga bimtek kepada kepala desa, perangkat desa terkait regulasi yang ada yang harus dipahami.

“Pemerintah Kabupaten Bondowoso, terus mendukung desa dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Rencana strategis 5 tahun ke depan akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa, pengembangan teknologi informasi, serta memperkuat kapasitas kelembagaan desa,”pungkasnya

images (15)

BPBD Banyuwangi Ajak Lintas Elemen Siaga Bencana Ijen Sebab Rawan Erupsi 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi  – Status Gunung Api Ijen yang masih aktif membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi terus siaga. Tak sendirian, lembaga ini mengajak lintas elemen ikut waspada. Aksi kewaspadaan dilakukan dengan kegiatan geladi ruang bencana letusan Gunung Ijen di Gedung Diklat PNS, Licin, Senin (29/7/2024).

Geladi diikuti berbagai elemen masyarakat Banyuwangi. Seperti, organisasi perangkat daerah (OPD), ormas, dunia usaha, akademisi dan kalangan media. Dari jajaran OPD, selain Pemkab, ikut dilibatkan jajaran TNI dan Polri. ” Geladi ini untuk melatih kesiapan struktur kedaruratan bencana, khususnya ancaman Gunung Ijen,” kata  Plt. Kepala BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto.

FB_IMG_1773966750014

Pihaknya berharap jika ada bencana, semua elemen sudah siap dengan tugas masing-masing. Sehingga, penanganan kedaruratan bencana bisa terlaksana dengan baik. Mulai koordinasi hingga penanganan pasca-bencana. ” Kegiatan geladi ini bukan berarti berharap bencana terjadi. Tapi, siaga lebih awal agar semuanya siap,” tegasnya.
Geladi digelar dua hari, Senin (29/7/2024) dan Selasa (30/7/2024). Peserta diajak  praktik langsung penanggulangan bencana. ” Kegiatan ini sangat bagus dan penting dalam peningkatan kemampuan dan ketepatan penanggulangan bencana yang bisa datang kapanpun,” kata Sekda Banyuwangi, Mujiono.
Menurutnya, dari rencana tata ruang wilayah (RTRW), Banyuwangi memiliki resiko bencana yang tinggi, khususnya Ijen. Kondisi ini membutuhkan koordinasi yang tepat lintas elemen dalam penanganan bencana. Sehingga, korban jiwa bisa ditekan.
Tak hanya bencana Ijen, pihaknya mengajak seluruh elemen ikut siaga penanganan bencana lain. Seperti, krisis air bersih dan pengairan persawahan untuk ketahanan pangan. ” Koordinasi yang tepat tentunya bisa menghasilkan penanganan yang cepat dan tepat dalam kebencanaan,” terangnya.

Gunung Ijen terakhir kali erupsi pada Agustus 2005. Gunung setinggi 2.769 mdpl itu sempat mengeluarkan embusan solfatara  berintensitas kuat disertai sublimasi belerang dari kawah. Kondisi gunung yang masih aktif kerap dilakukan penutupan sementara untuk pendakian. (mam)

images (15)

80 Kontingen Bondowoso Diberangkatkan,Ikuti Ivitasi Olahraga Tradisional Jawa Timur

Oplus_131072
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

 

Bondowoso – Penjabat (PJ) Bupati Bondowoso M. Hadi Wawan Guntoro melalui Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bondowoso Mulyadi ,melepas kontingen Kormi (komite olahraga rekreasi masyarakat indonesia) ke Kabupaten Ngawi Jawa Timur dari Pendopo Raden Bagus Asra,Minggu (28/7/2024).

Kontingen tersebut akan berlaga dalam ajang Ivitasi Olahraga Tradisional Jawa Timur Tahun 2024 di Kabupaten Ngawi tersebut Adapun jumlah peserta yang diberangkatkan adalah sebanyak 80 orang yg terdiri dari atlet dan official.

FB_IMG_1773966750014

Diharapkan atlet yang mewakili kabupaten Bondowoso bisa mengharumkan nama Bondowoso dengan prestasi di ajang Ivitasi Olahraga Tradisional Jawa Timur Tahun 2024 di Kabupaten Ngawi.

“Saya berharap atlet atlet ini bisa membawa nama harum Pemerintah Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.

Dengan diberangkatkannya kontingen Bondowoso ini membuktikan bahwa kebudayaan dalam hal olahraga tradisional masih lestari di Kabupaten Bondowoso dan menjadi ajang olahraga yang digemari dan membawa prestasi, baik ditingkat regional maupun nasional,”pungkasnya.

images (15)

Fricas Berharap Siapapun Pemimpin Bondowoso Kedepan Perhatikan Pemberdayaan Perempuan

Oplus_131072
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Fricas Abdilah panelis dalam diskusi publik yang digelar oleh HMI menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus juga memperhatikan  kebijakan yang memprioritaskan pemberdayaan perempuan.

Menurut pria yang juga merupakan Presidium MD KAHMI ini karena pemberdayaan perempuan di kabupaten Bondowoso ini belum maksimal.

“Siapapun nantinya pemimpin Bondowoso ini harus maksimal memberdayakan perempuan ,meski sudah ada undang-undang yang mengatur tentang 30 persen keterwakilan perempuan tapi jauh dari pada itu saya berharap siapapun pemimpin Bondowoso nanti memprioritaskan pemberdayaan perempuan,”ungkapnya.

FB_IMG_1773966750014

Fricas menilai bahwa banyak perempuan-perempuan di Bondowoso ini yang ide dan gagasannya tidak bisa dinafikkan.

“Ya tentunya pemberdayaan perempuan dari segala aspek,”pungkasnya usai Diskusi Publik di Disparbudpora ,Minggu 28/07/2024.

images (15)

Kontrafersi Pernyataan Bacabup dan Ketua Partai

oplus_2
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Sebagaimana banyak terpampang benner Fauzi Cahyo Purnomo sebagai Bacabup Bondowoso di berbagai tempat media berusaha mengkonfirmasi kepada Fauzi terkait rekomendasi.

Ditanya kesiapanya mengikuti kontestasi Pilkada mendatang dengan tegas Fauzi sudah mengantongi surat tugas dari DPP Demokrat dan Gerindra.

“Ya ada 3 Bismillah itu tapi surat tugasnya ada dari Gerindra dan Demokrat,”tegasnya.

Ditanya apakah nanti Fauzi akan bergandengan tangan dengan Bambang Soekwanto yang notabene juga diusung Koalisi Bismillah Fauzi menjawab lihat saja nanti.

Sementara pernyataan kontrafersi berhasil didapat saat media ini menghubungi Ketua DPC Partai Demokrat Bondowoso Subangkit Adiputra.

FB_IMG_1773966750014

Menurutnya tidak ada pemberitahuan dari DPP terkait nama tersebut.

“Dan hari Rabu kemarin, kami bersama pak Bambang Soekwanto sudah menghadap DPP Partai Demokrat,Dan DPP dan DPD menyerahkan sepenuhnya kepada DPC terkait siapa calon yg akan diusung,”ungkapnya .

Subangkit menegaskan bahwa Pengajuan dari DPC ke DPD dan DPP tetap Bambang Soekwanto.

“Tetap Pak Bambang Soekwanto ,”pungkasnya.

Sementara itu ketua DPC Gerindra Bondowoso sampai berita ini ditayangkan saat dikonfirmasi melalui telp tidak memberi jawaban.

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih