Beranda blog Halaman 57

Bondowoso Belum Miliki KIHT

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – PJ Bupati Bondowoso M.Hadi Wawan Guntoro menyampaikan bahwa Bondowoso belum memiliki Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) .

Hal itu disampaikan PJ Bupati Bondowoso saat rapat koordinasi penyaluran BLT DBHCHT di pendopo Raden Bagus Asra ,Kamis 12/12/2024.

KIHT sendiri menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21/PMK. 04/2020 adalah kawasan yang dijadikan sebagai tempat pemusatan kegiatan industri hasil tembakau.

Memang kata Hadi ,daerah didorong untuk membuat KIHT itu sebagai kawasan industri.

” Jadi memang ada suatu kawasan yang diperuntukkan khusus di situlah beraktivitas semua aktivitas untuk produksi, hasil tembakau, diperbolehkan di pinggir jalan seperti di Probolinggo tetapi prinsip kebijakannya untuk mengumpulkan para petani tembakau agar usaha-usaha rumahan terlokalisir ,” papar Hadi .

Ditanya terkait kendala belom adanya KIHT di Bondowoso ,Hadi mengatakan , mungkin belom adanya lahan.

“Karena disatu tempat sehingga dalam hal pembinaan lebih mudah daripada terpencar, misalkan di rumah-rumah atau di masyarakat ya mungkin karena harus ada kawasan lahannya harus luas ,”ungkap pria yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi Jawa Timur.

Solusinya kata Hadi hitungan lahannya harus dipetakan dulu ,untuk juga mengakomodasi usaha-usaha rumah tangga.

FB_IMG_1773966750014

Sementara itu Muhammad Yazid, ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bondowoso menyampaikan bahwa Bondowoso termasuk penghasil tembakau terbesar se Jawa Timur.

“Bondowoso termasuk penghasil tembakau terbesar se Jawa Timur ,selain Pamekasan,Probolinggo dan Jember ,”terang Yazid.

Dikatakan bahwa luasan lahan tembakau di Bumi Kironggo pada tahun 2023 kurang lebih 10 .000 hektar ,tindak kemungkinan tahun ini bertambah hingga 15 .000.

Untuk itu pihaknya menolak aturan menteri Kesehatan terkait pengurangan lahan Tembakau.

“Tegas saya menolak bila lahan Tembakau harus diganti tanaman lain ,namun untuk KIHT ini merupakan langkah baik apa lagi sudah sesuai aturan,”pungkasnya.

Untuk diketahui Industri hasil tembakau (IHT) merupakan sektor penyumbang penerimaan negara terbesar lewat cukai.

Kontribusi ini diperkuat melalui keberhasilan menyerap banyak tenaga kerja. Dalam mendukung, mengembangkan, dan meningkatkan daya saing industri kecil menengah (IKM) pada sektor hasil tembakau, pemerintah membentuk kawasan industri hasil tembakau (KIHT) sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 21/PMK.04/2020 tentang Kawasan Industri Hasil Tembakau.

 

images (15)

Capai 56 Miliar BLT DBHCHT Bondowoso akan Disalurkan Mulai 17 Desember 2024

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten akan disalurkan pada 17 sampai 18 Desember 2024.

Hal itu disampaikan Anzatul Hamidah Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) kabupaten Bondowoso saat Rapat koordinasi di Pendopo Raden Bagus Asra ,Kamis 12/12/2024.

Besaran dana keseluruhan BLT DBHCHT kabupaten Bondowoso sebesar 56 milriar rupiah dengan jumlah penerima sebanyak 189 orang dengan masing-masing Rp 300.000 sebanyak dua bulan sehingga masing-masing akan menerima Rp 600.000.

“Akan diserahkan kepada penerima melalui PT Post Indonesia serentak dilaksanakan diseluruh kecamatan,khusus kecamatan kota Bondowoso bisa diterima di Kantor Post Bondowoso,”ungkap Anis.

Ditegaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT tersebut tidak dipungut biaya apapun .

“Tidak dipungut biaya apapun jadi yang diterimakan ya Rp 600.000 itu,”tegas Anis.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Dzakiyul Fikri menyampaikan bahwa Dinsos P3AKB dalam hal penyaluran BLT DBHCHT meminta pendampingan kepada kejaksaan .

“Kita beberapa kali sudah melakukan rapat koordinasi bersama pihak-pihak terkait ,tentang data dan penyaluran BLT DBHCHT,”tegas Fikri.

Dikatakan dari awal pihaknya sudah mewanti-wanti agar verfal penerima betul-betul diteliti.

Sementara PJ Bupati Bondowoso M.Hadi Wawan Guntoro menyampaikan bahwa mekanismenya sudah jelas melalui PT post untuk penyalurannya.

” Artinya bahwa data yang sudah masuk di PT post itu sudah diverifikasi ,sehingga kita pastikan dalam penerima betul-betul sesuai aturan ,”papar Hadi.

FB_IMG_1773966750014

Lebih-lebih kata Hadi memang diperuntukkan untuk buruh pabrik rokok ,pekerja atau buruh tani tembakau.

“Harapannya ,menyalurkan dengan tepat sasaran dengan baik , kemudahan layanannya dan tentunya kita berharap itu bermanfaat untuk penerima ya kan otomatis karena ada BLT artinya kmungkin kebutuhannya yang memang dibutuhkan sehari-hari bisa terpenuhi ,”pungkas Hadi.

Untuk diketahui Cara mengecek BLT 2024 Langkah-langkahnya dengan
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store..Buka aplikasi dan buat akun menggunakan nomor HP yang aktif.

Kemudian Login dengan akun yang sudah didaftarkan.
Masukkan informasi domisili, yaitu provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, serta nama lengkap Anda.

 

 

 

 

 

 

images (15)

Banyak Pohon Tumbang Akibat Dari Hujan Deras Di Sertai Angin Kencang 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi – Curah hujan deras disertai angin kencang yang terjadi kemarin di Kabupaten Banyuwangi, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.

Sedikitnya, ada delapan kejadian pohon tumbang yang dilaporkan melalui Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi kemarin.

Plt Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan menuturkan, kejadian pohon tumbang pada Senin (9/12/2024) kemarin terjadi di beberapa titik.

“Kebanyakan yang berada di tepi jalan. Dikarenakan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang. Total ada delapan laporan yang masuk ke kami,” kata Yoppy, Selasa (10/2/2024).

Berdasarkan hasil asesmen, insiden pertama terjadi di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi, pohon kelapa menimpa dapur rumah warga. Beruntung tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Bahkan pohon tumbang menimpa kabel listrik hingga sempat menutup akses jalan di Kelurahan Penganjuran, Temenggungan, dan Sumberrejo. Insiden serupa juga terjadi di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari dan Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Berikutnya di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri. Pohon di SMKN 1 Banyuwangi, roboh menimpa dua motor Supra X 125. Kemudian di Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, dapur serta atap kandang ternak milik warga tertimpa pohon palem tumbang.

FB_IMG_1773966750014

“Laporan terbaru yang masuk pagi tadi, pohon tumbang menimpa mobil dan bangunan gedung SMPN 2 Srono. Saat ini masih dalam proses penanganan,” imbuhnya.

Penanganan pohon tumbang dilakukan Damkarmat dilakukan bersama BPBD, TNI, Polri, Agensena, Barac, PLN, DPU CKPP, dan unsur terkait lainnya.

Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman ( DPU CKPP) Banyuwangi menyebutkan bahwa pohon-pohon yang tumbang itu bukan kategori tua.

Kepala Bidang Penataan Ruang DPU CKPP Banyuwangi, Bayu Hadiyanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi di luar prediksi karena kondisi pohon-pohon yang tumbang itu terlihat sehat.

“Pohon-pohon hon yang tumbang itu berukuran kecil hingga sedang, kondisinya masih sehat. Tumbangnya pohon bisa disebabkan beberapa faktor, tapi kejadian kemarin itu diluar prediksi,” kata Bayu, Selasa (10/12/2024).

Menurut Bayu, pihaknya secara proaktif melakukan pemangkasan sebagai upaya mencegah tumbangnya pohon saat musim hujan. “Kami juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar mengurangi beban untuk mengantisipasi pohon tumbang,”pungkasnya. (mam)

images (15)

Terlindas Truk Nyawa Pemotor Melayang

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi  –  Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo. Kejadian ini mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal di tempat.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Heru Slamet Hariyanto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi pada Minggu malam (8/12/2024) sekira pukul 18.30 WIB.

“Lokasi kecelakaan tepatnya berada di depan minimarket, Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi,” Terang Heru, Senin (9/12/2024). Saat di konfirmasi awak media.

Kecelakaan bermula saat truk yang belum diketahui identitasnya, melaju dari arah utara ke selatan. Di belakangnya terdapat korban AF (56) menunggangi motor Honda Vario bernopol P 3575 XXX.

Ketika berusaha mendahului truk tersebut di jalan menikung, nahasnya korban malah terjatuh ke sisi kanan lalu terlindas truk.

FB_IMG_1773966750014

“Korban diduga kurang berhati-hati dan kehilangan kendali, sehingga terjatuh dan terlindas truk,” ungkap Heru usai memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Insiden ini mengakibatkan nyawa pengendara motor melayang. Korban tercatat sebagai warga asal Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi.

Kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi tengah berupaya mengindentifikasi kendaraan truk yang terlibat dalam insiden maut ini.

“Kendaraan korban untuk sementara kita amankan, termasuk rekaman CCTV yang kita dapatkan di lokasi kejadian,” Pungkas Heru. (mam)

images (15)

Kepala Dinsos P3AKB Mengaku Telah Berkoordinasi dengan Pihak Terkait,Soal Viralnya Video Pasutri Asal Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Kepala Dinsos, P3AKB, dan Keluarga Berencana, Anissatul Hamidah, menjelaskan bahwa, pihaknya telah berkoordinasi dengan pilar sosial yang ada di Dinsos Tabanan dan sentra Mahatmia Bali, UPT Kemensos RI terkait pasutri asal Bondowoso yang terlantar.

“Tadi malam langsung dievakuasi di Sentra Mahatmia Bali,” jelas Anis , Sabtu 7/12/2024.

Dikatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, Pasutri itu pernah pulang sebentar kemudian kembali lagi ke Bali. Pernikahan mereka adalah pernikahan ke dua.

Karena itulah pihaknya berkoordinasi ke masing-masing keluarga. Baik keluarga si istri maupun suami.

Menurut Anis ,untuk keluarga si suami telah siap menerima kepulangannya. Dan hasil penelusurannya, si laki-laki ini keluarganya ada di Desa Sumberdanti, Jember.

“Kalau dari keluarga yang laki-laki ini siap. Kalau keluarga yang perempuan ini belum siap untuk merawatnya,” ungkap Anis.

Hal ini berawal dari Viralnya video sepasang suami istri (Pasutri) asal Bondowoso yang terlantar di Tabanan, Bali. Disebut tak bisa pulang, karena tak punya cukup uang.

Dalam video yang beredar luas di media sosial Facebook dan Whatsapp itu, terlihat seorang laki-laki paruh baya (57 tahun) duduk di sebuah rumah berdinding triplek berukuran setangah meter.

Sementara Wanita yang disebut istrinya tergelatak tak berdaya dan hanya mengenakan pampers di atas kasur.

FB_IMG_1773966750014

Seorang wanita mengenakan baju putih menanyakan siapa nama wanita tersebut, dan punya berapa putra.

“Ini kondisi tempat tinggal ibu Maryati. Di sini tinggal berdua bersama bapak,” ucapnya,sembari menunjukkan rumah kecil berdinding triplek.

Bersama dengan video tersebut, beredar juga KTP milik laki-laki di video yang tertulis bernama Buasin, warga Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.

Sementara itu, pemilik akun facebook yang kali pertama membagikan video tersebut, Rudi Santoso mengatakan bahwa dirinya mendapat video dari teman-temanya di Bali.

Rudi langsung membagikan melalui media sosial agar mendaptkan perhatian segera untuk memulangkan ke Bondowoso.

“Hanya kemanusiaan agar ditindaklanjuti,” kata Rudi.

Ia sendiri mencari tahu bahwa bapak tersebut memiliki anak di Desa Kemirian. Diharapkan pemerintah bisa memberikan perhatian untuk memulangkan Pasutri tersebut.

 

images (15)

Safari Pendidikan Banyak Pertanyaan Terkait Cuti Guru Saat Siswa Libur

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso –  Saat Safari Pendidikan PJ Buapat Bondowoso banyak mendapat pertanyaan terkait Cuti Guru saat siswa libur.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Tegalampel tersebut siikuti guru PAUD,TK,SD dan SMP dari 5 Korwil diantaranya Wonosari,Tenggarang
Taman krocok,Binakal dan Bondowoso.

Pada sesi tanya jawab perwakilan TK Paud ,kemudian SD dan SMP masing-masing menyampaikan dua pertanyaan namun yang paling mendasar dari ke 3 perwakilan mempertanyakan terkait cuti saat siswa libur.

PJ Bupati Bondowoso M.Hadi Wawan Guntoro menyampaikan bahwa
prinsip secara regulasi masih berproses tapi tentunya kalau itu menjadi perintah undang-undang ya pasti akan kita lakukan untuk libur ini beberapa kali memang di tanyakan ya di beberapa kesempatan kalau siswanya libur gurunya apa juga libur? ya sama seperti yang dulu maunya libur apa enggak,” tanya Hadi yang dijawab kompak hadirin libur.

Dikatakan jika  secara kebijakan memang membolehkan tidak ada salahnya tetapi dengan catatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tapi memang saya pikir juga bahwa perlu kemudian pada saat libur itu juga ada sebagian waktu yang bisa digunakan untuk merefresh guru-guru sebagai tambahan saja,” ungkap Hadi,Sabtu ,7/12/2024.

Ditempat yang sama PLH Sekda Bondowoso ,Haeriyah Yuliati mrnyampaikan bahwa pihaknya selama ini merujuk pada  peraturan perundang-undangan yang berlaku di mana ada peraturan BKN ,kemudian  Permenpan.

” Yang harus kita ikuti bahwa dengan adanya undang-undang ASN maka termasuk guru didalamnya itu harus mengacu kepada undang-undang ASN mengenai yang terjadi sehingga pada setiap kesempatan kami sudah sampaikan pertemuan ,untuk libur ini kita tetap mengacu kepada peraturan BKN dan juga kepada Permenpan kalaikita langgar maka kita akan kena samgsi,”pungkasnya.

FB_IMG_1773966750014

Untuk diketahui bahwa Pertama dengan diterbitkannya peraturan BKN Nomor 7 Tahun 2021 (pengganti peraturan BKN nommor 24 Tahun 2017)  yang tertera pada angka III  pasal 315  Tatacara Permintaan dan Pemberian Cuti Tahunan. Cuti Tahunan  berbunyi  “PNS yang menduduki jabatan guru pada sekolah dan jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang  undangan, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan.

Pada  peraturan BKN nomor 7 tahun 2021  pasal 315 ada perubahan sebagai berikut :

“PNS yang menduduki jabatan guru  pada sekolah dan jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut perundang undangan , berhak mendapatkan cuti tahunan.”

Memang untuk memahami perubahan  harus ada kejelasan yang tidak sampai terjadi multi tafsir  karena tidak disebutkan dengan keluarnya Peraturan BKN maka menghapus atau  tidak memberlakukannya lagi PP nomor 11 tahun 2017

Untuk menghidari multi tafsir peraturan tersebut  dan menguatkannya.  ASN yang bersifat vertikal  seperti  kementerian Agama  telah mengeluarkan  SE Nomor B-1139.1/DJ.I/Dt.1.1/06/2022 yang ditandatangani oleh Direktur Pendidikan Islam pad point 3 bebunyi “Guru Mdarsah sebagai ASN selama libur semester tetap masuk kerja seperti biasa.”

Dengan keluarnya SE Dirjen Pendis tahun 2022 tersebut diatas secara tidak langsung telah mencabut Perdinjen Pendis Nomor 1 tahun 2013.

images (15)

Pj Bupati M Hadi Wawan Guntoro Raih Penilaian Kinerja Daerah 83 ,Katagori Baik se Indonesi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Penjabat (Pj) Bupati Bomdowoso ,M.Hadi Wawan Guntoro dinyatakan sebagai Pj Bupati terbaik kedua dari 416 kabupaten di Indonesia. Selain itu, ia juga menempati peringkat yang sama se Jawa Timur dalam penilaian kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam rapat evaluasi Pilkada serentak 2024 yang digelar melalui zoom meeting, Rabu (4/12/2024). Kinerja PJ Bupati Bondowoso dinilai unggul dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan penyelenggaraan Pilkada yang kondusif termasuk program prioritas seperti Sunting.

Dengan nilai akhir 83,00 hanya berada di bawah Kabupaten Jombang dengan nilai 84,23

“Selamat kepada Pj Bupati Bondowoso, M.Hadi Wawan Guntoro, atas pencapaian luar biasa ini. Tingkatkan terus pelayanan kepada masyarakat agar hasilnya semakin baik,” pesan Tito Karnavian dalam arahannya.

Menanggapi apresiasi tersebut, M.Hadi Wawan Guntoro mengungkapkan rasa syukur dan menyebut bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras semua elemen di Kabupaten Bondowoso, mulai dari OPD, Forkopimda, hingga masyarakat.

“Prestasi ini adalah bukti nyata dari sinergi seluruh elemen di Bondowoso. Harapan ke depan, kita terus meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,tapi itu sebatas evaluasi kinerja ,” ujar Hasi,Sabtu ,7/12/2024.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bondowoso, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap dukungan masyarakat terus mengalir demi mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini di masa mendatang.

FB_IMG_1773966750014

Untuk diketahu ada 5 PJ Bupati mendapat nilai baik menurutnya, apa yang dilakukan oleh jenderal kementerian dalam negeri terhadap PJ yang sekarang memang masih ada.

“Kan PJ hanya setelah masa Pilkada ini, kan ada juga yang kemarin PJS ya karena Bupati definitifnya kemudian nyalon kemudian diisi PJS setelah semua proses selesai maka tinggal PJ yang sekarang ada karena kekosongan,” ungkapnya.

Yang jelas kata Hadi sebenarnya rapat evaluasi ya bukan pengumuman resmi tapi rapat evaluasi yang dipimpin sendiri langsung oleh Mendagei.

“Tapi pada saat itu disampaikan,inilah hasil evaluasi PJ, nah sehingga Alhamdulillah kemarin Bondowoso dikategori baik dianggap 83 nomor 2,”papar Hadi.

Dikatakan bahwa yang menjadi penilaian instrumen instrumen jadi instrumennya yang terkait dengan pelayanan publik kaitannya dengan topik prioritas nasional.

“Penilaiannya macam-macam ,tata kelola pemerintah banyak itu indikatornya ,banyak informasi evaluasi reportnya ,”pungkasnya

images (15)

Tingkatkan Kesadaran Terhadap Bahaya Korupsi Berbagai Pihak di Bondowoso Teken Kesepakatan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar sosialisasi anti korupsi ,hal itu dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Diawali menandatanganan kesepakatan berbagai pihak .

Baik Bupati ,unsur pimpinan DPRD ,Kades, Camat dan KPK RI.

Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir mengatakan, kegiatan rangkaian Hakordia 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya penyelenggara pemerintah terhadap bahaya korupsi.

Selain itu kata Dhafir , untuk meningkatkan integritas dan komitmen dalam mencegah tindak pidana korupsi. Sehingga diharapkan dapat membawa manfaat dan bekal dalam upaya pencegahan korupsi di Bumi Kironggo.

” Jadi mulai mengingatkan ,dimulai dari sendiri, lingkungan dan keluarga, ” jelas Dhafir.

Ditempat yang sama ,Pj Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro mengatakan bahwa sosialisasi ini sebagai komitmen Pemkab Bondowoso kepada seluruh jajaran dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi di kota Tape.

” Disamping Hakordia, hal ini juga merefleksi yang terjadi di Bondowoso beberapa waktu lalu mengenai tindak pidana korupsi, ” terang pria pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Jawa Timur ini.

Hasi juga menekankan sepenuhnya bahwa untuk melanjutkan pembangunan yang fokus pada penyuksesan Pilkada 2024 dan menyelesaikan proses APBD 2025.

FB_IMG_1773966750014

Ia berharap ,sosialisasi ini dapat membangun kolaborasi antara pemerintahan dan masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah termasuk anggota DPRD, aparat kepolisian, kejaksaan, Kasatgas Penindakan Wilayah 3 KPK RI, kepala desa, camat dan sejumlah unsur lain di Gedung DPRD Bondowoso, Kamis (05/12/2024)

Dikutip dari laman resmi KPK RI bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didirikan sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk memerangi korupsi yang telah merajalela di Indonesia.

Sejak didirikan, KPK telah berperan aktif dalam melakukan penindakan dan pencegahan korupsi melalui berbagai program dan kegiatan.

Salah satu momen penting dalam upaya global melawan korupsi adalah Hari Antikorupsi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi dan pentingnya peran serta semua pihak dalam upaya pemberantasannya.

 

images (15)

Puluhan Pegawai Lapas Banyuwangi Dites Urine Serta Ponsel Juga Diperiksa 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi – Puluhan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, dites urine. Ponsel milik mereka juga diperiksa, Kamis (5/12/24).

Pemeriksaan dipantau langsung oleh Kalapas Banyuwangi, Agus Wahono. Satu persatu ponsel milik petugas, diteliti secara cermat untuk mendeteksi aplikasi maupun aktivitas yang mengarah dengan praktik judi online (judol).

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pegawai di Lapas Banyuwangi bersih dan terbebas dari aktivitas judi online,” ujar Agus.

Menurut Agus, inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan ini dalam rangka mendukung upaya pemerintah memberantas judol di kalangan aparatur pegawai nasional (ASN).

“Judol tidak memberikan dampak positif. Jika tidak dicegah, maka akan berdampak pada keamanan dan ketertiban di Lapas Banyuwangi,” ungkapnya.

Agus menegaskan pemeriksaan ponsel akan dilakukan secara berkala. Ia tidak akan memberi toleransi bagi pegawai yang kedapatan memiliki aplikasi ataupun jejak aktivitas judol di perangkat pribadi mereka.

“Sebagai bentuk komitmen kami dalam mencegah dan memberantas judi online, maka akan ada sanksi tegas terhadap siapapun yang terlibat,” tegasnya.

Kalapas Banyuwangi juga memantau langsung pemeriksaan urine terhadap 78 pegawai. Keseluruhannya menunjukkan hasil negatif.

FB_IMG_1773966750014

“Hasil negatif ini menandakan pegawai kami tidak ada yang bermain dengan obat-obatan terlarang maupun narkoba,” ujarnya.

Agus menjelaskan, tes urine ini sebagai upaya deteksi dini dalam mendukung program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Menurut Agus, berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah peredaran gelap narkoba. Mulai dari penguatan pengawasan dan pemeriksaan setiap orang maupun barang yang masuk ke dalam Lapas, hingga menggelar razia secara rutin ke tiap-tiap kamar hunian warga binaan.

“Tes urine secara rutin juga dilakukan terhadap warga binaan untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Agus, peningkatan intelijen melalui sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) lain terus ditingkatkan untuk mencegah dan mengantisipasi berbagai upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.

Untuk itu, Agus menghimbau kepada seluruh pegawai, warga binaan, maupun masyarakat untuk tidak menyelundupkan barang terlarang tersebut ke dalam Lapas.

“Jika ada yang terbukti memasukkan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya, akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses hukum,” pungkasnya. (mam)

images (15)

Raih 51 ,33 Persen Suara KPU Nyatakan Paslon Rahmad Menang di Pilkada Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso melakukan rekapitulasi pasangan calon ( paslon) Pilkada Bondowoso 2024.

Rekapitulasi yang berlangsung dua hari di Hotel Palem dari tanggal 3 hingga 4 Desember 2024 tersebut diperoleh nomor urut 01 atau paslon (RAHMAD ) Abdul Hamid Wahid-As’ad Yahya Syafi’i keluar sebagai pemenang dengan meraup 223.907 suara.

Sementara paslon nomor urut 02, Bambang Soekwanto-Mohammad Baqir (BAGUS) memperoleh 212.295 suara.

“Alhamdulillah, rekapitulasi hasil Pilkada 2024 di Bondowoso telah rampung,” kata Ketua KPU Bondowoso, Sudaedi, usai acara rapat pleno penghitungan suara tingkat kabupaten Bondowoso, Rabu (4/12/2024).

Ditegaskan bahwa dengan berakhirnya rekapitulasi penghitungan suara pada Pilkada 2024 ini maka usai sudah proses demokrasi yang dilaksanakan secara serentak, khususnya di wilayah Bondowoso.

“Terimakasih pada semua pihak yang terlibat. Apapun hasilnya, mari kita bergandengan tangan kembali,” harap Sudaedi.

FB_IMG_1773966750014

Untuk diketahui proses rekapitulasi penghitungan suara dilakukan dengan pelaksanaan ketat. Sejumlah ruas jalan di sekitar tempat rekapitulasi dilakukan penyekatan dan pengalihan sementara arus lalin.

Ketua Tim Pemenangan Rahmad ,H.Ahmad Dafir menyampaikan bahwa hasil perhitungan rekapitulasi tidak mungkin lagi berubah.

“Tidak mungkin berubah lagi Rahmad Menang,Ra Hamid Bupati Bondowoso,”ungkapmya.

Ia juga mengimbau kepada segenap tim,relawan dan simpatisan Rahmad untuk tidak berlebihan merasakan kemenangan.

“Jangan konvoi ,nanti saja setelah pelantikan,tapi tetap tunggu 1 komando ,”pungkasnya.

 

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih