Beranda blog Halaman 29

Bupati Bondowoso : Golkar Telah Menorehkan Catatan dan Punya Peran Strategis Merealisasikan Konsep

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – Partai Golkar telah menorehkan catatan dan punya peran yang strategis dan sangat penting karena apa yang diperjuangkan merealisasikan konsep-konsep strategis tentu tidak lepas dari Golkar Sebagai pemegang saham arsitek dan sekaligus yang bertanggung jawab dalam menuju Bondowoso Berkah .

Hal itu disampaikan Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid saat menghadiri Golkar Berqurban di kantor DPD Partai Golkar Bondowoso , Senin 9/06/2025.

Dikatakan bahwa dengan berqurban mengajarkan kepada arti sejati dari keikhlasan pengorbanan dan cinta kasih terhadap sesama .

“Idul Adha bukanlah sebuah perayaan keagamaan semata, tetapi Idul Adha adalah hari di mana kita semua diajak untuk menguji keikhlasan dalam beramal menimbang seberapa tulus kita berbagi dan melepaskan sebagian dari apa yang kita miliki demi kepentingan orang lain itulah esensi utama dari ibadah qurban ,” jelas bupati.

Melalui kegiatan Golkar berqurban pihaknya sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran partai Golkar Kabupaten Bondowoso yang melalui kegiatan ini telah menunjukkan komitmen dan kepedulian sosial yang kuat kepada masyarakat.

” Dimana tentu kegiatan seperti ini bukan hanya bentuk pengamalan nilai-nilai Islam saja tetapi juga menunjukkan bahwa partai politik sejatinya dapat menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan sosial dan spiritual ,”tegas bupati.

Ia selalu menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat termasuk partai politik , organisasi kemasyarakatan ,tokoh agama dan generasi muda untuk bersama-sama membangun Bondowoso.

” Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dan Golkar ini dalam kaitan dengan pembangunan Bondowoso khususnya pemerintahan telah menorehkan catatan dan punya peran yang strategis dan sangat penting karena apa yang kita perjuangkan untuk kita realisasikan berupa konsep-konsep strategis tentu tidak lepas dari Golkar sebagai pemegang saham arsitek dan sekaligus yang bertanggung jawab ,”paparnya.

Selain itu kata Bupati ,Golkar sebagai pengawal kepercayaan masyarakat yang telah diberikan pada pemerintahan untuk dapat diwujudkan dan dibuktikan keberhasilannya.

“Memang dalam perjalanan mulai dari awal bahkan dari sebelum terbentuknya pemerintahan ini embrio dalam proses kontestasi Golkar telah memberikan saham yang sangat besar oleh karena itu rasanya sebagai bagian dari keluarga sendiri kehadiran Saya di sini bukanlah satu hal yang aneh dan patut dipertanyakan ataupun dibahas jadi kita ini adalah satu keluarga besar bagaimana kita mewujudkan visi misi pemerintahan yang telah diamanatkan oleh masyarakat untuk dilaksanakan ,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya kontestasi pada saat Pilkada KA Bupati kegiatan berkorban ini salah satu dari wujud kepedulian kita dan kepedulian Golkar kepada masyarakat dan kita berharap bahwa semangat idul qurban nantinya dapat terus menjadi semangat kita di dalam mengabdi.

“Kita berbakti dan mengkontribusikan tugas fungsi dan peran kita masing-masing di dalam segenap bidang di masyarakat Bondowoso khususnya harapan kami tentu ke depan bagaimana kita bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas bekerja lebih sebetulnya tersimpan khazanah mutiara,” ungkap Bupati.

Lebih-lebih Bondowoso punya harta tersembunyi dengan peta geografis yang cukup menarik ,dikelilingi oleh gunung bukit dengan hamparan pertanian dan perkebunan yang sangat luas.

“Tinggal bagaimana kita bersama menggunakan segenap kekuatan kita dalam satu kesatuan sinergis yang baik ke depan untuk dapat menggali dan mewujudkan potensi-potensi itu menjadi modal kuat kita berlari dimana kondisinya memang tidak terlalu menggembirakan tetapi tentu dengan optimisme dan kesadaran itu bukanlah alasan untuk kita kemudian menyerah dan bahkan mengendorkan ikhtiar , tetapi justru bagaimana kita bersemangat menjalin kebersamaan ke depan untuk tertantang semakin membuktikan bahwa mutiara terpendam itu dapat kita munculkan dan Bondowoso,” harapnya.

Pihaknya berharap ke depan matahari bersinar dari arah Timur akan membawa keberkahan dan harapan masa depan yang lebih cerah .

” Terima kasih sekali lagi kepada keluarga besar partai Golkar mari kita bersama-sama semakin mempererat menggenggam jari kita masing-masing dalam satu rangkaian kebersamaan menjalin kebersamaan dan ke depan kita melangkah lebih mantap menyongsong Bondowoso yang lebih baik, juga sekaligus terima kasih kepada partai Golkar yang selama ini juga telah aktif dengan jejaringnya baik itu jejaring memberikan kontribusi dan partisipasinya bagi pembangunan Bondowoso. Dengan ketulusan hati mewakili segenap masyarakat Bondowoso sekali lagi mengucapkan terima kasih dan berharap agar dapat semakin kita tingkatkan,”tukasnya.

 

Pada Forum yang Ketua DPD Golkar Bondowoso Ady Krisna mengatakan Golkar merasa memiliki Bupati dan nampaknya juga Bupati pun merasa memiliki kepada partai Golkar ini sangat spesial bagi partai Golkar.

” Karena kita sudah bersama-sama di dalam gelaran Pilkada memperjuangkan visi misi Bondowoso berkah mengantarkan beliau memimpin Bondowoso dan menjadi tugas kita bersama-sama pula untuk mengawal dan mensukseskan pemerintahan Bupati dan wakil bupati ini selama 5 tahun ke depan ,” imbuhnya.

Karena kata Pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Bondowoso ini kesuksesan pembangunan yang dilakukan oleh bupati dan wakil bupati ke depan ini juga menjadi kesuksesan partai Golkar .

“Tugas kami di DPRD mengawal kebijakan-kebijakan beliau dan tugas teman-teman sebagai kader partai Golkar juga harus senantiasa mengawal ,turut merawat setidaknya memberikan Citra positif terhadap pemerintah Kabupaten Bondowoso ini,”tegasnya.

Dikatakan bahwa merawat pemerintahan ini adalah tugas yang harus diemban bersama-sama apalagi di tengah-tengah perjalanan yang baru menginjak 4 bulan ini .

“Tuntutan masyarakat sesuatu yang positif di Bondowoso kadang tidak diungkap oleh publik ,tapi justru sesuatu yang positif di daerah lain itu yang dibanding-bandingkan dengan Bondowoso.

Padahal kata Krisna membicarakan kemampuan Bondowoso menjaga agar tenaga honorer yang ada di Bondowoso ini tidak di rumahkan akibat efisiensi ,dan defisit anggaran Bupati sangat menjaga bagaimana tenaga honorer yang ada di Bondowoso yang non P3K itu tidak sampai di rumah seperti dikabupaten lainnya.

Bupati tidak merumahkan tenaga honorer gajinya dialihkan untuk pengaspalan tetapi pemerintah daerah mencari jalan terbaik agar semua harapan masyarakat ini bisa dipenuhi .

Menurut Krisna Bupati dan wabup itu bukan berangkat dari nol tapi berangkatnya dari minus dan 4 bulan sebenarnya sudah banyak yang dilakukan oleh Bupati dan wakil bupati

” Contoh, beliau sudah menganggarkan agar honor guru PAUD dinaikkan insya Allah mulai bulan depan mulai PAPBD ,beliau juga sudah memberikan asuransi kesehatan bagi buruh tani sebanyak 8000 ,termasuk pupuk gratis untuk petani tembakau ini sudah matang tinggal pelaksanaannya,” urainya.

Bupati dan Wabup memilih banting tulang ,peras keringat dengan sepi sanjungan, beliau lebih memilih bekerja keras nanti rakyat Bondowoso pada akhirnya juga akan menilai bahwa Bondowoso akan maju di bawah kepemimpinan kyai Haji Abdul Hamid Wahid dan Lora As’ad Yahya Safi’i.

” Ini perlu saya sampaikan agar kader-kader partai Golkar juga tahu dan memahami apa yang sudah dilakukan olej Bupati kita, beliau juga sering menemui beberapa menteri ke Jakarta juga sering dalam rangka untuk mencari solusi agar program-program untuk Bondowoso ,terutama pemenuhan kebutuhan infrastruktur,perlu dicatat pemerintahan ini bukan 4 bulan tapi 5 tahun kita lihat hasilnya Bondowoso Berkah,”pungkasnya.

Untuk diketahui dalam giat tersebut Bupati memberikan satu sapi qurban dan DPD Golkar Bondowoso menyembelih 3 ekor kambing.Selain itu pemberian santunan kepada anak yatim.

 

 

1744129950993

Pastikan Kualitas Hasil Optimal,Bupati Bondowoso Turun Langsung Tinjau Trial Ruas Jalan Bandilan

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Untuk menguji kinerja dan kelayakan bahan dan metode perbaikan jalan , Bupati Bondowoso ,KH Abdul Hamid Wahid memantau secara langsung Trial ruas jalan Bandilan desa Ramban Kulon Kecamatan Cremee,Senin 9/06/2025.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kualitas dan daya tahan aspal yang akan digunakan dalam perbaikan jalan. Trial yang dilakukan kali ini dari PT Bumi Karya Utama (BKU) Job set Buduan Suboh Kabupaten Situbondo.

Selain itu Trial dilakukan guna memastikan kelayakan dan kualitas cor rabat beton yang akan digunakan dalam pembangunan jalan.

“Tujuanya memastikan kualitas dan keandalan,Memastikan bahan dan metode yang digunakan memenuhi standar kualitas dan dapat memberikan hasil yang optimal,”ungkapnya.

Selain itu untuk mengurangi risiko kegagalan proyek atau kerusakan yang tidak diinginkan serta meningkatkan efisiensi dan efektif.

“Program ini menjadi langkah awal untuk mengubah pola pembangunan jalan. Kami ingin pembangunan dilakukan secara utuh, tidak lagi setengah-setengah,” harap bupati.

Dikatakan bahwa Pemkab Bondowoso sedang berupaya mencari sumber pembiayaan tambahan di luar APBD agar perbaikan jalan dapat berjalan lebih masif.

Menurutnya ,salah satu upaya konkret adalah pengajuan dana sebesar Rp 715 miliar kepada Kementerian PUPR. Dana ini direncanakan untuk perbaikan jalan sepanjang 100 kilometer, bagian dari total 494 kilometer jalan rusak yang telah diajukan ke pemerintah pusat.

Ditempat yang sama PLT kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso Ansori mengatakan bahwa uji coba ini berfokus pada pengujian kualitas tiga jenis material aspal ACBC (Asphalt Concrete-Binder Course), AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course), dan HRS Base (Hot Rolled Sheet). Sebanyak 50 ton material digunakan dalam uji coba yang mencakup panjang sekitar 150-160 meter jalan.

“Pemilihan lokasi dilakukan di area yang tingkat kerusakannya masih ringan, agar hasil uji coba bisa lebih jelas dan evaluasinya lebih objektif,” njelas Ansori.

Dikatakan bahwa hasil uji coba ini nantinya akan menjadi penentu material mana yang akan dipilih untuk proyek-proyek perbaikan jalan berikutnya.

Pasalnya ,Bondowoso hanya memiliki kapasitas anggaran untuk membangun sekitar 20 kilometer jalan, tersebar di sekitar 150 titik. Dari total kerusakan jalan yang ada, sekitar 23 persen di antaranya bisa ditangani melalui perbaikan ringan atau rehabilitasi.

Pemkab Bondowoso kata Ansori ,telah diminta untuk melakukan audiensi dan paparan langsung kepada Kementerian PUPR terkait usulan pendanaan tersebut.

Pihaknya berharap sebagian besar dari anggaran yang diajukan bisa disetujui.

“Kalau bisa disetujui semuanya tentu sangat baik, tapi minimal setengahnya pun sudah sangat membantu,” tegasnya.

Konsep Rantas sendiri kata Ansori menitik beratkan pada pembangunan jalan secara utuh per ruas, bukan berdasarkan titik-titik kecil dan menurut rencana ada 5 AMP (Asphalt Mixing Plant) yang akan melakukan Trial di Kabupaten Bondowoso.

Kendati anggaran terbatas dan pelaksanaannya harus dibagi per segmen, Pemkab Bondowoso optimistis bahwa uji coba ini akan menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi perbaikan jalan yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, didampingi oleh Pj Sekda Anisatul Hamidah, Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BSBK) Ansori, serta Ketua Komisi III DPRD Sutriyono.

Sutriyono mengatakan bahwa trayel tersebut dilakukan di wilayah tersebut mengingat memang kondisi rielnya harus ditangani.

“Terimakasih , karena memang ini program unggulan Bupati Quick win Rantas infrastruktur tuntas,masyarakat juga memahami kondisi anggaran 2024 bisa bertahap ke 2026 semoga apa yang diusulkan bismasuk , masih ada PAK nanti,”paparnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen dan semua anggota DPRD Bondowoso bahwa anggaran Pokir 40 persenya untuk infrastruktur.

 

 

 

1744129950993

Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Proses Reaktivasi Jalur KA Bondowoso Panarukan Terus Dilakukan

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid memastikan bahwa proses reaktivasi jalur kereta api Kalisat–Panarukan yang melintasi Kabupaten Bondowoso masih terus berjalan.

Pasalnya pemerintah daerah mengikuti secara aktif perkembangan proyek tersebut, meski kewenangan utama berada di tangan pemerintah pusat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Progresnya terus berjalan, termasuk pembebasan tanah dan lain-lain,” jelas Bupati usai penyampian Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso Tahun 2025–2029 di Ruang Graha Paripurna DPRD setempat , Kamis (5/6/2025).

Menurutnya Panarukan sebelumnya menjadi penghubung penting antarwilayah di Jawa Timur, termasuk kawasan Tamanan hingga Cermee.

“Jalur ini telah tidak beroperasi sejak 2004 dan direncanakan akan diaktifkan kembali guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan timur Pulau Jawa,”tegasnya.

Kendati demikian ,belum diketahui kapan realisasi reaktivasi akan dimulai, Pihaknya tetap berharap prosesnya dapat dipercepat.

Tentu saja kata Bupati , tidak bisa diharapkan realisasi tahun ini, namun ia berharap dalam 1, 2, atau 3 tahun ke depan.

“Mungkin kalau dipercepat bisa segera terlaksana,” imbuhnya.

Pemegang palu kekuasaan di Bumi Kironggo ini juga menyampaikan bahwa Pemkab Bondowoso akan terus mendampingi proses tersebut dan berkomitmen menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.

Dikatakan bahwa pengembangan kawasan rel kereta ini telah menjadi bahan diskusi dengan sejumlah pihak, termasuk saat kunjungan Wakil Menteri BUMN ke Bondowoso,KAI, PTPN, dan lainnya.

Adapun encana tindak lanjut sebenarnya sudah ada. Nanti mungkin akan disampaikan juga kepada Wapres.

Bupati berharap jalur kereta ini dapat membuka kembali konektivitas antardaerah yang selama ini terputus, serta memberikan dorongan signifikan terhadap sektor ekonomi, perdagangan, dan pariwisata .

 

 

 

 

1744129950993

Bupati Bondowoso Targetkan Peningkatan PAD Sebagai Bagian Strategi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO — Bupati Bondowoso ,KH.Abdul Hamid Wahid , menargetkan peningkatan PAD sebagai bagian strategi Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah.

Hal itu terungkap sat Bupati menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso Tahun 2025–2029. Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bondowoso yang digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD setempat , Kamis (5/6/2025).

Rapat paripurna dipimpin oleh PLH Ketua DPRD Andi Wijaya, dan dihadiri oleh para anggota dewan, jajaran Forkopimda, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, serta undangan lainnya.

Dalam penjelasannya, Bupati menegaskan bahwa RPJMD 2025–2029 merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang komprehensif dan terintegrasi. Dokumen ini dirancang sebagai panduan pelaksanaan pembangunan daerah berdasarkan visi.

Menurutnya Visi tersebut dijabarkan ke dalam limapuluh misi strategis (Bondowoso Berkah), akronim Berkualitas, Akselerasi, dan Holistik, tersimpan arah pembangunan yang menyeluruh dan progresif.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai religius di seluruh aspek kehidupan; Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang adil, mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing,Mewujudkan infrastruktur dan lingkungan hidup yang aman dan nyaman bagi masyarakat; Menegakkan tata kelola pemerintahan yang baik; serta Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan desa dengan semangat gotong royong.

“RPJMD ini disusun melalui pendekatan holistik-tematik, dan integratif, serta mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri. Proses penyusunannya juga melibatkan partisipasi publik melalui forum konsultasi dan Musrenbang, guna merumuskan sasaran pembangunan yang fokus, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Orang nomer satu di Bumi Kironggo ini menyampaikan harapan agar dokumen RPJMD ini menjadi pedoman bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dokumen ini diharapkan mampu menjawab berbagai isu strategis daerah, termasuk peningkatan tata kelola pemerintahan, pengembangan potensi daerah, perbaikan pelayanan publik, peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga kerja, kesehatan masyarakat, pengelolaan sumber daya air dan lingkungan hidup, hingga pengentasan kemiskinan, melalui program-program prioritas pembangunan yang telah dirancang.

“Saya berharap RPJMD ini benar-benar menjadi solusi atas kebutuhan riil masyarakat, dengan mempertimbangkan skala prioritas yang jelas, relevansi dengan kapasitas daerah, peraturan yang berlaku, kondisi empiris, serta landasan keilmuan yang kuat. Dengan demikian, dokumen ini dapat menjadi acuan utama dalam pembangunan Kabupaten Bondowoso lima tahun ke depan,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Ra Hamid ini menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi Rp280 miliar dalam lima tahun ke depan, sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Target tersebut menurutnya menjadi salah satu fokus utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso 2025–2029, yang juga menempatkan pengentasan kemiskinan dan pembenahan birokrasi sebagai prioritas.

“Angka kemiskinan dan kualitas birokrasi yang belum ideal adalah tantangan utama kami. Dua hal ini harus segera dibenahi jika ingin pembangunan berjalan merata dan dirasakan rakyat,” tegasnya.

PAD Kabupaten Bondowoso pada tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp 251,83 miliar. Untuk periode 2025–2029, target meningkat menjadi Rp280 miliar, sejalan dengan upaya memperkuat kapasitas fiskal guna mendukung program prioritas daerah.

Kendati demikian sisi lain, angka kemiskinan di Bondowoso masih menjadi pekerjaan rumah besar. Data terbaru menunjukkan persentase penduduk miskin mencapai 13,77 persen, atau sekitar 111.440 jiwa dari total populasi.

Kondisi ini menjadikan Bondowoso sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur.

“Kemiskinan bukan sekadar angka. Di balik statistik itu ada wajah-wajah rakyat kita yang butuh uluran tangan dan keberpihakan kebijakan. Itu yang kami perjuangkan,” ungkapnya

Iapun menegaskan bahwa penguatan ekonomi masyarakat harus dibarengi dengan perbaikan birokrasi. Tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efisien disebut sebagai prasyarat mutlak agar program pembangunan tepat sasaran dan berdampak langsung.

“Birokrasi harus jadi pelayan rakyat, bukan penguasa kecil yang memperlambat pelayanan. Ke depan, kami akan rombak kultur pelayanan agar lebih profesional dan berdampak langsung ke masyarakat,” janjinya

Dikatakan bahwa RPJMD 2025–2029 disusun sebagai dokumen strategis jangka menengah yang menjadi acuan penyusunan program tahunan dalam RKPD dan perencanaan anggaran daerah. Melalui RPJMD ini, pemerintah daerah menetapkan arah kebijakan pembangunan yang berbasis pada data, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Ia menekankan bahwa kemajuan Bondowoso bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan warga.

“Pembangunan bukan hanya tugas bupati. Ini adalah kerja kolektif. Saya mengajak seluruh masyarakat Bondowoso untuk bergandengan tangan membangun daerah ini,” pungkasnya

1744129950993

Dukung Kedaulatan Pangan, A Haris Sonhaji Temukan Inovasi Hasil Panen Jagung MSP Melimpah

IMG-20250408-WA0090

 

Bondowoso – Guna mendukung program ketahanan / kedaulatan pangan pemerintah      A Haris Sonhaji salah satu Petani di Kabupaten Bondowoso berhasil menemukan pupuk NPK (Nitrogen-Fosfor-Kalium) yang diberi nama Petani Sejahtera (PS) buatan lokal.

Menurutnya dengan mengunakan bibit jagung MSP (Mari Sejahterakan Petani) adalah sebuah program atau gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani .

Varietas jangung unggul yang awalnya dikembangkan oleh seorang petani bernama Surono Danu 40 tahun lalu dan diharapkan mampu menghasilkan 20 toh per hektar saat panen ini baru terwujud bahkan melampaui target.

Dengan inovasi yang dilakukan oleh A.Haris Sonhaji dari berbagai penelitian yang dilakukan diharapkan nantinya akan menjadi tonggak sejarah baru di tengah Indonesia yang masih import pupuk.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Wabup Bondowoso periode 2008-2013 ini berhasil mengawinkan pupuk temuanya dengan benih MSP inienghasilkan panen yang melimpah hingga mencapai 26,6 ton per hektar.

Dikatakan bahwa pupuk temuannya ini menggunakan metode modifikasi dan aktifasi Porous Material menjadi Nano Carrier for Fertilizer dalam skala besar.

Hasil uji lapang di demplot miliknya dibuktikan , Senin (2/6/2025), dengan melakukan panen jagung bibit MSP yang menggunakan pupuk temuannya tersebut.

Alhasil jagung yang dipanen memiliki produktivitas yang lebih besar hingga mencapai 26,6 ton per hektar atau 22 ton jagung pipil kering Padahal, reta – rata hasil panen jagung di Bondowoso hanya 8 ton per hektar.

” Ini ,Jika dikalkulasi dengan harga jagung saat ini, yaitu Rp 5.500 per kilogram. Maka, dengan penggunaan pupuk tersebut, hasil kotor panen jagung petani per hektar yakni bisa Rp 110 juta. Sementara biaya produksinya maksimal yaitu Rp 20 juta per hektar,”papar Haris.

Jadi kata Haris bisa dihitung berapa keuntungan petani setiap 4 bulannya.karena pupuk ini bisa meningkatkan produktivitas.

“Ya karena bisa mengikat netrogen di Urea agar tidak cepat menguap, dan membuat pupuk slow release.
Selain itu, bisa meminimalkan efek dari pupuk sintetis, serta mampu memaksimalkan penyerapan pupuk,”paparnya.

Haris mengatakan bahwa ,pupuk temuanya ini original dari sisi kadar NP dan K. Dan juga banyak sekali unsur-unsur mikro.

Yang menginisiasi lahirnya pupuk NPK temuannya menurut Haris , berawal dari semangat mendukung ketahanan pangan yang digaungkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dikatakan Indonesia justru setiap tahun import pupuk. Karena, di Indonesia belum ada yang mampu membuat pupuk dengan kadar NPK yang bagus tapi harganya terjangkau. Bahkan, bahan-bahannya diimport.

Kata Haris pertanian akan mampu mensejahterahkan petani jika hasil produktivitasnya tinggi. Dan untuk mencapai itu ada enam poin yang harus dipenuhi.

Yakni, pengolahan lahan penggunaan benih yang unggul, pupuk berkualitas, pengendalian hama yang baik, perawatan tanaman, dan terakhir faktor alam.

Dijelaskan bahwa pupuk tersebut akan dibuat dalam skala besar agar bisa diakses oleh petani. Harga pupuk NPK dengan metode temuannya ini, dipastikan lebih murah hingga 50 persen dari harga di pasaran mengingat bahan baku yang digunakan berasal dari lahan yang ia miliki seluas 50 hektar.

“Tergantung Pak Presiden nanti,” ujarnya.

Dalam uji lapangan penggunaan pupuk yang dilakukannya ini, Haris menggunakan dua karakter bibit jagung.

Hasilnya, jagung bibit MSP berhasil menghasilkan jagung yang lebih besar dan panjang. Sehingga, produktivitasnya meningkat luar biasa.

Ketua Bidang Kedaulatan Pangan, DPP MSP, Irsan Surya Imana, mengatakan penanaman jagung MSP dengan pupuk temuan petani lokal ini menunjukkan hasil 26,6 ton per hektar. Hitungan ini didapat dari satu tanaman jagung dengan satu tongkol.

Potensi tonase hasil panen ini kata Irsan masih bisa naik lagi hingga 30 ton. Karena bibit jagung MSPnya ini sebenarnya satu tanaman bisa menghasilkan 1 sampai 2 tongkol.

“Kita akan memberi standart penanaman dan perawatan bagi petani,” jelasnya.

Ia mengatakan, jagung lokal asli Indonesia tak kalah dengan jagung berkarakter hibrida produk pabrikan.

“Mungkin ini berjodoh, atara benih MSP yang kita punya,dengan pupuk temuan Pak Haris,” imbuhnya.

iji jagungnya MSP juga bisa langsung ditanam sebagai bibit. Karena, karakter benihnya komposit.

Sementara itu Andi Yuwono, Direktur Pusat Pelatihan Pertanian, Perdesaan Swadaya Ngudi Makmur, mengatakan, hasil ini cukup menggembirakan. Ini menjadi harapan bagi petani untuk menjadi petani yang sejahtera. Pasalnya cost biaya bisa ditekan, dan produktivitasnya tinggi.

“Kualitas pasca panennya juga cukup maksimal,”tukasnya.

Andi membenarkan pupuk ini memang masih akan proses direplikasikan kepada petani. Karena itu, pihaknya membantu memperbanyak demplot penanaman di beberapa desa wisata.

“Karena, dalam pengembangan pupuk ini, juga menggandeng Asosiasi Desa Wisata Indonesia.
Kita mengambil lokus di desa wisata,” pungkasnya

1744129950993

Anisatul Hamidah Resmi Jabat PJ Sekda Bondowoso ,Bupati AHW : Perannya Sangat Strategis , Sebagai Jantung Koordinasi

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso ,KH.Abdul Hamid Wahid (AHW) resmi melantik dan mengambil sumpah Anisatul Hamidah sebagai Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso di pendopo Raden Bagus Asra ,Senin 26/05/2025.

Dikatakan bahwa pelantikan tersebut adalah suatu momentum penting yang bukan hanya menandai pergantian pejabat di lingkungan birokrasi, tetapi juga menjadi penanda kuat bahwa roda pemerintahan harus terus bergerak tampa henti .

“Roda pemerintahan harus terus bergerak tanpa henti,tanpa jeda demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat ,” jelas Bupati.

Menurut Bupati pelantikan hari ini bukanlah sekedar rutinitas administratif mengisi ruang kosong dalam struktur birokrasi semata namun bagian dari ikhtiar menjaga kesinambungan pemerintahan.

” Memastikan pelayanan publik tetap berjalan efektif dan menjamin bahwa semua agenda pembangunan bisa terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya . jabatan pejabat Sekretaris Daerah memang bersifat sementara namun jangan salah, perannya sangat strategis , sebagai jantung koordinasi antar perangkat daerah penghubung langsung antara visi misi kepada daerah dan pelaksana teknis di lapangan ,” papar orang nomer satu di Bondowoso ini .

Pria yang lahir 4 September 1971 juga mengatakan bahwa dalam konteks ini tidak boleh menganggap remeh penugasan.

” Justru dalam situasi seperti inilah kita membutuhkan sosok yang mampu menjaga stabilitas mengelola dinamika internal birokrasi dan mendorong efektivitas kerja seluruh OPD,”tegasnya.

Iapun mengatakan bahwa penunjukan ini tentu bukan tanpa pertimbangan,sebagai Bupati pihaknya sangat memahami bahwa PJ Sekda telah menjalani berbagai tugas penting sebelumnya.

“Saya tahu persis bagaimana kapasitas integritas serta delegasinya selama ini, oleh karena itu saya yakin amanah ini akan dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Tentu kata Bupati ,tugas baru ini tidak ringan dan pasti akan ada tantangan beban tambahan dan tekanan yang tidak kecil.

Namun saya percaya dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari semua perangkat daerah, tentu tidak akan berjalan sendiri, yang terpenting adalah segera menyesuaikan diri membangun komunikasi yang solid dan menjaga stabilitas kerja birokrasi secara menyeluruh,”tukasnya.

Dalam kesempatan itu Ra Hamid sapaan akrabnyamenyampaikan satu pesan penting tidak hanya kepada Penjabat Sekda tapi semua yang hadir untuk menjadi bagian dari mesin birokrasi Kabupaten Bondowoso .

“Saya ingin kita semua mengingat bahwa kita bukan hanya bekerja untuk hari ini, tapi sedang menulis sejarah untuk generasi yang akan datang ,artinya tanggung jawab kita tidak terhenti pada laporan pertanggungjawaban tahunan atau realisasi anggaran saja ,” harapnya.

Dikatakan bahwa apa yang diputuskan dikerjakan akan berdampak jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Bondowoso .

Oeh karena itu kata Bupati ,bangun birokrasi yang sehat dan dinamis , tumbuhkan budaya kerja yang profesional dan produktif .

“Jadikan seluruh aparatur sipil negara kita sebagai pelayan masyarakat yang sejati bukan penguasa yang minta dilayani ,saya juga ingin menekankan pentingnya komunikasi yang baik di antara seluruh perangkat daerah, koneksi yang kuat tidak cukup dibangun hanya di atas kertas, tetapi juga melalui semangat kebersamaan dan komitmen untuk saling menopang,”paparnya.

Lebih -lebih kata Bupati ,harus meninggalkan ego sektoral membuka dialog dan mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

“Semoga dengan pelantikan ini, kita semakin dimampukan untuk membangun pemerintahan yang lebih kolaboratif lebih bersih lebih efektif dan benar-benar berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat,”pintanya.

Ra Hamid berharap menjadikan momen tersebut sebagai awal baru untuk meningkatkan kinerja dan membuktikan bahwa demokrasi kita bisa menjadi alat perubahan, bukan sekedar pelengkap administrasi ,”pungkasnya.

 

1744129950993

Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Polisi Temukan Surat Wasiat

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi –  Dusun Joyosari RT 04 RW 01, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan seorang pria berusia lanjut yang meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya pada Jumat (16/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Saadi (67), seorang buruh harian lepas yang tinggal seorang diri.

Kapolsek Glagah, AKP Pudji Wahyono, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, saksi pertama, Sanusi (62), yang merupakan saudara korban, bermaksud mengantarkan makanan ke rumah Saadi. Namun, betapa terkejutnya Sanusi saat mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung dan kaku pada blandar (tiang kayu) di atas tempat tidur. Leher korban terikat kain sarung berwarna hijau dengan corak merah.

Saksi Sanusi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada menantu korban, Abdul Gofur (51), dan para tetangga lainnya. Bhabinkamtibmas Desa Olehsari segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Tak berselang lama, petugas dari Polsek Glagah, Tim Inafis Polresta Banyuwangi, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Papsan tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
“Dari hasil pemeriksaan, kami menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya bekas jeratan kain pada leher korban, keluarnya air liur, air mani, serta kotoran pada tubuh korban. Selain itu, tidak ditemukan luka lain atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas AKP Pudji Wahyono.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan bahwa petugas juga menemukan surat wasiat yang ditulis oleh korban. Namun, isi dari surat wasiat tersebut belum diungkapkan kepada publik.
Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian meliputi kain sarung berwarna hijau bercorak merah yang digunakan untuk gantung diri, sebuah telepon genggam lawas merek Nokia, dan sebuah dompet berisi identitas korban.
“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah. Mereka juga telah membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat,” imbuh AKP Pudji Wahyono.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui hidup seorang diri sejak istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu. Kasus ini masih dalam penanganan pihak Kepolisian Sektor Glagah.(mam)

1744129950993

Optimalkan Proses RPJMD, Pemkab Bondowoso Gelar Musrenbang

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bondowoso menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Dalam Rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Kabupaten Bondowoso 2025–2030.

Hal itu guna mengoptimalkan Proses RPJMD yang nantinya akan ditetapkan oleh DPRD setempat.

PLT Kepala BP4D Bondowoso Anisatul Hamidah mengatakan, pihaknya melangsungkan Musrenbang ini sebagai media komunikasi interaktif, untuk mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah.

Musrenbang ini menjadi forum seluruh pemangku kepentingan, untuk memberikan masukan terkait kebijakan strategis pembangunan daerah, sesuai visi misi Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

“Musrenbang membahas rancangan RPJMD Kabupaten Bondowoso dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan, prioritas pembangunan, arah kebijakan, serta menyepakati, menyelaraskan dan melakukan klarifikasi terkait program dan kegiatan pembangunan daerah,” papar Anis saat Musrenbang RPJMD, di Pendopo Raden Bagus Asra ,Rabu (14/05/2025).

RPJMD adalah dokumen penting yang menjadi dasar arah pembangunan daerah selama lima tahun, sehingga melalui Musrenbang ini ingin memastikan bahwa dalam menyusun rencana pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Kami berharap musrembang tercipta dokumen perencanaan pembangunan yang inklusif, aspiratif, dan berorientasi pada hasil yang nyata untuk kemajuan Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

Peserta Musrenbang RPJMD Kabupaten Bondowoso 2025-2030 meliputi kepala perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD dan BUMN, organisasi agama, masyarakat, mahasiswa, LSM, akademisi, organisasi profesi serta insan media dan Forpimda,TP PKK .

Anis mengatakan pihaknya dalam pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini menuangkan hasilnya kesepakatan, untuk menjadi bahan penyempurnaan Rancangan RPJMD Kabupaten Bondowoso 2025-2030.

“Kami mulai melaksanakan tahapan Musrenbang RPJMD Kabupaten Bondowoso ini dengan beberapa kegiatan mulai dari Musrembangdes dan berakhir maksimal awal Agustus 2025,” ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri 175 orang ini dilaksanakan secara luring dan daring.

Sementara itu Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso telah dilaksanakan pada tanggal 20 Februari tahun 2025 untuk masa bakti dan periodisasi pemerintahan Kabupaten Bondowoso tahun 2025- 2030.

” Sebagaimana amanat peraturan Menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 86 tahun 2017 penetapan peraturan daerah tentang RPJMD setelah dibahas bersama DPRD paling lambat 6 bulan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati,”.tegasnya.

Apabila penyelenggara pemerintah daerah tidak menetapkan peraturan daerah tentang RPJMD maka anggota DPRD dan Bupati akan dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak keuangan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama 3 bulan.

“Merupakan penjabaran dari visi misi dan program kepala daerah untuk jangka waktu 5 tahun dimulai sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati,”

Pria yang akrab disapa Ra Hamid ini optimis bahwa apa yang menjadi visi misi akan dapat diakomodir dalam RPJMD.

“Dengan semangat Bondowoso berkah jargon atau semboyan Kabupaten Bondowoso Berkah artinya Bondowoso berkualitas aklaratif, dan holistik tentu selain makna harfiahnya semangat Bondowoso berkah telah ditetapkan bersamaan dengannya visi pembangunan selama 5 tahun ke depan yaitu tahun 2025 2030 ,” imbuhnya.

Lebih – lebih kata Bupati visi mewujudkan Bondowoso tangguh unggul berdaya saing global dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan dengan meliputi 50 program unggulan guna mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif dengan memanfaatkan potensi perekonomian lokal secara berkelanjutan .

Selain itu kata Bupati Musrembang diharapkan mampu mewujudkan pemerintahan yang responsif dan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Selain itu meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui akses stabilitas pelayanan dengan kemampuan dan keberdayaan di seluruh lapisan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan ,”harapnya.

Orang nomer satu di Bondowoso ini juga akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan jaringan yang dimiliki.

Tak kalah pentingnya kata Bupati membangun ekosistem harmonis melalui pelestarian lingkungan hidup dan kebudayaan inklusif berbasis kearifan lokal dari visi misi tersebut telah ditetapkan dengan tujuan mampu meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat secara merata berbasis potensi lokal .

“Meningkatnya pertumbuhan ekonomi berbasis potensi pertanian, industri pengolahan dan perdagangan juga meningkatnya pemanfaatan potensi pariwisata dan meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya ketahanan pangan ,”pungkasnya.

1744129950993

ASIH Mulai Urus Kelengkapan Pendaftaran Sekda Bondowoso ,Siapa Bakal Nyusul?

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, Mahfud Junaidi, mengatakan bahwa proses tahapan seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Sekretaris Daerah berjalan sesuai rencana.

Hingga memasuki hari ke lima sejak dibuka pendaftaran 3 Mei 2025 diketahui ASIH sudah mulai mengurus kelengkapan persyaratan yang harus dipenuhi dalam seleksi JPT Pratama di Bondowoso.

“Saya optimistis dengan sistem digital akan mampu meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam rekrutmen JPT Pratama,” ungkapnya, usai menghadap Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid , Kamis ,8/05/2025 sore.

Untuk itulah ,pihaknya optimistis sistem platform digital akan mampu meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam rekrutmen jabatan tinggi pratama di Bondowoso.

“Pendaftaran, sudah bentuk shelter Sekda, tim asesor sudah terbentuk dan hari ini sudah berjalan,” tukasnya.

Proses ini kata Mahfud menjadi langkah awal dalam mencari sosok Sekda yang sesuai kriteria dan kompeten melalui sistem seleksi yang terbuka dan terukur.

“Sekarang sudah pakai aplikasi, melalui ASN Karir. Dan ini satu-satunya di Jawa Timur . Kami juga jadi pilot project-nya BKN,” ungkapnya.

Kendati demikian Mahfud mengatakan bahwa para calon peserta tak perlu ragu atau khawatir ,pasalnya BKPSDM Bondowoso siap membantu calon peserta dalam mengentri data.

“Silahkan datang kekantor jika mengalami kesulitan kami siap membantu data entry onlinenya ,”tegasnya.

Dengan kesiapan BKPSDM diharapkan tidak ada kesalahan data entry onlinenya .

“Kalau ada kesalahan tidak bisa serta Merta dirubah karena NIP sudah terdaftar ,maka harus bersurat pada BKN, senyampang belum ada kesalahan kami siap membantu,”paparnya.

Karena ,kata Mahfud ,melalui aplikasi ASN Karir, para pendaftar cukup mengunggah berkas tanpa perlu menyerahkan dokumen fisik secara langsung.

“Sistem ini lebih efisien dan memudahkan proses administrasi. Yang dulu pendaftar membawa berkas, sekarang nggak perlu. Cukup di-upload di situ,”terangnya.

Walaupun sistem pendaftaran sudah aktif, Mahfud menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada berkas yang masuk ke sistem.

Dikatakan memang beberapa calon pelamar dari internal Bondowoso telah mulai mempersiapkan kelengkapan administrasi.

“Kurang lebih ada 4 orang yang mulai mengurus kelengkapan dan izin,” katanya.

Ditanya terkait insial atau akronim ASIH yang sudah mengurus kelengkapan berkas ,pihaknya enggan menyebutkan secara rinci ,namun Mahfud mengaku sudah ada sebagian diantaranya yang melakukan komunikasi dengan stafnya terkait berkas persyaratan.

Jika benar ASIH sudah mulai mengurus dan persyaratan dan mendaftar maka syarat jumlah minimum pendaftar sudah terpenuhi 4 orang .Tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah,mengingat batas pendaftaran sampai 17 Mei 2025.

Lebih-lebih kata Mahfud ia berharap pendaftar akan terus bertambah sampai batas akhir 17 Mei 2025.

Ia ,juga berharap ASN Bondowoso yang memang sudah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi.

Nantinya kata Mahfud jumlah pelamar akan dapat dipantau secara langsung melalui aplikasi.

Hanya pihak pengelola aplikasi (PIC) dan BKN yang memiliki akses untuk melihat data pendaftar.

 

 

1744129950993

PNM Komitmen Terus Layani Pengusaha Ultra Mikro Hingga Pelosok Negeri

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – Telah melayani lebih dari 21 juta ibu-ibu dalam mengembangkan usahanya di sela-sela mengurus rumah tangga, PNM berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PT. PNM, L. Dodot Patria Ary mengatakan, sebagai jasa keuangan non-bank di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PNM akan terus memberikan pendampingan dan pembiayaan, di bawah regulasi POJK 16/POJK.05/2019, agar ibu-ibu bisa menjalankan usaha dengan lebih percaya diri dan terarah.

Kehadiran pendamping di lapangan (Account Officer) dapat menjadi bagian dari tumbuh kembangnya usaha ibu-ibu agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Untuk itu, nasabah PNM Mekaar dapat selalu bertemu dan berkumpul bersama setiap minggu guna mendapatkan pembiayaan, diskusi usaha dan pembayaran angsuran.

“Semua layanan PNM diberikan dengan cara yang sederhana untuk memudahkan usaha ultra mikro Indonesia. PNM berharap ibu-ibu Mekaar bisa terus semangat menjalankan usahanya dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar,” ujar L. Dodot Patria Ary, Senin (5/5/2025).

Di bawah naungan Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian, PNM siap mendampingi setiap langkah ibu-ibu dalam membangun masa depan yang lebih baik. Hingga saat ini PNM tetap melayani hingga pelosok negeri di 6.165 Kecamatan, 451 Kabupaten/Kota, di 36 Provinsi melalui 4.675 jaringan layanan PNM. (Team)

1744129950993
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih