Beranda blog Halaman 24

Kado Harjabo , Bondowoso Akan Jadi Tuan Rumah Festival Dewi Cemara 2025

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akan menjadi tua rumah Festival Dewi Cemara 2025

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Bondowoso Asad Yahya Safi’i’i usai mengikuti rakor kesiapan Festival Dewi Cemara di ruang Command Center Pemkab setempat ,Kamis 7/08/2025.

Ditempatkan di Alun-alun RBA Kironggo sebagai hadiah dari provinsi untuk Hari Jadi Bondowoso(Harjabo) dari tanggal 22 Sampai 24 Agustus 2025.

Wakil Bupati mengatakan bahwa Program Dewi Cemara adalah inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan desa wisata.

“Bondowoso nanti akan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut selama 3 hari ,semua panitia dari provinsi ,setiap kabupaten mengikut sertakan dua desa wisata, ungkapnya.

Dikatakan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan desa wisata yang cerdas, mandiri, dan sejahtera, dengan fokus pada pelestarian budaya dan lingkungan.

Festival Dewi Cemara adalah salah satu kegiatan yang menjadi wadah bagi desa wisata untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas.

“Untuk Bondowoso ada dua diantaranya Teduh Glamping Sumberwringin dan Wisata Organik Lombok Kulon , alasanya memang kedua desa wisata tersebut sudah siap dan lebih semangat, layak,”paparnya.

Selain itu kata Wabup, tujuan utama dari Festival Dewi Cemara adalah untuk menumbuhkan motivasi bagi pengelola desa wisata agar terus berinovasi dan kreatif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

“Jika desa wisata bisa menarik wisatawan, ini akan menggerakkan roda ekonomi desa dan meningkatkan konsumsi masyarakat desa, bukan hanya di kota, sehingga akan menjaga pertumbuhan ekonomi ,” paparnya.

Wakil bupati berharap kegiatan ini bisa memacu desa-desa wisata yang lain untuk lebih bisa dikembangkan.

Untuk diketahui, Jawa Timur memiliki sekitar 1.316 daya tarik wisata, ratusan kegiatan budaya dan pariwisata, serta 601 desa wisata.

 

1744129950993

Sengkarut PDAM ,Tunggu LO Kejaksaan Negeri Bondowoso

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid melalui sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Fathur Rozi menyampaikan bahwa untuk melakukan tindakan terhadap sengkarut di PDAM Bondowoso pihaknya menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri Bondowoso) .

Menurutnya , Ia tetap mengedepankan praduga tak bersalah atau presumption of innocence untuk itu pihaknya bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Bondowoso.

“Kita tunggu LO dari kejaksaan karena kita tetap mengedepankan praduga tak bersalah , sudah kita ajukan seminggu lalu ,namun masih ada beberapa tambahan berkas, insyaallah Minggu depan selesai ,” ungkap sekda saat di konfirmasi di Pemkab setempat,Kamis 07/08/2025.

Kendati demikian Sekda tak menampik terkait konsederasi surat yang menyatakan hasil seleksi.

“Ya memang tidak ada seleksi ,nanti lah kita tunggu LO Kejaksaan saja ,baru bisa menentukan sikap,”tegasnya.

Berikutnya kata Sekda ,Pemilihan penetapan siapa yang menjadi direktur ini harus diawali dari proses-proses yang benar secara regulasi administrasi juga benar diinginkan  ke depan tentu hasil LO dari kejaksaan itu menjadi dasar untuk segera melakukan langkah-langkah

Untuk diketahui sebelumnya terkait permasalahan PDAM sekda sudah melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait, kemudian menyampaikan nota dinas hasil rakor kepada bupati dan bekerjasama dengan Kejaksaan untuk LO.

Kejaksaan adalah lembaga penegak hukum yang bertugas menyelenggarakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang. Kejaksaan juga memiliki peran dalam memberikan pendapat hukum atau Legal Opinion (LO) kepada instansi pemerintah dan masyarakat.

1744129950993

Urai Masalah Kawasan Ijen Forpimda Bondowoso Gelar Rakor

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian adalah masalah kompleks yang membutuhkan solusi holistik dan berkelanjutan.

Kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya sangat penting untuk menjaga kelestarian hutan dan memastikan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mengurai permasalahan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian Hortikultura di kawasan Ijen Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) melakukan rapat tertutup bersama pihak terkait di Ruang Paringgitan Pendopo Bupati Bondowoso, Senin,3/07/2025.

“Pembahasan yang paling pokok sebetulnya terkait bagaimana agar permasalahan yang ada di Ijen itu bisa terurai dan kita cari solusi yang terbaik,”jelas Bupati usai melakukan rapat koordinasi.

Terkait dengan penanaman Hortikultura kata Bupati akan dikaji dari aspek hukumnya kemudian dari aspek bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

“Itu tadi  kita bahas dan nanti mungkin kita akan tindaklanjuti dengan pertemuan yang lebih teknis lagi ,pertemuan terbatas,”tegasnya.

Direncanakan akan juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat Ijen atau pihak-pihak terkait.

“Insyaallah termasuk aspek ekologi jadi konservasi lingkungan dan lain-lain sebagai fungsi dari hutan, itu tadi kita bicarakan bagaimana itu, bisa tetap berjalan fungsinya tetapi di sisi lain kesejahteraan masyarakat menjadi yang paling utama,”ungkap KH Abdul Hamid Wahid.

Terkait masih harus ada 40 persen tanaman tegak bupati menjelaskan bahwa itu hal teknis.

“Teknisnya akan kita bahas dan akan lebih detail, nanti melibatkan pemegang kebijakan dan pelaksanaan teknik .Jadi intinya bagaimana lingkungan tetap jalan kemudian kesejahteraan masyarakat juga tetap kita mencoba mencari rumusan,sikap serta aksi yang lebih pas sesuai dengan kondisi yang ada ,”pungkasnya.

Untuk diketahui ,Alih fungsi kawasan hutan memang diperbolehkan Undang-Undang. Namun, alih fungsi hutan tak boleh dilakukan serampangan.

Pasal 19 ayat (1) UU No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan menyatakan perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan ditetapkan pemerintah didasarkan pada hasil penelitian terpadu.

1744129950993

Ungkapan Syukur DPD PPPK Tenaga Teknis Bondowoso 2024 Berbagi Pada Puluhan Anak Yatim

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso menyerahkan santunan kepada anak yatim dan duafa di Pendopo Raden Bagus Asra, Senin (04/07/2025).

Hal itu merupakan rangkai acara Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim yang diinisiasi oleh DPD PPPK Tenaga Teknis Kabupaten Bondowoso Angkatan Tahun 2024.

Puluhan anak yatim dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Az Zahroh Locare Bondowoso menerima santunan yang simbolis diserahkan oleh Bupati Abdul Hamid Wahid, Sekda Fatur Rozi , Ketua DPRD Ahmad Dhafir.

Dikatakan bahwa tasyakuran ini merupakan puncak dari rasa syukur para honorer tenaga teknis yang telah berhasil lolos seleksi dan resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Perjuangan panjang yang telah dilalui membuahkan hasil, dan mereka memilih merayakannya dengan cara yang bermakna.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga kemenangan bagi Kabupaten Bondowoso. Kami berharap para PPPK yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan profesionalisme untuk melayani masyarakat,” jelas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi inisiatif para PPPK dalam menyelenggarakan santunan anak yatim.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kebahagiaan tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Semoga rezeki yang kalian terima menjadi berkah dan bermanfaat bagi banyak orang,” tambahnya.

Santunan kepada anak yatim tersebut merupakan hasil donasi sukarela yang dikumpulkan oleh para honorer yang telah diangkat menjadi PPPK.

“Inisiatif ini mencerminkan solidaritas serta kepedulian sosial yang tinggi dari para pegawai baru,” ungkapnya.

Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan jajaran pimpinan daerah kepada perwakilan anak-anak yatim yang hadir.

Ketua DPD PPPK Tenaga Teknis menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

1744129950993

Lama Tak Diberangkatkan Ratusan Sopir Blokade Pintu Masuk Pelabuhan Ketapang 

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi  –  Ratusan orang sopir truk tronton memblokade pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jumat sore (1/8/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kemacetan yang terjadi di jalur menuju pelabuhan Ketapang,  mereka meminta bisa segera menyeberang ke Bali karena sudah cukup lama menunggu.

Para sopir tersebut melakukan aksi secara spontan. Mereka mengaku terlalu lama terjebak macet. Bahkan ada yang lebih dari dua hari belum bisa menyeberang. Tidak hanya tertahan di jalan, mereka juga harus menginap di buffer zona yang ada di sekitar Dermaga Bulusan sembari menunggu giliran masuk pelabuhan.

“Saya sudah 24 jam, ini masih belum masuk (kantung parkir) Bulusan, kawan Saya ada yang sudah 3 hari belum nyeberang,”  terang Selamet (46) sopir truk tronton.

Kenapa hanya truk tronton yang harus masuk ke area bufferzone dermaga Bulusan. Untuk jenis truk lain bisa langsung menyeberang. Dia mengaku kondisi ini sangat merugikan sopir. Karena uang saku terbatas dan muatan harus segera sampai ke tujuan.

“Bekal habis di jalan, apalagi truk harus menyala terus,”ungkapnya.

Sementara itu, Suhartono, mengatakan, dirinya sudah tiga hari terjebak macet, hingga saat ini masih menunggu antrean di area parkir dermaga Bulusan.

“Saya sudah hari ketiga di penampungan. Tidak ada pergerakan. Tadi tahu teman-teman sopir mau aksi, saya ikut menyampaikan aspirasi,”jelasnya.

Para Sopir juga mengeluhkan fasilitas di area parkir Dermaga Bulusan yang tidak lengkap. Fasilitas mandi dan buang air tak terawat dan airnya tak ada.”Airnya mati. Kamar mandi tidak ada. Tempat makan susah,” ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra menjelaskan, ada sekitar seratus sopir yang menyuarakan aspirasi. Kita sangat paham kondisi sopir sudah berjam-jam menunggu antrean. Dia menyebut, para sopir intinya minta cepat dimuat dan diberangkatkan ke Bali.

“Apa yang menjadi aspirasi sopir kita jembatani kita komunikasikan dengan GM ASDP, dan KSOP. Alhamdulillah sudah disepakati, nanti ditindaklanjuti,” jelasnya.

Aksi unjuk rasa sopir truk tronton ini berlangsung sekitar dua jam. Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak terkait, mereka membubarkan diri dan kembali ke truknya masing-masing.

GM ASDP Ketapang, Yannes Kurniawan mengatakan, antrean ini salah satu penyebabnya adalah ketidak seimbangan antara volume kendaraan yang datang dengan jumah trip dan kapal yang beroperasi. Ditambah lagi dengan adanya penutupan jalur Gumitir.

“Walaupun 9 kapal kalau satu hari kurang dari 8 trip sama saja,” jelasnya.

Hari ini menurutnya, di dermaga LCM total ada 6 kapal yang beroperasi, 19 kapal di dermaga MB dan dua kapal yang beroperasi di dermaga bulusan yakni KMP Portlink 7 dan Liputan 17.

Mengenai fasilitas kamar mandi dan tidak adanya air di kantung parkir dermaga Bulusan, Yannes berjanji segera memenuhi keinginan para sopir.

“Kami akan coba memenuhi, ASDP bisa memenuhi itu, nanti segera kami penuhi,” pungkasnya. (mam)

1744129950993

Konsisten Gelar Tour de Banyuwangi Ijen, Menpora: Harus Dicontoh Daerah Lain

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, datang ke Banyuwangi untuk menyaksikan Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Kamis (31/7/2025). Menpora mengapresiasi Banyuwangi yang konsisten menggelar event internasional seperti Tour de Ijen hingga masuk tahun ke-10.

“Yang terpenting itu bukan hanya menggelar event, tapi bagaimana bisa konsisten. Seperti Banyuwangi yang konsisten menggelar Tour de Ijen hingga memasuki tahun ke-10. Ini harus dicontoh daerah lain,” kata Dito, saat start Etape Empat, di RTH Maron, Kecamatan Genteng.

Dito mengatakan Tour de Banyuwangi Ijen tidak hanya memajukan sektor olahraga tapi juga  turut mempromosikan pariwisata Banyuwangi.

Dito mengaku senang, karena TdBI semakin digemari para pembalap mancanegara. Tahun ini, diikuti 99 pembalap dari 24 negara yang tergabung dalam 20 tim.

Dito melihat event ini semakin berkembang dari tahun ke tahun. “TdBI tahun lalu saya hadir juga. Tour de Ijen makin dinanti oleh pembalap sepeda internasional. Ini patut diapresiasi,” ucapnya.

Ia juga menilai, kekuatan utama event ini terletak pada dukungan masyarakat yang antusias menyukseskan TdBI.

“Inilah kolaborasi yang sangat baik antara Pemerintah Kabupaten, masyarakat, dan sektor swasta. Ini juga patut dicontoh daerah lain,” tambahnya.

Selain itu, Dito juga melihat Tour de Ijen bukan hanya sekadar kompetisi balap sepeda, tetapi juga media promosi efektif untuk mengenalkan potensi Banyuwangi ke dunia internasional. Salah satunya, Kawah Ijen.

“Dunia makin tahu keajaiban Kawah Ijen. Itu efek dari event Tour de Ijen yang konsisten digelar,” ujar Dito.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas dukungan Menpora selama ini. Pemkab, kata Ipuk, akan terus konsisten menggelar event ini ke depan.

Selain itu, lanjut Ipuk, Tour de Banyuwangi Ijen juga langsung dipromosikan Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Dunia), sehingga menjadi promosi gratis bagi Banyuwangi.

“Semoga dengan event ini Kabupaten Banyuwangi semakin dikenal di dunia,” pungkasnya. (mam)

1744129950993

Mangrove Festival 2025, Perkuat Konsolidasi Nasional Untuk Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Seluruh Indonesia 

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – Mangrove Festival (Mangrofest)  resmi dimulai tahun ini, 30 Juli 2025,  dengan tema, “Rayakan Mangrove Rangkai Harapan” di Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional
berbagai pihak dalam mendorong rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan serta menguatkan
transisi menuju gaya hidup rendah emisi.

Hadir pada kesempatan ini, Wakil Menteri Kehutanan RI, Sulaiman Umar Siddiq, membuka rangkaian kegiatan melalui penanaman mangrove di Jatipapak, TN Alas Purwo. “Mangrove
Indonesia terluas di dunia, lebih dari 3,4 juta hektar 23% total luasan mangrove dunia.

“Sudah menjadi komitmen bersama, agar rehabilitasi mangrove berjalan secara berkelanjutan, dengan pemulihan
ekosistem secara menyeluruh, menguatkan peran masyarakat pesisir serta menguatkan potensi
ekonomi mangrove secara lestari,” ujarnya.

Sulaiman menerangkan, Indonesia menginisiasi proyek rehabilitasi mangrove terbesar di dunia.

Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan World Bank menginisiasi proyek Mangroves for Coastal Resilience atau M4CR yang memiliki target rehabilitasi mangrove sebesar 41.000 hektar
dengan penanaman lebih dari 80 juta batang di 4 provinsi prioritas Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara hingga 2027.

“Proyek ini menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dalam aksi iklim berbasis alam, sekaligus
kontribusi pada restorasi ekosistem global,” jelas Sulaiman.

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH)
Kementerian Kehutanan, Dyah Murtiningsih selaku Ketua Panitia Mangrofest 2025 melaporkan
bahwa, Mangrofest 2025 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik dan pemangku kepentingan terhadap pentingnya ekosistem mangrove.

Kegiatan ini juga menampilkan inovasi, kearifan lokal, dan best practices rehabilitasi mangrove
dari berbagai daerah, serta menumbuhkan komitmen lintas sektor dan lintas generasi untuk
menjaga hutan mangrove sebagai penyangga masa depan pesisir Indonesia.

“Mangrofest 2025 ini resmi dibuka dengan Mangrove Harmony Ride, sebagai bentuk komitmen
nyata terhadap pengurangan emisi karbon dan transisi menuju energi ramah lingkungan,” ucapnya.

Mangrove Harmony Ride, menjadi pembuka rangkaian kegiatan Mangrofest 2025.

Pemilihan motor listrik, menjadi simbol pelestarian alam dengan gaya hidup modern yang berkelanjutan.
Pemilihan motor listrik tidak hanya memperkuat pesan pelestarian mangrove sebagai penyangga
ekosistem pesisir, tetapi juga menyuarakan pentingnya pergeseran gaya hidup dan transportasi
yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Melibatkan komunitas motor listrik Elders Elettrico dalam gerakan konservasi juga adalah bentuk
pelibatan generasi muda dan masyarakat urban dalam semangat #HijrahEnergi dan
#HijaukanIndonesia lewat aksi nyata dan gaya hidup.

Dilanjutkan dengan sightseeing Savana,
pelepasan 1000 tukik dan pameran booth interaktif bersama kelompok masyarakat mangrove di
Pantai Trianggulasi.

Kick-Off Mangrofest 2025 diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan kementerian/lembaga, perwakilan negara sahabat, pemerintah daerah, mitra pembangunan,
komunitas dan penggiat mangrove, Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), LSM, masyarakat lokal, dan para mitra pelestari mangrove.

Rangkaian Mangrofest 2025 akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang, dengan
berbagai acara menarik diantaranya, Media Gathering, Mangrove Art and Music Festival,
Mangrove Awarding Night and Gala Dinner, dan puncak acara Mangrove Fun Run and Family
Walk yang diselenggarakan secara serentak di Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan
Kalimantan Utara. (mam)

1744129950993

Tingkatkan Mutu , Ratusan Pendidik di Bondowoso Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi AI

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Haeriyah Yuliati, menyampaikan bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan pemanfaatan teknologi AI.

Untuk itu pihaknya melakukan penguatan literasi digital dengan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pendidikan bersama Universitas Negeri Malang (UM) .

Adapun bentuk kegiatan mencakup pelatihan, sosialisasi, hingga praktik langsung pemanfaatan teknologi AI dalam proses belajar mengajar diikuti ratusan tenaga pendidik di Korwil Grujugan.

“Program ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam memperkuat literasi digital bagi tenaga pendidik,”jelasnya Kamis 31/07/2025.

Ia menegaskan pentingnya membekali para guru lebih dulu sebelum mengenalkan AI kepada peserta didik.

“Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bondowoso. Jadi bagaimana siswa bisa cerdas, kalau gurunya belum kita bekali? Ini adalah awal yang baik dan akan terus kita dorong,” ungkap Haeriyah.

Dikatakan bahwa ,program ini tidak hanya mengenalkan konsep AI secara teori, tetapi juga melibatkan para guru dan kepala sekolah dalam praktik dasar coding serta penerapan AI dalam konteks pembelajaran di ruang kelas.

“Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan budaya pembelajaran yang lebih relevan dengan tantangan zaman sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut masa depan pendidikan digital,”pungkasnya.

 

1744129950993

Bupati Bondowoso Tegaskan Pentingnya Kesiapan Seluruh Elemen Hadapi Perubahan Global Revolusi Industri 4.0

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi perubahan global yang dibawa revolusi industri 4.0.

Menurutnya, AI dan teknologi digital sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana transformasi digital yang terjadi saat pandemi Covid-19.

Pasalnya kata Bupati seperti saat pandemi Covid-19 dulu, awalnya tidak membayangkan bisa bertemu secara online. Tapi kenyataannya itu terjadi dan harus dijalani.

“Fenomena revolusi industri 4.0 sudah nyata dan harus direspons melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dengan kalangan perguruan tinggi,”tegas Bupati usai membuka Kegiatan Pendampingan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Deep Learning dan Finalisasi Data Penelitian oleh Tim Riset 2025 Universitas Negeri Malang di Korwil Grujugan 31/07/2025.

Pihaknya bertekad terus mendorong kolaborasi, termasuk dengan pihak universitas, agar masyarakat tidak tertinggal.

Untuk diketahui ,program penguatan literasi digital ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pendidikan dengan Universitas Negeri Malang (UM). Bentuk kegiatan mencakup pelatihan, sosialisasi, hingga praktik langsung pemanfaatan teknologi AI dalam proses belajar mengajar.

Kepala Pusat Media, Sumber Belajar, dan Pendidikan Jarak Jauh Universitas Negeri Malang, Assoc. Prof. Dr. Juharyanto, menekankan pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan.

Karena dinilai bahwa guru dan kepala sekolah harus bisa beradaptasi dengan cepat, agar lembaga pendidikan tidak tertinggal dibanding dinamika masyarakat.

“Kecerdasan buatan bukan hal baru. Ini sudah lama hadir dan memberi intervensi besar terhadap perubahan global. Kita tidak ingin sekolah dipandang sebagai lembaga yang statis, kalah dari masyarakat atau muridnya sendiri,” ungkapnya.

Menuritnya ,AI bisa memberi dampak negatif apabila tidak disertai arahan dan pendampingan yang tepat.

“Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi kunci untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara optimal di sektor pendidikan,”pungkasnya.

1744129950993

Efisiensi ,Anggaran Paskibraka 2025 Kabupaten Tinggal 50 persen, Ini Solusi Kabakesbangpol Bondowoso Untuk Siap Tampil di 17 Agustus

IMG-20250408-WA0090

BONDOWOSO – Sebanyak 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Bondowoso mulai menjalani pendidikan dan pelatihan selama 22 hari, dari tanggal 28 Juli hingga pelaksanaan 17 Agustus 2025.

Kendati anggaran untuk Paskibraka tahun 2025 hanya sekitar 50 persen karena efisiensi atau hanya cukup 10 hari bila dibanding tahun sebelumnya tetapi pendidikan dan pelatihan tetap dilaksanakan.

Plt Kepala Bakesbangpol Bondowoso, Taufan Restuanto, tetap berupaya semaksimal agar latihan dapat terlaksana dengan baik hingga pelaksanaan pada 17 Agustus mendatang.

“Hanya cukup untuk satu setel kaos latihan ,solusinya ,kami berupaya mengubungi kolega diantaranya PTPN kebun Belawan dan Bank Jatim,sehingga sudah bisa punya dua seragam latihan ,sedangkan sepatu mengunakan milik masing-masing peserta,” jelasnya saat turun langsung ke lapangan latihan di depan Kantor Pemkab Bondowoso ,Selasa 29/07/2025.

Menurutnya ,latihan dilakukan Pukul 07.00 sampai 13.00 WIB . Sedangkan sore hari melakukan latihan mandiri namun tetap dalam pengawasan Bakesbangpol.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi yang menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera Pusaka untuk terlibat ini bukan hal yang mudah,kita sudah melakukan seleksi hadir ke sekolah sekolah untuk melihat memilih Calon Paskibraka selanjutnya kita kumpulkan untuk mengikuti tes wawasan kebangsaan,kita uji Calon peserta itu bagaimana nilai kebangsaan itu ternyata testnya tidak mudah,sudah saya sampaikan ke beberapa pihak yang sangat menyedihkan bagi kami adalah standart Nasional nilai Wasbang harus 70 ,ketika kita melakukan seleksi tercatat yang mencapai nilai 70 hanya 70 orang sedangkan kebutuhan pasukan tidak segitu tetapi 72 orang ,” paparnya.

Maka dari itu pihaknya berkirim surat ke BPIP dan passing grade akhirnya diturunkan menjadi 65 ketika seleksi dari 120 orang pelatih menilai bagaimana performance jegger penampilannya bisa saja nilainya bagus tetapi performance tidak bagus.

“Untuk Propinsi diadakan tes on-line dari propinsi dan passing gradenya harus 70 mutlak yang dikirim ke Propinsi tidak ada dispensasi, jadi kalau anda merasa performance baik tetapi passing grade nya dibawah 70 maka tidak bisa dikirim ke Tingkat Propinsi ,”ungkapnya.

Dikatakan bahwa peningkatan terhadap pemahaman wawasan kebangsaan terhadap Idiologi Pancasila, bagaimana bertindak berperilaku maka harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Sederhana saja, saya tidak ingin ketika mengikuti acara resmi menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya tidak mengikuti standart prosedur SOP nya dengan sikap yang tidak sempurna,harus tahu SOP nya seperti apa kita harus bersikap sempurna ,”harapnya.

Iapunemgingatkan agar peserta menjaga kesehatan,pagi mau berangkat biasakan, usahakan untuk sarapan selama mengikuti latihan Paskibraka, biasanya kalau cewek susah makannya, hindari makan tidak sehat ,pola makan dijaga dengan makanan yang bergizi telur,susu.

“Tetap disiplin absen tepat waktu , jaga Pola belajar, kalian dapat dispensasi untuk tidak mengikuti kelas selama hampir satu bulan bukan hal yang menyenangkan tetapi tetap jaga pola belajar kalian kontak dengan teman teman sekelasnya, tanyakan tugasnya dan kalian tetap belajar jangan menjadi alasan bahwa nanti semester depan nilai saya jelek karena satu bulan tidak belajar mintalah
Informasi digital ke teman sekolah jangan sampai nilai jeblok karena ikut Paskibraka,”pintanya.

Taufan juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan yang sudah menugaskan Puskesmas Nangkaan siaga di lokasi latihan hingga pelaksanaan.

Anggota Paskibraka kata Taufan harus bersuka cita untuk berperan aktif menjadi bagian bagi Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yg ke 80.

 

1744129950993
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih