Beranda Lensa Nusantara LSM Cakrawala Nusantara Mantapkan Reformasi Pengurus 2025, Perkuat Peran sebagai Mitra Masyarakat

LSM Cakrawala Nusantara Mantapkan Reformasi Pengurus 2025, Perkuat Peran sebagai Mitra Masyarakat

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakrawala Nusantara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Reformasi Pengurus Tahun 2025 di Kantor DPP Bondowoso, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat tata kelola, memperjelas arah gerak, serta meningkatkan efektivitas struktur kepengurusan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Rakor berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan dihadiri oleh pengurus DPP, DPC, serta anggota LSM Cakrawala Nusantara dari beberapa kabupaten. Agenda utama meliputi evaluasi program tahun 2024, penyusunan roadmap 2025, serta penyempurnaan struktur organisasi melalui reformasi kepengurusan.

Ketua LSM Cakrawala Nusantara, Imam Imron, dalam sambutannya menegaskan bahwa reformasi pengurus merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi lembaga sebagai mitra kritis pemerintah serta pengawal aspirasi masyarakat.

“Rakor dan reformasi pengurus tahun ini adalah upaya kami untuk memastikan organisasi tetap adaptif, transparan, dan mampu menjawab tantangan sosial di tahun 2025. Kami ingin memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas lembaga dalam menjalankan pendampingan di lapangan. “LSM Cakrawala Nusantara memiliki legalitas yang jelas. Kemenkumham jelas. Ketika kita melangkah dan melakukan pendampingan di lapangan, kami memiliki payung hukum yang kuat,” tegas Imam Imron.

Menurutnya, LSM Cakrawala Nusantara berkomitmen menjadi lembaga yang semakin profesional, independen, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Kami berharap kegiatan ini menghadirkan energi baru untuk mengawal berbagai isu sosial serta terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat pada tahun 2025,” tambahnya.

Dalam Rakor tersebut, diputuskan beberapa poin penting, di antaranya:

Penataan ulang struktur pengurus untuk memperkuat koordinasi internal.

Penguatan program advokasi dan pemberdayaan berbasis data lapangan.

Penetapan agenda kerja strategis 2025–2026, termasuk peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra.

Perencanaan kegiatan bakti sosial serta penguatan silaturahmi antaranggota melalui program anjangsana.

Rakor ditutup dengan peneguhan komitmen bersama dan sesi foto sebagai tanda kesiapan pengurus baru dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab organisasi ke depan.

1744129950993