Beranda Ekonomi & Teknologi Data Penerima BLT DBHCHT Dinilai Amburadul

Data Penerima BLT DBHCHT Dinilai Amburadul

0
Dark Green and White Elegant Ramadan Kareem Banner Landscape_20250228_205012_0000

BONDOWOSO – Data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dinilai amburadul.

Pasalnya ada beberapa wilayah yang notabene warganya bekerja sebagai buruh tani tembakau malah tidak bisa merasakan manfaat BLT DBHCHT.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bondowoso ,H.Tohari saat dikonfirmasi.

IMG-20250330-WA0013

“Betul apa yang sampean sampaikan bahwa,Kwalitas tembakau terbaik dan penduduk terbanyak kemiskinan tertinggi itu di Suco,kan jadi aneh kalau tidak bisa merasakan manfaat BLT yang memang dikhususkan bagi buruh petani tembakau dan buruh pabrik rokok,yang mendata tidak niat ini,”tegas Tohari.

Dikatakan bahwa data yang amburadul tersebut ,terkesan dinas terkait asal membuat data .

“Masak ada desa di pusat tembakau ada yg kosong tak ada buruh tani aneh kan? Permainan macam apa ini?”ungkap Tohari.

Senada Ketua Komisi III DPRD Bondowoso ,Sutriyono juga mempertanyakan kenapa data buruh tani tembakau kosong tidak mendapatkan manfaat BLT DBHCHT di wilayah kecamatan Cremee.

-1353708524_4.-TAPAL-KUDA-POST.png_temp

“Musim tanam tembakau yang lalu saya menanam 1 hektare Alhamdulillah berhasil ,itu semua berkat bantuan pekerja,tapi saya jadi bertanya-tanya ada apa ini di wilayah Cremee data buruh tani tidak mendapatkan apa yang seharusnya ia peroleh,”paparnya.

Menurut pantauan Sutriyono ada Desa penghasil tembakau di Cremee itu, Bercak, Bercak asri,
Cermee ,Suling wetan ,Suling Kulon,
Ramban Wetan,Ramban Kulon
dan Palalangan sama sekali tidak ada penerima BLT DBHCHT.

Kepala Dinsos P3AKB Anisatul Hamidah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa data yang diperoleh bersal dari beberapa Dinas.

“Untuk data penerima sendiri didapat dari Dinas Pertanian, DPMPTSP dan Naker, hingga Dinas Sosial.Dengan rincian sebanyak 21.686 penerima, yang terdiri dari buruh pabrik tembakau sebanyak 5.969. Kemudian, buruh tani tembakau 10.290 orang, hingga masyarakat kurang mampu sebanyak 5.427 orang,”papar Anis.

Hariri PPL Desa Suco menyampaikan bahwa pihaknya sudah melaksanakan data buruh tani tembakau sesuai yang diminta dinas dan dikoordinir melalui koordinator.

“Saya sudah melaksanakan tugas saya untuk menyerahkan data,”katanya.

Sementara diwilayah Kejawan Kecamatan Grujugan menurut Yani pembagian BLT DBHCHT dinilai tidak adil.

“Tidak adil ya , ada yang kuli bangunan dan pedagang malah dapat BLT DBHCHT, yang buruh tani tembakau tidak dapat hehe  ,”pungkasnya

 

 

Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_102056_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_100204_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_100700_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_095936_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_101325_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_094720_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_093954_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_094941_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_095305_0000
Putih dan Hijau Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post_20250326_095623_0000