Beranda Ekonomi & Teknologi Bondowoso Perkuat Transformasi Digital, Gandeng Pentahelix untuk Tingkatkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia

Bondowoso Perkuat Transformasi Digital, Gandeng Pentahelix untuk Tingkatkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia

1784696982808

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mempercepat upaya transformasi digital sebagai respons terhadap masih rendahnya capaian Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) di daerah tersebut.

Melalui seminar yang melibatkan unsur pentahelix, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi meningkatkan literasi serta pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen, mulai dari organisasi perempuan, Fatayat NU, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), pelaku UMKM, kalangan pemuda, akademisi, hingga sejumlah stakeholder terkait. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus meningkatkan posisi Bondowoso dalam indeks digital nasional.

Kepala Diskominfo Bondowoso, Dwi Wahyudi, menegaskan bahwa transformasi digital tidak dapat dijalankan oleh pemerintah semata. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan kualitas digitalisasi daerah.

“Transformasi digital tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Karena itu, kami mengundang seluruh unsur pentahelix untuk bersama-sama membangun kesadaran dan memperkuat ekosistem digital di Bondowoso,” ujarnya.

Dwi menjelaskan, rendahnya capaian IMDI dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat serta belum meratanya infrastruktur pendukung di beberapa wilayah.

1785517338444

Untuk menjawab tantangan tersebut, Diskominfo telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui pembangunan dan pemerataan infrastruktur digital agar akses internet dan teknologi informasi dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso.
Selain itu, penguatan ekonomi digital juga menjadi fokus utama. Pemerintah daerah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform digital dan e-commerce sebagai sarana pengembangan usaha serta perluasan pasar.

“UMKM harus menjadi bagian dari transformasi digital. Pemanfaatan marketplace dan teknologi digital akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal,” kata Dwi.

Diskominfo juga terus mengembangkan berbagai program pembinaan dan pendampingan masyarakat guna meningkatkan kemampuan digital secara produktif. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan publik berbasis teknologi sekaligus memperkuat daya saing masyarakat di era digital.
Di sisi lain, aspek keamanan siber dan perlindungan data pribadi turut menjadi perhatian dalam proses digitalisasi. Masyarakat dinilai perlu dibekali pemahaman mengenai keamanan digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi digital, Diskominfo menggandeng KIM, komunitas TIK, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komunitas lokal untuk memperluas edukasi digital melalui sosialisasi dan pelatihan, termasuk di lingkungan sekolah.

“Literasi digital menjadi kunci utama. Karena itu, kami terus memperluas edukasi melalui KIM, komunitas TIK, sekolah, organisasi perempuan, pemuda, dan berbagai komunitas agar masyarakat semakin siap menghadapi era digital,” jelasnya.

Melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap transformasi digital dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi digital daerah, serta mendongkrak capaian IMDI Bondowoso pada tahun-tahun mendatang.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521