Beranda blog Halaman 77

Pemkab Bondowoso Akan Tambah Kuota UHC Hingga 100 Persen Dengan Anggaran 9 Miliar

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO -PJ Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro,mengatakan akan menambah kuota Universal  Health Coverage ( UHC ).

UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

Hal itu disampaikan PJ Bupati Bondowoso usai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso menggelar Rapat Paripurna Persetujuan penetapan Raperda tentang pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan , dan Penyampaian nota penjelasan Bupati atas RAPERDA tentang perubahan APBD Tahun 2024 , di Graha Paripurna Gedung DPRD setempat, Jum’at ,9/08/2024 malam.

“Gampangnya begini ,masyarakat Bondowoso ini sudah tercaver BPJS ,yang dapat penghargaan kemaren itu sudah minimal 95 persen sudah tercaver layanan kesehatan,matur nuwun untuk bapak ketua ,tentunya proses ini tidak mudah,” jelasnya.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Bondowoso mengatakan bahwa PJ Bupati sudah mengusulkan di P APBD ini menjadi 100 persen .

“UHC itu adalah yang ber KTP Bondowoso kecuali TNI,Polri,TNITNI, Polri, ASN, BPJS mandiri. ,ini diusulkan lagi oleh bapak Bupati untuk menambah anggaran 9 miliar agar bisa 100 persen,” imbuhnya.

Sementara data dari BPJS diketahui jumlah penduduk sementaea 2 2023 796.911 sedangkan jumlah aktif JKN : 603.914

FB_IMG_1773966750014

Sedangkan jumlah penduduk sementara 2 2023 796.911 dan terdaftar JKN : 798:911

Baca Juga :

Pemkab Bondowoso Terima Penghargaan UHC Award Tahun 2024

Diinformasikan sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menerima penghargaan Universal Health Coverage  ( UHC ) Award Katagori Madya Tahun 2024 dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI yang diselenggarakan pada hari Kamis, 8 Agustus 2024 di Jakarta.

Penghargaan ini diraih oleh Kabupaten Bondowoso karena cakupan mencapai 100,52 persen penduduknya aktif terlindungi sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) dengan jumlah peserta aktif sebesar 75 % .

 

 

images (15)

Ketua DPRD Bondowoso Nilai Komunikasi PJ Bupati Baik ,Hingga Sepakat Penetapan P APBD Akan Lebih Awal Dibanding Tahun Sebelumnya

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Ketua DPRD Bondowoso H.Ahmad Dhagir menilai komunikasi Penjabat (PJ) Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro sangat baik sehingga RAPERDA tentang perubahan APBD Tahun 2024 ,akan ditetapkan lebih awal dari sebelumnya.

“Komunikasi Pak PJ sangat baik, jadi kita bersepakat akan ditetapkan nanti tanggal 21 Agustus mengawali dari seperti biasanya bulan September,” jelasnya,usai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso menggelar Rapat Paripurna Persetujuan penetapan Raperda tentang pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan , dan Penyampaian nota penjelasan Bupati atas RAPERDA tentang perubahan APBD Tahun 2024 , di Graha Paripurna Gedung DPRD setempat, Jum’at ,9/08/2024 malam.

Dikatakan kendati kegiatan di APBD Awal masih dilaksanakan dan sebagian belom selesai, menurut Dhafir tidak masalah.

“Tidak masalah tetap jalan yang APBD awal ,ini kan nanti Silpa yang di P APBD dan masih akan di bahas,”tegasnya.

FB_IMG_1773966750014

Ditempat yang sama Penjabat (PJ) Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro menyampaikan bahwa pihaknya masih akan terus mencermati terkait P APBD tersebut.

“Komunikasi itu kan bisa cepet, yang penting kita sepaham ,dan poinnya untuk kepentingan masyarakat,yang penting sesuai regulasi,”imbuhnya.

Menurutnya proses tersebut sudah berjalan karena pihaknya menjabat draf P APBD sudah ada .

“Sambil jalan lah ya,kan nanti kita cermati, sambil berproses ,”pungkasnya.

images (15)

Pemkab Bondowoso Terima Penghargaan UHC Award Tahun 2024

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menerima penghargaan Universal Health Coverage ( UHC ) Award Katagori Madya Tahun 2024 dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI yang diselenggarakan pada hari Kamis, 8 Agustus 2024 di Jakarta.

Penghargaan ini diraih oleh Kabupaten Bondowoso karena cakupan mencapai  100,52  persen penduduknya aktif  terlindungi sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) dengan jumlah peserta aktif sebesar 75 % .

Hal itu disampaikan PJ Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro,  ,melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Anisatul Hamida.

“Alhamdulillah Bondowoso meraih penghargaan UHC tingkat Madya dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan  Manusia dan Kebudayaan RI,”jelasnya

Berdasarkan data kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga 1 Agustus 2024 jumlah penduduk yang telah memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN di Bondowoso 75 % peserta aktif.

“Capaian yang tinggi ini merupakan wujud nyata komitmen dari Jajaran Pemkab Bondowoso untuk hadir memberikan proteksi kesehatan bagi para penduduk,”ungkapnya .

FB_IMG_1773966750014

Dikatakan ,Masyarakat Bondowoso patut bersyukur atas perhatian dan komitmen pemerintah terhadap kepastian perlindungan kesehatan masyarakatnya.

“Dengan adanya komitmen yang kuat dari Pemkab Bondowoso tersebut, kami yakin perlindungan Program JKN akan semakin luas dirasakan oleh masyarakat ,”tegasnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai PLT Asisten satu  ini juga menyebut, dengan terdaftarnya warga menjadi peserta JKN, mereka bisa kian mudah mengakses layanan kesehatan yang diperlukan tanpa terkendala faktor biaya lagi.

“Berkat UHC, masyarakat saat ini tidak perlu khawatir lagi akan biaya yang besar saat jatuh sakit,”katanya.

Kendati demikian , Anis menegaskan bahwa program tersebut khusus untuk masyarakat tidak mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan.

“Dapat langsung didaftarkan oleh pemerintah daerah sesuai KTP dan kepesertaannya langsung aktif untuk digunakan mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

images (15)

Dua Rumah Di Grebeg 4 Orang Pengedar Narkotika Jenis Sabu Di Ringkus Polisi 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi  –  Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi kembali mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah itu.

Kali ini, petugas menggerebek dua rumah
yang diduga kuat sebagai sarang transaksi sabu siap saji di Dusun Sampangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka dan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga disiapkan para pelaku untuk melawan petugas.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial S (64), EH (27), dan ER (36). Mereka bertindak sebagai pengedar sekaligus penyedia tempat mengonsumsi sabu siap saji.

“Penggerebekan dilakukan tadi siang, Tim BNNP Jatim berkolaborasi dengan BNNK Banyuwangi,” kata Kepala Pelaksana Program P4GN BNNK Banyuwangi, Kombes Pol Faisol Wahyudi, Rabu malam (7/8/2024).

Faisol menjelaskan, ketiga tersangka melayani penjualan sabu siap saji. Mereka juga menyediakan bilik serta alat bagi para pengguna untuk mengonsumsi sabu secara langsung di rumah tersebut.

FB_IMG_1773966750014

Di tempat tersebut, sabu telah terbungkus klip dan pipet yang dijual secara eceran dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per paket. “Total barang bukti sabu yang berhasil disita sebanyak 5,12 gram,” ungkap Faisol.

Selain sabu, barang bukti lainnya yakni, timbangan digital, buku rekening, sejumlah ponsel, alat hisap sabu, serta beberapa senjata tajam mulai pisau hingga celurit.

Beruntung, dalam pengungkapan kali ini para pelaku tak sampai melakukan perlawanan, karena penangkapan dilakukan secara senyap dan terukur sehingga tak sampai diketahui pelaku.

Faisol menambahkan, bisnis haram ini telah beroperasi selama kurang lebih tujuh bulan terakhir. Para pelaku sangat lihai dalam menjalankan aksinya sehingga sulit terdeteksi. “Hampir setiap hari ada transaksi di rumah tersebut,” sambungnya.

Selain mengamankan tiga tersangka di wilayah Kecamatan Muncar, petugas BNNK juga menangkap satu orang pengedar sabu dari jaring lainnya berinisial AWS (48) di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

AWS yang diduga kuat sebagai pengedar antar pulau yang telah mengedarkan sekitar 5 kilogram sabu di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya dalam kurun waktu enam bulan terakhir. “Untuk barang bukti yang berhasil disita dari AWS yakni sisa sabu seberat 3 gram,” Pungkasnya. (mam)

images (15)

Pengukuhan Masa Khidmat MUI Banyuwangi 2024-2029 , Bupati Ipuk Berharap Bisa Terus Kawal Kerukunan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi Masa Khidmat 2024-2029 dikukuhkan, Bupati banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap MUI bisa terus mengawal kerukunan di kabupaten berjuluk Sun Rise of Java ini.

FB_IMG_1773966750014

“Banyuwangi terdiri dari berbagai budaya dan agama, kami berharap MUI memperluas perannya. Bukan hanya berdakwah, namun juga menjaga keberagaman dan merangkul semua pihak,” kata Bupati Ipuk di acara yang dihelat di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Rabu (7/8/2024).
Peran strategis MUI tersebut, lanjut Ipuk, juga perlu lebih adaptif dengan kemajuan zaman dan kebutuhan generasi muda dewasa ini. Menyambut bonus demografi yang akan didominasi anak muda, harus mendapatkan bimbingan agama yang memadai.
“Kami mengajak MUI untuk menjadi mitra kami dalam menyiarkan nilai-nilai keislaman kepada anak muda. Banyak tantangan terkait pembentukan karakter generasi z ini,” tuturnya.
Harapan Bupati Banyuwangi itu, ditegaskan kembali oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur KH. Hasan Mutawakil Alallah. Pengasuh PP. Zainul Hasan Genggong, Probolinggo itu, menegaskan peranan organisasi keulamaan yang berdiri sejak dekade 70-an itu.
“MUI merupakan khadimul ummah shadiqul hukumah atau pelayan umat dan mitra pemerintah. Masyarakat Banyuwangi tentu akan menanti peran MUI ke depan,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum MUI Kabupatej Banyuwangi KH. Muhaimin Asmuni menegaskan bahwa pihaknya tidak akan sungkan membuka kemitraan yang luas. Khususnya dengan Pemkab Banyuwangi.
“Kami berorientasi pada penguatan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan dua hal ini, kami siap bersinergi dengan pihak-pihak yang memiliki visi mis yang sama. Seperti halnya pemerintah,” tegasnya.
Acara pengukuhan dan rapat kerja tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan ulama. Selain jajaran MUI Jatim dan Banyuwangi, juga hadir KH. Fakhruddin Mannan, KH. Ahmad Ghazali, KH. Muhammad Noer Khottib, KH. Ali Hasan Kafrawi dan sejumlah kiai lainnya.(mam)

images (15)

Rumah Kontrakan dan Satu Motor Di Lalap Si jago Merah Saat Orangnya Pergi 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, si jago merah melalap sebuah rumah di Jalan Citarum, Kelurahan Panderejo, Rabu (7/8/2024).

Kebakaran diduga dipicu konsleting listrik, kobaran api menghanguskan bangunan, termasuk perabotan rumah, serta satu unit motor juga ludes terbakar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan mengatakan, insiden kebakaran dilaporkan terjadi sekira pukul 09.30 WIB.

“Rumah yang terbakar itu milik Bu Sumartiningsih (70) yang dikontrak atau disewa oleh Yanto, warga Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo,” ungkap Yoppy.

Saat kejadian, lanjut Yoppy, posisi rumah dalam keadaan kosong, karena penghuninya sedang bekerja.

FB_IMG_1773966750014

Kebakaran diketahui pertama kali oleh warga sekitar. Saat itu, terlihat api serta kepulan asap yang sudah membumbung tinggi. Mengetahui hal tersebut, warga segera menghubungi Yanto dan call center Damkarmat Banyuwangi.

“Usai menerima laporan, kita langsung kerahkan dua unit mobil Damkar dan satu unit armada suplai ke lokasi kebakaran,” kata Yoppy.

Di lokasi, petugas pemadam berjibaku menjinakkan api agar tak menjalar ke lainnya. Sebab, rumah yang terbakar itu berada di permukiman padat penduduk. “Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik,” ucapnya.

Yoppy memastikan, api saat ini sudah berhasil dipadamkan. Kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka, hanya menyebabkan kerugian materil.

“Korban jiwa nihil. Kebakaran menghanguskan bangunan. Tapi  perabotan rumah tangga dan satu unit sepeda motor Vario ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta,” pungkasnya. (mam)

images (15)

Pemkab Bondowoso Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP RI

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bondowoso menerima duplikat Bendera Pusaka dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang akan dikibarkan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Bumi Kironggo pada 17 Agustus 2024 mendatang

Penyerahan dilakukan oleh Kepala BPIP RI, Yudian Wahyudi kepada PJ Bupati Bondowoso  yang diwakili oleh PLH Sekda Haeriyah Yuliati dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bondowoso Aris Agung Sungkowo di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara Selasa ( 6/8/2024).

PLH Sekda mengatakan Penyerahan dan penerimaan duplikat Bendera Pusaka ini merupakan implementasi dari amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

“Peraturan tersebut menyatakan bahwa BPIP RI bertugas membuat dan mendistribusikan duplikat Bendera Pusaka kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, serta lembaga lainnya,” kata Haeriyah.

Ia juga menyampaikan bahwa duplikat Bendera Pusaka ini akan dikibarkan pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Alun-Alun RBA Kironggo .

FB_IMG_1773966750014

“Duplikat Bendera Pusaka digunakan selama 10 tahun. Jika rusak sebelum 10 tahun, maka pemerintah daerah akan mengajukan permohonan tertulis kepada BPIP,” ungkapnya.

Ia mengatakan sejak tahun 1969, atau dalam kurun waktu 55 tahun duplikat Bendera Pusaka baru kembali didistribusikan pada tahun 2024.

“Sangat penting bagi kita unutk menjaga simbol negara ini. Penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini bukan hanya sebagai upaya menjaga simbol negara, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia,” jelasnya .

Ia mengatakan dengan dikibarkannya duplikat Bendera Pusaka pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79, diharapkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air semakin berkobar di kalangan masyarakat Bondowoso.

images (15)

Kecamatan Curahdami Raih 2 Penghargaan Pada Puncak Peringatan Harganas Kabupaten Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Kecamatan Curahdami meraih 2 penghargaan sekaligus pada Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2024.

Penghargaan tersebut sebagai juara ke satu Kecamatan dengan Penyelenggaaan Kampung
Keluarga Berkualitas Terbaik tahun
2024 (berdasarkan aplikasi website Kampung KB BKKBN RI)

Kemudian sebagai kecamatan penurunam Stunting terbanyak tahun 2023-2024 data EPPGBM tahun 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan pada saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja TPPS Semester I dan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31di Ruang Kopi Robusta I Pemkab setempat, Rabu, 7/08/2024.

Camat Curahdami Saudia Yordan Taufik Islam menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berupaya maksimal sehingga Kecamatan Curahdami memperoleh 2 penghargaan.

FB_IMG_1773966750014

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerjasama yang baik antara Muspika dan masyarakat ,juga semua pihak yang sudah berkontribusi hingga bisa memperoleh penghargaan. tersebut ,”pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Camat Curahdami yang punya selogan Yak Kadek (ini dikedepankan-red) selalu mengedepankan apa yang menjadi kebutuhan masyarakatnya meski tidak mengunakan dana APBD.

 

 

images (15)

Kecamatan Tegalampel Raih Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Kecamatan Tegalampel berhasil meraih gelar juara umum, pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bondowoso .

Kepala KUA Tegalampel yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kecamatan Tegalampel, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh kafilah dari Kecamatan Tegalampel. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat. Semoga prestasi ini dapat terus memotivasi kita untuk lebih mencintai dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Penjabat (PJ) Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro, yang menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Kabupaten Bondowoso, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua peserta dan panitia yang telah menyukseskan acara MTQ XXXI ini.

Ia menekankan pentingnya MTQ sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Quran.

FB_IMG_1773966750014

“Acara ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mendalami ajaran Islam dan mengamalkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,”ungkapnya.

Acara yang diawali dengan pemberian santunan bagi anak yatim yang berlangsung di pendopo Raden Bagus Asra tersebut di hadiri Pj. Bupati Bondowoso, Forkopimda, Ka.Kemenag, Ka.KUA, Camat, Pimpinan Bank Jatim, Ketua/Pengurus MTQ Bondowoso, Tokoh Agama, dan Peserta MTQ Ke-31.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MTQ H Muhammad Nur Fauzan Melaporkan bahwa MTQ ke 31 Tingkat Kabupaten Bondowoso Tahun 2024 dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Juli Tahun 2024, yang melibatkan peserta Khafilah Kecamatan se-Kabupaten Bondowoso, dan kepada peserta terbaik diberikan Piagam, Tropi, dan Uang pembinaan total jumlah Rp. 46.250.000, dan peserta defile terbaik.

Selanjutnya acara di akhiri dengan penyerahan simbolis juara 1 untuk masing – masing 36 kategori lomba MTQ ke-31 Tahun 2024 dan tampil sebagai juara umum adalah Kecamatan Tegal Ampel.

images (15)

Keren ,Bondowoso Miliki Sekolah Kependudukan Siaga Terbanyak se Indonesia

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Kabupaten Bondowoso Jawa Timur memiliki sekolah kependudukan siaga terbanyak tingkat nasional atau se Indonesia.Hal itu dibenarkan oleh Anisatul Hamidah Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) usai acara  Rapat Koordinasi  Evaluasi Kinerja TPPS Semester I dan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31di Ruang Kopi Robusta I Pemkab setempat, Rabu, 7/08/2024.

“Ya tingkat nasional ada  289 sekolah kependudukan siaga ,jadi kita bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,juga  dengan kementerian Agama kemudian Cabang Dinas pendidikan Jawa Timur perwakilan Bondowoso,” jelasnya.

Menurut Anis pihaknya  berupaya meng gerakan semua sekolah untuk mengikuti  madrasah siaga kependudukan materi pelajaran itu dengan program baga kencana .

“Materi-materi pembelajaran itu diupayakan bagaimana mereka itu bisa memahami Stunting yang sebenarnya misalnya pelajaran bahasa Inggris itu mereka membuat teks bahasa Indonesia yang judulnya diterjemahkan dalam bahasa Inggris kemudian matematika dan mata pelajaran lainya,”paparnya.

FB_IMG_1773966750014

Dikatakan bahwa sekolah kependudukan siaga itu terintegrasi dan sudah dilakukan disekolah-sekolah dan madrasah.

Dijelaskan ada sampai saat ini ada 289 sekolah dan madrasah kegiatan-kegiatan dengan pendekatan dari mindset jangan menikah di usia muda ,pola hidup bersih pola hidup sehat , ibu-ibunya harus bahagia, keluarga harus bahagia keluarga harmonis.

” Termasuk sanitasinya itu juga bagian dari intervensitif ,Alhamdulillah ya  kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi semua bergerak kita kolaborasi  semuanya sudah melakukan itu di masing-masing tinggal bagaimana memaksimalkan aja ,”ungkapnya.

Kendati demikian Anis menegaskan bahwa materi-materi tersebut sudah dimasukkan dalam kurikulum tematik,bukan menambah kurikulum.

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih