Beranda blog Halaman 71

Kurun Waktu 12 Tahun ,Kecamatan Curahdami Bondowoso Jadi yang Pertama Masuk 7 Besar Inovasi SKK Tingkat Provinsi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Dalam kurun waktu selama 12 tahun ,baru kali ini Kecamatan Curahdami Bondowoso jadi yang pertama kalinya dari Bondowoso,  masuk ke  7 Besar Inovasi Tim penilai Sinergitas Kerja Kecamatan (SKK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Wahyudi Ismail Saputra Analis Kebijakan Ahli Muda , Ketua Tim penilai Sinergitas Kerja Kecamatan (SKK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 bersama 6 orang lainya saat melakukan tinjau lapang di wilayah Kecamatan Curahdami ,Selasa, 3/09/1024.

Sebelum menuju lokasi tim diterima oleh
Penjabat Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro,bersama jajaran di paringgitan  pendopo Bagus Asra  setempat.

“Selama 12 tahun baru Pak Camat dan Pak Kabag Pemerintahan yang sekarang ini bisa masuk 7 besar ,ini jadi yang pertama ,patut disyukuri,”ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sangat berterimakasih kepada PJ Bupati Bondowoso dan jajaran yang sudah menerima dengan baik kehadiran tim.

“Banyak pelajaran yang bisa kita peroleh, semoga inovasi SEKOCI merupakan akronim dari Sekolah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Curahdami,bisa benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,”harapnya.

Sampai di Kecamatan Curahdami Tim disambut dengan tampilan singowulung dan produk UMKM.

FB_IMG_1773966750014

“Seperti pesan dari tim bahwa dilarang melakukan sambutan seremonial,namun kami menyajikan Singowulung inilah bentuk seni budaya Bondowoso dan nantinya tim bisa bertanya langsung kepada pihak-pihak yang terlibat dalam inovasi ini,” ungkap Camat Curahdami Saudia Yordan Taufik Islami.

Yordan menyampaikan kepada Tim penilai Sinergitas Kerja Kecamatan (SKK) Provinsi Jatim Tahun 2024 beberapa kegiatan yang rutin dilakukan diwilayahnya.

“Nanti tim bisa meninjau dua lokasi di ruangan yang sudah disiapkan di kantor kecamatan ini dan di Desa Penting,mohon maaf bila banyak kekurangan,”pungkasnya.

Untuk diketahui SEKOCI atau Sekolah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Curahdami, sebuah inovasi dalam rangka mewujudkan tertib administrasi Pemerintah Desa dan Kelurahan.

Inovasi SEKOCI dilakukan Kelas Sekolah Desa/Kelurahan tingkat Kecamatan secara online dan offline yang dilaksanakan rutin setiap bulan.

Dengan berbagai tema dan Nara Sumber dari berbagai Stakeholder, Organisasi Perangkat Daerah terkait, lembaga pendidikan, dan Aparat Penegak Hukum. Memfasilitasi studi tiru Pemerintahan Desa dan BUMDes se-Kecamatan dan Melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan Desa/Kelurahan secara berkala.

Diharapkan inovasi ini bisa meningkatkan Pengetahuan dan ketrampilan Perangkat Desa/Kelurahan meningkat, Koordinasi dan Kerjasama  antara Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan dapat maksimal, Pelayanan Publik Optimal, dan Administrasi Desa/Kelurahan tertib.

images (15)

PJ Bupati Ingatkan ASN Netral di Pilkada dan Harus Terbiasa dengan Data

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Penjabat Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, mengaskan bahwa ASN wajib netral pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur , bupati dan wakil bupati.

“ASN wajib Netral dalam pilkada ,kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa ASN adalah garda terdepan suksesnya pemilu damai,”tegasnya.

Selain itu Hadi menegaskan bahwa  mulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai unsur administrator pengawasn sampai pelaksanaan harus terbiasa dengan data supaya punya  acuan kinerja yang ingin diwujudkan .

Hal itu disampaikan saat memimpin Apel  bersama seluruh ASN di Alun-alun RBA Kironggo ,Selasa,3/09/2024.

“Jika sudah terbiasa dengan data tidak akan merasa bingung maka dari itu biasakan dengan data,”tegasnya.

PJ Bupati juga menyampaikan realisasi anggaran berdasarkan data.Doketahui  anggaran OPD  yang saat ini paling tinggi adalah Badan kesatuan Bangsa dan Politik 91,38% .

FB_IMG_1773966750014

“Realisasi anggaran terbanyak kedua Kecamatan Kelabang dengan  72, 11%  saya sekarang terbiasa dengan data, jadi kalau punya data bisa menjadi acuan .Yang ketiga Kecamatan Pakem 71,48%, yang keempat Kecamatan Sukosari 68,46%, yang kelima sekretariat daerah ya 68,01%,”paparnya.

“Untuk capaian terendah Dinas sosial ,22,51 persen, kemudian dinas Perumahan Kawasan Permukiman cipta Karya dan tata ruang 24,31% .Selain itu Dinas  Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi 27,8% ini termasuk OPD  yang basah karena sumber daya air,”kelakarnya.

Selanjutnya terendah adalah Diskoperindag, 28,71% dan 5 besar terbawa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 34,23% .

“Rapportnya setiap minggu saya cek Jadi tidak ada alasan masing-masing kemudian tidak melakukan kegiatan program yang sudah digariskan, silahkan di internal OPD harus kompak harus saling bekerja sama di bawah koordinasi di bawah komando kepala OPD  masing-masing  agar realisasi ,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3AKB saat dikonfirmasi rendahnya serapan anggaran menyampaikan  Serapan 22,51 %, karena ada beberapa program yang belum cair.

“Sudah kami laporkan kepada Bapak Bupati dan Ibu Sekda dikarenakan BLT DBH CHT  belum cair dikarenakan perbup masih dalam proses fasilitasi ke biro hukum pemprov Jatim dan Kemendagri. Kalau sudah cair insya Allah serapan bisa lebih maksimal sesuai target,”pungkasnya.

images (15)

Dampak Kemarau Penyaluaran Air Bersih Rutin Dilakukan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Lumajang – Dampak kemarau upaya penyaluran air bersih di Dusun Ngesong Desa Barat Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/9/2024) terus dilakukan.

Sertu Suwardi dari Koramil 0821-20/Padang mengungkapkan bahwa penyaluran air bersih telah dilakukan di satu titik dari total 11 titik yang direncanakan di kecamatan tersebut. Dalam kegiatan tersebut, air bersih berhasil didistribusikan kepada 50 Kepala Keluarga (KK).

“Penyaluran air bersih telah dilakukan di satu titik di Dusun Ngesong, dari total 11 titik yang direncanakan di Kecamatan Padang. Kami berhasil mendistribusikan air bersih kepada 50 Kepala Keluarga. Ini diharapkan dapat meringankan kesulitan warga dalam menghadapi kekurangan air,” paparnya.

Dikatakan bahwa , kegiatan tersebut merupakan bagian dari program 118 hari yang dicanangkan oleh Pj. Bupati Lumajang sebagai respons terhadap krisis air bersih di wilayah tersebut. Penyaluran tersebut melibatkan kerja sama antara Babinsa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak swasta, serta didukung oleh Tiga Pilar Desa setempat.

Menurutnya , program tersebut akan terus berlanjut untuk memastikan semua titik yang direncanakan mendapatkan air bersih yang diperlukan.

FB_IMG_1773966750014

“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan penyaluran air bersih sesuai jadwal dan kebutuhan di lapangan. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan masalah kekurangan air dapat teratasi dengan efektif,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan warga Kecamatan Padang dapat lebih mudah mengakses air bersih dan mengurangi dampak dari kekurangan air selama musim kemarau.

 

 

images (15)

PJ Wali Kota Probolinggo Beri Arahan Netralitas Pada Pilkada 2024

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

PROBOLINGGO  – Guna menjaga Netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam Pilkada 2024,PJ Walikota Probolinggo Nurkholis mengumpulkan  kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah dikumpulkan.

Mereka diberi pembekalan soal batasan dan larangan bagi ASN dalam Pilkada 2024. Pembekalan disampaikan oleh Bawaslu Kota Probolinggo.

Menurutnya ,mengumpulkan ASN dan mengundang Bawaslu guna mendapatkan gambaran secara jelas tentang larangan dan batasan yang tidak boleh dilakukan ASN dalam Pilkada 2024.

“Karena kadang-kadang kita tidak tahu, kalau nge-like di media sosial tidak boleh. Supaya tidak sampai terjadi pelanggaran ASN akibat ketidaktahuan, kami hadirkan Bawaslu. Nanti akan kami edarkan rincian larangan itu ke seluruh ASN,” katanya, Minggu (2/9/2024)

FB_IMG_1773966750014

Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, Humas Bawaslu Kota Probolinggo Putut Gunawarman mengatakan, langkah antisipasi dalam menjaga netralitas aparatur pemerintah dalam pemilihan hendaknya menjadi prioritas seluruh stakeholder.

“Persoalan kemandirian dalam Pemilu 2024, pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, serta potensi mobilisasi keterlibatan ASN, TNI, dan Polri dalam pemilihan menjadi catatan penting,” jelasnya.

Menurutnya, ASN harus netral karena jelas diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang ASN. Di dalamnya disebutkan penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan asas netralitas.

“Netralitas ASN itu untuk menghindari konflik dan perpecahan. Jangan sampai ketidaknetralan menjadi menyebabkan konflik perpecahan di internal ASN, pemerintah daerah maupun di masyarakat. Termasuk menghindari pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan kelompok atau peserta pemilu,” pungkasnya.

images (15)

PJ Bupati Bondowoso : Konsep Pentahelix Jadi Kekuatan Solid Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pj Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro dalam menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh camat dan jajarannya.

Hal itu disampaikan Hadi saat Penganugerahan Penghargaan atas Penilaian Kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Bondowoso Tahun 2024 di Pendopo Raden Bagus Asra ,Senin ,2/09/2024.

Konsep Pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, badan usaha, tentunya diharapkan bisa menjadikan semangat untuk tetap solid.

Lebih -lebih Jadi menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Camat adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat kecamatan. Mereka harus mampu menjadi pemimpin yang inspiratif dan inovatif,” tegasnya.

Hadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Bondowoso yang lebih baik.

FB_IMG_1773966750014

“Konsep Pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, badan usaha, dan pers diharapkan dapat menjadi kekuatan yang solid dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,”tegasnya.

Yang perlu diingat kata Hadi ,kesuksesan yang diraih pasti karena ada orang-orang hebat dibelakangnya.

“Kalau hari ini yang mendapatkan apresiasi Kecamatan Curahdani ,tapi saya yakin dibalik ada orang-orang hebat yang mensupport ada Pak Danramil ada Pak Kapolseknya ada Puskesmas ada Kepala desanya ,” paparnya.

Menurutnya tidak bisa dilakukan sendiri namun harus bekerjasama dengan hati, melaksanakan tugasnya, menyelesaikan masalah dan penghargaan itu adalah bonus.

 

images (15)

Inovasi SEKOCI Kecamatan Curahdami Raih Anugerah Pertama Penilaian Kegiatan SKK Tahun 2024.

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Kecamatan Curahdami Terima Anugerah Pertama Penilaian Kegiatan SKK Tahun 2024.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Camat Curahdami Saudia Yordan Taufik Islami pada acara Penganugerahan Penghargaan atas Penilaian Kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Bondowoso Tahun 2024 di Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso.

Camat Curahdami Saudia Yordan Taufik Islami menyampaikan bahwa pihaknya memperoleh penghargaan atas inovasi
SEKOCI.

” SEKOCI merupakan akronim dari Sekolah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Curahdami, sebuah inovasi dalam rangka mewujudkan tertib administrasi Pemerintah Desa dan Kelurahan,”ungkapnya usai menerima penghargaan,Senin 2/9/2024.

Menurutnya dengan Inovasi SEKOCI dilakukan Kelas Sekolah Desa/Kelurahan tingkat Kecamatan secara online dan offline yang dilaksanakan rutin setiap bulan.

FB_IMG_1773966750014

“Dengan berbagai tema dengan Nara Sumber dari berbagai Stakeholder, Organisasi Perangkat Daerah terkait, lembaga pendidikan, dan Aparat Penegak Hukum. Memfasilitasi studi tiru Pemerintahan Desa dan BUMDes se-Kecamatan dan Melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan Desa/Kelurahan secara berkala,”paparnya.

Dengan mengikuti rangkaian kegiatan SEKOCI kata Yordan , diharapkan Pengetahuan dan ketrampilan Perangkat Desa/Kelurahan meningkat, Koordinasi dan Kerjasama antara Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan dapat maksimal, Pelayanan Publik Optimal, dan Administrasi Desa/Kelurahan tertib.

“Saya berharap inovasi ini selain dilaksanakan di Kecamatan Curahdami bisa diikuti Kecamatan-kecamatan lainya,”pungkasnya.

Dalam acara tersebut ada 5 besar Kecamatan yang menerima penghargaan diantaranya ,Kecamatan Curahdami,Sukosari, Maesan,Tegalampel dan kecamatan Bondowoso.

images (15)

Pemkab Bondowoso Beri Penghargaan atas Penilaian Kegiatan SKK Tahun 2024

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso, – Abdul Manan,Kepala Bagian Tata  Pemerintahan dan Kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bondowoso) menyampaikan bahwa anugerah Sinergitas Kecamatan untuk mengukur kinerja perangkat kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan kecamatan.

Hal itu disampaikan saat Penganugerahan Penghargaan atas Penilaian Kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) Kabupaten Bondowoso Tahun 2024 di Pendopo Raden Bagus Asra ,Senin 2/09/2024.

“Melalui kreativitas dan inovasi dalam mengkoordinasikan, mengkolaborasikan dan menyeleksi program-program pembangunan di wilayah kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik melalui Aplikasi Sistem Informasi Kecamatan (SINCAN),”paparnya saat menyampaikan laporan kepada PJ Bupati Bondowoso.

Menurutnya dasar hukum yang pertama dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah khususnya pasal 225 di mana Camat mempunyai tugas yaitu menyelenggarakan urusan pemerintahan umum kemudian mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.

“Selain itu mengkoordinasikan penerapan dan penegakan Perda dan Perda mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum, mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah di kecamatan kemudian membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan desa dan atau kelurahan kemudian melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kabupaten, yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja perangkat daerah kabupaten yang ada di kecamatan dan yang terakhir adalah melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,”ungkapnya.

Kemudian kata Manan dasar hukum yang kedua peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2018 tentang Kecamatan khususnya pasal 33 di mana yang satu disampaikan bahwa setiap tahun Pemerintah Daerah Kabupaten melakukan evaluasi terhadap kinerja kecamatan dan kelurahan.

“Yang pertama adalah penyelenggaraan sebagian wewenang Bupati yang dilimpahkan untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah dalam rangka otonomi daerah.
Selain itu penyelenggaraan urusan pemerintahan umum penyelenggaraan pelayanan terpadu dan penyelenggaraan tugas lainnya yang ditugaskan kepada Camat, hasil evaluasi sebagaimana dimaksud tadi disampaikan oleh Bupati kepada Gubernur sebagai Wakil pemerintah pusat dengan tembusan menteri dasar hukum,” tegasnya.

FB_IMG_1773966750014

Kemudian yang ketiga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi kodifikasi dan nomorklatur  perencanaan pembangunan dan keuangan Daerah yang menjadi dasar bagi Kecamatan dalam menyusun program dan kegiatan sekaligus dapat menjadi ukuran kinerja Kecamatan sedangkan dasar hukum.

“Yang keempat adalah surat edaran Gubernur Jawa Timur tanggal 31 Mei 2024 nomor 100.2.2/2 0089 dari 011.1/2024 tentang sinergitas kinerja Kecamatan Provinsi Jawa Timur tahun 2024 khususnya pada tingkat huruf a,b dan c menugaskan semua Camat untuk mengisi kertas kerja penilaian Kecamatan dan melengkapi data pendukungnya .Melalui aplikasi SINCAN menugaskan tim penilai kinerja kecamatan kabupaten kepada bagian pemerintahan sekretariat daerah untuk melaksanakan penilaian administrasi sesuai dalam kegiatan terlampir yang sudah tercantum di dalam aplikasi Sincan,” katanya.

Selain itu menurutnya, mengusulkan Kecamatan peringkat satu kabupaten untuk mengikuti kegiatan penilaian di tingkat provinsi dengan dilengkapi berkas.

“Adapun masa penilaian kegiatan kinerja Kecamatan ini adalah untuk kegiatan kurun waktu 1 tahun yaitu tahun 2023, jadi andai kata misalnya tahun ini ada pak camat yang mendapatkan penghargaan dan camatnya baru, itu berarti ada sumbangsih camat sebelumnya di tahun 2023,” jelasnya.

Sedangkan untuk tahapan penilaian kegiatan sinergitas kinerja Kecamatan tahun 2024 yang pertama adalah pengisian aplikasi (SINCAN) oleh operator Sincan di Kecamatan se Jawa Timur dimulai pada bulan Juni sampai dengan bulan Juli.

“Kalau pada tahun kemarin pelaksanaan sinergitas di akhir tahun, di tahun ini dimajukan lebih awal sehingga tidak banyak waktu,” lugasnya.

 

images (15)

Festival Kironggo Perdana Lestarikan Budaya Bondowoso Untuk Kemajuan Bangsa Dihadiri Ribuan Massa

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) untuk pertama kalinya menggelar Festival Kironggo Tahun 2024 di Alun-alun RBA Kironggo 30 hingga 31 Agustus 2024.

Festival Kironggo merupakan puncak acara Hari Ulang Tahun Bondowoso (Harjabo) yang ke 205.Mengingat Festival Kironggo adalah yang Perdana ,Kepala Disparbudpora ,Mulyadi meminta saran dan masukan untuk perbaikan kedepan.

“Ada harapan besar dari pelaku usaha,pelaku ekonomi yang hadir di alun-alun ini meminta diperpanjang minimal satu malam lagi,”harapnya,Sabtu 31/08/2024.

Kegiatan tersebut kata Mulyadi diikuti oleh 9 sanggar seni yang terdiri dari 6 sangar seni tingkat SMP dan 3 dari sanggar seni SMA dan SMK se Kabupaten Bondowoso.

“Sudah melalui beberapa seleksi, sehingga yang ditampilkan benar-benar menggambarkan kearifan lokal Bondowoso,”imbuhnya.

Salam giat tersebut dilibatkan 100 UMKM baik dari umum maupun binaan dari Disparbudpora.

FB_IMG_1773966750014

Sementara itu Penjabat Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan ,sesuai dengan temanya hari jadi Bondowoso ke 205 yaitu lestarikan budaya untuk kemajuan bangsa .

“Bisa lihat sendiri kan jadi penampilannya seperti apa, itu kolaborasi semuanya ,kolaborasinya antara pemerintah antara teman-teman seniman budayawan termasuk anak-anak sekolah ,semuanya dengan potensi yang punya kekayaan yang luar biasa kekayaan budaya, kejayaan kesenian, kekayaan kearifan lokal kuliner,”paparnya.

Kulinernya kata Hadi  benar-benar yang khas inilah sebenarnya bentuk kebersamaan diantara seluruh masyarakat jadi event seperti ini  menjadi strategis untuk  menjaga, melestarikan kebudayaan.

“Karena pasti yang ditampilkan kebudayaan yang , pusat pergerakan ekonomi karena dimanapun ada keramaian ,ada event disitulah waktu itu buku ya nanti biar perputaran rupiah ini menstimulasi pertumbuhan atau ekonominya,”jelasnya.

Hadi berharap kegiatan ini bisa diteruskan sehingga  bisa menjadi tontonan bersama, tontonan dan tuntunan.

“Selain itu mengenang memberikan penghormatan kepada sesepuh,leluhur kita ya terutama supaya anak-anak kita juga ngerti sejarah walaupun di tengah kemajuan zaman tetap jangan sampai mekupakan dari mana mereka berasal,”pungkasnya.

images (15)

Istimewa,Disaksikan Ribuan Massa M Hadi Wawan Guntoro Terima Tombak ‘Tunggul Wulung’ Pusaka Kironggo

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Istimewa, disaksikan ribuan massa Penjabat Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, menerima tombak

“Tunggul Wulung” dari ketua Paguyuban keluarga Kironggo Didik Sudiono.

Betapa tidak ,Tombak Bupati Bondowoso pertama Ki Ronggo alias Raden Bagus Asra Konon, selain memiliki kedigdayaan, tombak pusaka ini dipercaya mempunyai kharisma wibawa tinggi. Siapapun yang memegangnya diyakini akan teraliri dampak kharisma dan kewibawaan tersebut.

Salah satu kesaktian tombak pusaka Tunggul Wulung itu adalah saat dihentakkan ke tanah, maka semua yang ada di atas langit, misalkan burung terbang maupun daun akan berjatuhan dari pohonnya.

Selain itu, dengan tombak pusaka inilah Ki Ronggo berhasil mengalahkan tokoh pemberontak yang sakti mandraguna dan ditakuti, yakni Aryo Gledak dari Puger.

FB_IMG_1773966750014

PJ Bupati Bondowoso mengaku sempat gemetar dan berkeringat saat menerima tombak tersebut.Prosesi sakral ini dilaksanakan saat acara Festival Kironggo pertama di Alun-alun RBA Kironggo Bondowoso,Sabtu 31/08/2023

“Ya ini penanda amanah bahwa siapapun yang memimpin Bondowoso akan menerima secara estafet tombak tersebut,tadi sempat disampaikan fatwa  bahwa memimpin sebuah negara tidaklah mudah ,pemimpin suatu daerah perlu tantangan ,oleh karena itu diperlukan kebersamaan, diperlukan gotong royong dan dukungan masyarakat ,”paparnya.

Pihaknya berharap semuanya saling mendoakan ,bahwa kearifan lokal sudah mengajarkan banyak hal, tentang bagaimana kemudian menjaga nilai-nilai budaya ,nilai agama .

“Sehingga itu menjadi lambang  siapapun nanti akan memimpin Bondowoso juga akan menerima  estafet  kepemimpinan bagaimana membawa bangsa lebih maju harus lebih baik dari kemarin dan seterusnya untuk kepentingan masyarakat,”pungkasnya.

Untuk diketahui tombak tersebut merupakan benda pusaka, apapun bentuknya merupakan simbolisasi kedaulatan sebuah wilayah.

images (15)

PKB Tak Segan Pecat Kader Partai Tak Tunduk Putusan DPP

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Ketua DPC PKB H. Ahmad Dhafir menyampaikan bahwa dirinya tak segan-segan memecat kader partai yang tak tunduk pada keputusan DPP.

“Jika ada kader PKB yang membangkang tidak tunduk keputusan DPP, saya tegaskan, bahwa saya siap mengajukan pemecatan kader tersebut kepada DPP,”ungkapnya ,Sabtu  31/08/2024.

Ditegaskan pula ,hal ini memang perlu disikapi dengan tegas ,karena pihaknya membesarkan PKB ,dari Ulama untuk Bangsa yang menjadi cita-cita bersama.

Disamping itu Dhafir bangga dan bersyukur karena para kader partai tunduk keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa

“Saya bangga PKB di Bondowoso besar tapi saya lebih bangga jika para kader kompak tunduk kepada keputusan DPP,”tegasnya .

Ia mengaku ,Kader PKB tunduk pada keputusan DPP dan Masyayikh untuk tetap satu barisan memenangkan pasangan bakal calon Abdul Hamid Wahid – As’ad Yahya Syafi’i ( Rahmad) pada pilkada Bondowoso 20204.

Jika itu tidak dipatuhi maka sangsi akan diterima bukan hanya sekedar SP ,karena keputusan DPP jelas .

FB_IMG_1773966750014

Dikatakan bahwa , baru-baru ini ada kader PKB yang masuk dalam struktur kepengurusan partai mengundurkan diri.

“Itu sudah kita sikapi, sudah kita ajukan ke DPP dan sudah turun bahwa yang bersangkutan sudah tidak ada dalam struktur partai,”paparnya.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada segenap kader PKB agar senantiasa tunduk pada putusan DPP.

“Jika tidak tunduk ,segera mundur atau kita lakukan pemecatan,”imbuhnya.

Sebagaiman keputusan DPP bahwa PKB bersama partai pengusung lainya sudah menetapkan pasangan bakal calon Abdul Hamid Wahid – As’ad Yahya Syafi’i ( Rahmad) pada Pilkada 2024.

“Karena PKB hadir dari ulama Bangsa ,maka wajib bagi kader PKB patuh juga kepada para Masyayikh”pungkasnya.

 

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih