Beranda Lensa Nusantara BKPSDM Bondowoso Siapkan Skema Percepatan Pengisian Jabatan Kosong

BKPSDM Bondowoso Siapkan Skema Percepatan Pengisian Jabatan Kosong

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memetakan kekosongan jabatan struktural yang saat ini kurang lebih 200 posisi pada level eselon III dan IV.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan pengisian jabatan agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Bondowoso, Anisatul Hamidah, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh jabatan yang kosong telah dipetakan secara menyeluruh, sekaligus disiapkan skema percepatan pengisian jabatan.

“Fungsi BKPSDM adalah manajemen kepegawaian. Posisi-posisi yang kosong sudah kami petakan dan pertimbangkan. Akan ada skema percepatan pengisian agar segera terisi, semoga tidak ada kendala,” ujar Anisatul,Rabu 21/01/2026 usai raker dengan Komisi I DPRD Bondowoso.

Menurutnya, pengisian jabatan akan dilakukan secara bertahap dan berjenjang sesuai ketentuan yang berlaku. BKPSDM akan memprioritaskan penyelesaian pengisian jabatan eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama terlebih dahulu, sebelum melanjutkan ke eselon III dan IV.

“Kami berharap setelah seluruh jabatan eselon II terisi, proses pengisian eselon III dan IV bisa segera dilakukan, terutama jabatan-jabatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari persiapan, BKPSDM Bondowoso juga telah melaksanakan profiling aparatur sipil negara (ASN) beberapa bulan lalu. Profiling tersebut bertujuan untuk memetakan potensi, kompetensi, serta kapasitas ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso.

“Hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar rekomendasi kepada pimpinan daerah dalam menempatkan ASN sesuai dengan kompetensi dan kapasitasnya masing-masing,” pungkas Anisatul.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Bondowoso berharap kekosongan jabatan dapat segera teratasi dan kinerja pelayanan publik semakin optimal.

1744129950993