Banyuwangi, Jumat 14 November 2025 — Reputasi Banyuwangi sebagai venue utama balap sepeda kembali terbukti. Setelah sukses menghelat Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) dan berbagai ajang internasional lainnya, akhir pekan ini Kabupaten The Sunrise of Java kembali menjadi pusat perhatian dunia lewat penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross 2025.
Ajang yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 15–16 November itu menjadi satu-satunya kompetisi BMX Racing di Indonesia yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI) tahun 2025. Gelaran ini akan memanfaatkan Sirkuit BMX Supercross Muncar, sebuah lintasan berstandar Olimpiade yang dikenal memiliki trek terpanjang di dunia.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan kebanggaannya karena Banyuwangi kembali dipercaya sebagai tuan rumah ajang balap sepeda tingkat dunia.
“Tahun ini, Banyuwangi BMX Supercross menjadi satu-satunya event BMX Racing Indonesia yang masuk agenda resmi UCI 2025. Bahkan di tingkat ASEAN, hanya dua event yang terdaftar. Indonesia di Banyuwangi, satu lagi di Thailand,” ujar Ipuk, Kamis (13/11).
Sirkuit Berstandar Olimpiade dengan Track Terpanjang di Dunia
Sirkuit BMX Supercross Muncar sendiri telah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan melibatkan arsitek internasional spesialis trek BMX, Tom Ritzenthaler. Hasilnya, lintasan ini tak hanya bertaraf internasional, tetapi juga memiliki sejumlah keunggulan teknis yang membuatnya menantang bagi para pembalap.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menjelaskan bahwa event kali ini menarik minat peserta dari berbagai negara.
“Selain Indonesia, rider juga datang dari Latvia, China, dan Malaysia. Total ada 207 peserta yang siap berkompetisi,” jelasnya.
Ajang ini melombakan kelas C1 race dengan total 19 kategori. Peserta terbagi dalam tiga kelompok usia, baik putra maupun putri:
Challenge: 5–16 tahun
Junior: 17–18 tahun
Elite: 19 tahun ke atasMasyarakat dapat menyaksikan langsung di lokasi atau melalui live streaming di kanal YouTube Banyuwangi Sport.
Trek Paling Menantang dengan 4 High Jump dan 7 Line Berbeda
Race Director Banyuwangi BMX Supercross 2025, Dadang Haries Poernomo, mengungkapkan bahwa sirkuit Muncar menawarkan tingkat kesulitan tinggi yang jarang ditemukan di trek lain.
“Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 465 meter, menjadi yang terpanjang di dunia. Ada empat high jump yang merupakan jumlah terbanyak untuk kelas ini,” ujar Dadang.
Selain itu, sirkuit dilengkapi dua start gate dengan ketinggian berbeda, yaitu 5 meter dan 8 meter, serta tujuh line yang dirancang untuk berbagai kelas perlombaan.
“Karakteristiknya lengkap dan menantang. Ini menjadikan Banyuwangi sebagai referensi trek BMX internasional,” tambahnya.
Dengan kehadiran pembalap dari berbagai negara dan fasilitas bertaraf dunia, Banyuwangi kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pusat sport tourism terkemuka di Indonesia. Event ini sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi di peta olahraga dunia, khususnya dalam cabang BMX Racing.








