Beranda Hukum & kriminal PKPA Beasiswa Batch I Resmi Dimatangkan, KOPRI–PERADI UTAMA Tekankan Profesionalisme Peserta

PKPA Beasiswa Batch I Resmi Dimatangkan, KOPRI–PERADI UTAMA Tekankan Profesionalisme Peserta

IMG-20250408-WA0090

Jakarta ; Pengurus Besar Korps PMII Puteri (KOPRI) bersama PERADI UTAMA sukses menggelar Technical Meeting persiapan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Beasiswa Kerja Sama PERADI UTAMA – KOPRI PB PMII Batch I. Pertemuan teknis yang berlangsung secara daring ini diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Acara dibuka dengan rangkaian sambutan resmi, briefing, serta pemaparan teknis pelaksanaan PKPA, mulai dari tata tertib, sistem perkuliahan intensif, mekanisme evaluasi, hingga alur penyelesaian asesmen akhir.

Tekankan Komitmen dan Integritas Peserta

Mewakili Ketua Umum KOPRI PB PMII, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Juwita Tri Utami, memberikan arahan strategis sekaligus menegaskan pentingnya komitmen seluruh peserta selama mengikuti program.

“Saya meminta seluruh peserta untuk tidak mengecewakan, menjaga nama baik organisasi, dan membangun kerja sama yang solid sepanjang proses pendidikan. Program ini adalah kesempatan emas bagi kader perempuan PMII untuk tampil sebagai advokat yang kompeten dan berintegritas,” ujarnya.Jum’at 14/11/2025.

Sementara itu, Hirma, Sekretaris Bidang Hukum dan Advokasi KOPRI PB PMII, menyampaikan aspirasi peserta dari berbagai daerah yang berharap adanya perluasan kuota PKPA. Ia secara resmi mengusulkan penambahan kuota untuk batch selanjutnya agar lebih banyak kader perempuan mendapatkan kesempatan belajar dan berkembang dalam dunia advokasi profesional.

PERADI UTAMA Tegaskan Standar Profesional Program

Dari pihak PERADI UTAMA, hadir Dr. Syahnego, Bendahara Umum PERADI UTAMA, yang menegaskan pentingnya kedisiplinan peserta dalam mengikuti seluruh ketentuan program. Ia menyampaikan bahwa kurikulum PKPA telah dirancang dengan standar profesional sehingga menuntut keseriusan dan kehadiran aktif.

Selain itu, Michael, S.H., CTA, Kabid Keanggotaan dan Hubungan Antar Lembaga PERADI UTAMA, memberikan penguatan mengenai visi besar kolaborasi kedua lembaga.

“Kami mendukung penuh lahirnya kader-kader perempuan yang memahami hukum dan advokasi, mulai dari akar rumput—dari desa dan kecamatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan hukum profesional bagi perempuan muda Indonesia,” tegasnya.

Penjelasan Teknis PKPA: Pastikan Peserta Siap Mengikuti Program

Dalam sesi teknis, panitia menjabarkan sejumlah ketentuan penting terkait:

Jadwal kelas dan metode pembelajaran

Aturan kehadiran dan etika perkuliahan

Sistem pengumpulan tugas

Mekanisme evaluasi dan penilaian

Ketentuan sertifikasi pascapelatihan

Peserta diberi ruang untuk berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta memastikan seluruh mekanisme dipahami secara komprehensif sebelum PKPA resmi dimulai.

Wujudkan Advokat Perempuan Berdaya dan Berintegritas

Program PKPA Beasiswa PERADI UTAMA – KOPRI PB PMII Batch I diharapkan menjadi tonggak lahirnya advokat perempuan yang berkapasitas, berintegritas, serta peka terhadap isu-isu keadilan di masyarakat. Kolaborasi strategis ini menjadi model sinergi kelembagaan yang membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkiprah dan memimpin di bidang hukum.

1744129950993