Beranda Lensa Nusantara Bupati Bondowoso Beserta Istri ‘Nabbhu Ronjhengan’

Bupati Bondowoso Beserta Istri ‘Nabbhu Ronjhengan’

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid beserta Istri ‘Nabbhu Ronjhengan’ diacara Harjabo 206, Jum’at 15/08/2025.

Ronjhengan adalah Seni tradisional, tradisi memainkan alat penumbuk padi ini sangat akrab di telinga masyarakat Bondowoso.

Makna filosofi lebih jauh dari tradisi nabbhu ronjhengan ini, kebersamaan para perempuan petani dalam menumbuk padi sambil memainkan ronjhengan dan gentong sebagai hiburan.

Bupati beserta istri berkesempatan memainkan alat ini saat tiba dilokasi makam Kironggo yang kemudian melaksanakan istiqosah dan Tasyakuran dalam rangka Hari Jadi Bondowoso(Harjabo) ke 206.

“Peringatan ulang tahun menjadi momentum untuk merenungkan perjalanan Kabupaten Bondowoso selama 206 tahun. Kabupaten Bondowoso telah melalui berbagai fase sejarah dari masa perjuangan kemerdekaan pembangunan hingga sampailah pada era modern ,” jelas bupati.

Menghadapi masa yang penuh tantangan di balik pencapaian ada doa dan perjuangan para pendahulu para tokoh masyarakat ulama pejuang dan seluruh warga melalui istilah bahasa bermunajat kepada Allah.

” Agar Kabupaten Bondowoso senantiasa diberkahi ,dijauhkan dari segala bencana dimudahkan segala urusan di lapangkan rezeki dan diberikan keberkahan bagi seluruh warganya dan para pemimpin dan pejabat yang bertugas senantiasa diberi kekuatan oleh Allah,”harap bupati.

Dikatakan bahwa hari jadi Bondowoso ke-206 Ini mengandung makna bahwa pembangunan bukan hanya semata-mata soal fisik belakang tapi juga menyangkut pembangunan mental spiritual dan moral .

“Oleh karena itu, istiqosah dan tasyakuran ini merupakan salah satu cara syukur atas nikmat kemerdekaan keamanan dan pembangunan yang telah diraih sekaligus sebagai penguat tekad untuk terus bekerja dan berkarya bagi kemajuan Bondowoso,”,ungkap orang nomer satu di Bondowoso ini.

Bupati berharap, acara tersebut bisa dijadikan momentum untuk mempererat persatuan tanpa sekat perbedaan yang ada.Menumbuhkan kembali semangat gotong royong memperkuat kepedulian sosial serta menjaga warisan budaya dan nilai luhur .

“Agar Bondowoso tetap lestari di tengah perubahan zaman , Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan hari jadi Bondowoso ke-206 ini untuk memperkokoh komitmen dalam membangun Bondowoso yang tangguh unggul berdasarkan global dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan,”paparnya.

Diakhir sambutannya Bupati berharap semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa melimpahkan rahmatnya mengabulkan doa-doa dan memberkati setiap langkah perjuangan.

 

1744129950993