Bondowoso – Sindikat Penipuan dan Penggelapan diungkap Polres Bondowoso ,Senin 5/06/2023 .
Kapolres Bondowlsk AKBP Bimo Ariyanto SH. S.I.K menjelaskan ada dua korban atas nama Siti Rohmah dengan kerugian 300 juta dan korban kedua atas nama Gunawan Wibisono dengan kerugian 500 juta.
“Adapun sindikat ini sudah kita tangkap sebanyak tiga orang atas nama inisial H dan E, dan S,”tegasnya.
Dijelaskan bahwa modus yang di gunakan sindikat tersebut dengan cara mencari korban terhadap perorangan yang mempunyai usaha di bidang tukar menukar uang melalui media Sosial Face Book.
“Sindikat menghubungi korban melalui Face Book untuk selanjutnya melalui WA .Korban diiming-imingi kelebihan atau imbalan kemudian korban yang dari Solo Gunawan Wibisono datang ke Bondowoso membawa sejumlah uang baru,”ungkapnya.
Setelah sindikat menentukan TKP begitu di TKP uang langsung dibawa kabur melalui pintu belakang.
“Jadi sindikat ini baru kita tangkap kita ungkap ada tiga orang masih ada pelaku-pelaku utama yang akan tetap kita kejar,” jelasnya.
Sementara barang bukti yang bisa di selamatkan sekitar 217 juta kurang lebih di amankan dari 800 juta yang berhasil dibawa kabur ,Masih lidik dan masih menjadi DPO .
“Dalam waktu kurun 21 Minggu sudah kita target karena memang ini menjadi atensi saya masalah penipuan satu minggu dua tersangka dapat kita amankan di Bali lalu satu tersangka lagi dapat kita amankan di daerah Bondowoso, dua hari lalu ,”tegasnya.
Menurut Kapolres pelaku meyakinkan korban dengan alasan pelaku ingin mendapatkan uang baru untuk pencalonan lurah atau kades.
” Jadi mereka menggunakan alasan tersebut untuk mencari uang baru dengan alibi alasan seperti itu kemudian korban diiming-imingi kelebihan,”ungkapnya.
Dicontohkan misalkan korban, mencari uang pecahan uang baru 500 juta nanti akan dapat imbalan 40 juta .
Dengan alasan mengiming-imingi korban dari sindikat tersebut , sehingga korban mau datang dari Solo ke Bondowoso .Sementara dari Bondowoso korbanya atas nama Siti Rohmah .
“Dari Bondowoso sindikat ini total ada sembilan orang baru kita amankan tiga orang yang lainnya masih akan kita buru.
Kasus tersebut terjadi pada bulan Mei ditangkapnya sekitar satu minggu yang lalu dan yang TSK terakhir atas nama inisial E ditangkap dua hari yang lalu.
“Sementara ini ada dua yang kita anggap menjadi otaknya masih kita buruh masih belum bisa kita sampaikan, namun nanti ketika sudah kita tangkap baru kita ungkap akan kita rilis segera,” pungkasnya.








