Beranda Lensa Nusantara Pemkab Situbondo Jalin Kerjasama Dengan Bank Jatim

Pemkab Situbondo Jalin Kerjasama Dengan Bank Jatim

IMG-20250408-WA0090

 
Situbondo – Penanda tanganan perjanjian kerjasama antara BPPKAD Pemkab Situbondo dengan Bank Jatim Cabang Situbondo terkait Surat Perintah Pencairan Dana ( SP2D ) Online dan Pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan ( BPHTB ) Secara online, kemarin.
Berlangsung di Aula BPPKAD, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs.H.Syaifullah MM, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah ( OPD ) terkait, Pimpinan Bank Jatim Cabang Situbondo, Ridholi Ikhwan dan Dandim 0823 Situbondo.
Sistem ini akan mengubah dari kebiasaan penggunaan kertas menjadi digital, dan Sistem SP2D Online ini di pastikan akan lebih cepat dan transparan dalam merencanakan dan menyusun anggaran Terutama di Lingkup Pemerintah Kabupaten Situbondo sehingga nanti dalam evaluasi dan pengawasannya juga akan lebih terukur dan jelas karena juga di awasi dengan cara online. Jelas Sekda Drs.H.Syaifullah MM. Saat ditemui wartawan media online ini.
Sistem ini kemungkinan akan diterapkan mulai Tahun Anggaran 2020, Sistem ini juga akan terkoneksi dengan Bank Jatim, dan dengan SIRUP (Surat Informasi Rencana Umum Pengadaan)-nya unit pengadaan barang dan jasa. Di samping itu, kelebihannya bisa dilakukan di mana pun, tidak di kantor misalnya sedang berpergian ke Jakarta atau keluar daerah, Kepala OPD bisa menggunakan smartphone-nya, karena bisa terkoneksi atau bisa diakses via smartphone, sehingga dapat di telusuri dimana kendalanya jika tidak berjalan atau melenceng dari perencanaan.
MoU antara BPPKAD Kab Situbondo menyangkut Sistem SP2D online dan BPHTB ( Pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ) secara online.
Sementara Pimpinan Bank Jatim Cabang Situbondo Ridholi Ikhwan menyampaikan bahwa perkembangan sekarang sudah memakai IT semua tentang percepatan pelayanan lebih simple lagi dan juga terbuka (kontable).
“Pelayanan sudah lebih cepat disisi pelaporan untuk kedua belah pihak baik dari lembaga maupun Pemkabnya lebih cepat. Kegiatan ini sudah berjalan sebelum adanya pandemi covid-19 sehingga untuk ceremonialnya baru bisa terlaksana menjelang tatanan kehidupan normal baru,” jelasnya.
Sekarang sudah tidak repot sudah pakai digital semua, misal bayar pajak sudah pakai aplikasi, juga untuk masyarakat umum bisa ngecek langsung di aplikasi pembayaran mobile banking. Hal ini sudah banyak kemudahan-kemudahan melalui digital tinggal bagaimana membudayakan kepada masyarakat semisal biasanya budaya tunai harus datang ke kantornya, sekarang sudah pakai aplikasi saja sudah bisa bayar lewat online,” pungkasnya.
(ans)

1744129950993