Bondowoso – Perasaan bangga bercampur haru dirasakan Kepala Desa Glingseran Wringin, Bondowoso Jawa Timur. Betapa tidak 3 Srikandi dari desanya berhasil meraih medali perunggu.
“Bangga,bersyukur dan haru, pasalnya ini even Nasional yang diikuti sebanyak 2954 pesilat, dalam Kejuaraan Malang Championship I di GOR Ken Arok Malang,” jelasnya.
Kejuaraan yang berlangsung pada Sabtu (22/6/2019) hingga Minggu (23/6/2019) ini, dibuka untuk umum mulai dari SD, SMP, SMA dan Mahasiswa atau Dewasa.
Baca Juga :
- Bukan Sekadar Ungkapan, “Sampek Mate, Sampek Odik Pole” Jadi Tekad Merawat Mahabbah Guru
- 334 Warga Bondowoso Diverifikasi untuk Bantuan Modal Produktif KIP Jawara Tanpa Ada Potongan
- Empat Tahun Jadi Langganan Dropping, Pemkab Bondowoso Bidik Delapan Titik Kekeringan dengan Solusi Permanen
- Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Bondowoso: Sekda Fathur Rozi Tegaskan Semangat Persatuan dan Kebangsaan
- Baznas Bondowoso Salurkan Bantuan Puluhan Juta untuk UMKM Besek Ikan dan Beasiswa
Tak tanggung-tanggung, kejuaraan pencak silat yang di klaim merupakan pencak silat open tournament terbesar di Jawa Timur ini diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
Disampaikan 3 srikandi Glingseran ini sama-sama memperoleh medali perunggu, diantaranya Firdawati Rohmatil Abadiah,Nur Sasmita, Sonadina Maukani.
“Melihat jumlah peserta ,memperlihatkan minat penggila pencak silat yang tinggi tidak pernah saya duga bisa meraih medali di ajang Nasional, ini potensi dan ini menjadi modal dasar dan pondasi,Pemdes Glingseran akan selalu mensuport kedepanya, ” Kata Sulaedi, Minggu (23/6/2019).
Sulaedi menjelaskan, kedepan potensi para pesilat akan terus diperhatikan untuk dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.
“Akan kami pantau, yang potensi akan kami kembangkan dan dari sini mereka bisa berlaga ke event lebih tinggi seperti mendapat medali emas dan bahkan di even internasional,” jelasnya.













