Beranda Lensa Nusantara Warga Sumber Canting,Kompak Gotong Royong Bangun Plengsengan

Warga Sumber Canting,Kompak Gotong Royong Bangun Plengsengan

IMG-20250408-WA0090

 

BONDOWOSO- Warga di dusun Penjalinan Timur RT 18 dan RT 03 RW 9 dan desa Sumber Canting, Kecamatan Wringin kompak bergotong royong membangun plengsengan jalan.Pasalnya jalan yang sering dilalui roda 4 tersebut beberapa waktu lalu ambles.

Selain gotong royong untuk pembelian material ,proses kontruksi dikerjakan bersama-sama, segala bahan yang digunakan didapat melalui swadaya warga, masing-masing yang memiliki motor iuran Rp 10 ribuan. Sebagian ada pula yang menyumbang semen dan pasir untuk yang memiliki roda 4.

Menurut Kepala Dusun Penjelin Timur, Mashuriyanto, pembangun plengsengan jalan sengaja dilakukan dengan swadaya masyrakat karena memang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan.

“Khawatir, ini jalan sudah amblas. Takutnya pas ada mobil melintas jadi terguling. Takut juga mbalas menimpa rumah seorang warga, Pak Rahmah,” katanya di sela-sela proses pembangunan, Jum’at (15/6/2019).

Adapun swadaya ini dilakukan karena, katanya, selama ini pihaknya telah berusaha untuk mengusulkan pembangunan ke Pemerintah Desa. Hanya saja belum bisa lolos di Musrenbang.

“Sudah empat kali saya usulkan, tapi memang belum ada program katanya,” ungkapnya.

Senada disampaikan oleh Ketua RW 08, Nur Hasan yang menerangkan jalan yang diperbaiki itu menjadi salah satu akses yang paling sering digunakan oleh masyarakat sekitar. Pasalnya medan di jalan yang lain lebih berat.

“ Iya medannya berat, kalau lewat sana itu, untuk yang muat tembakau, batu otomatis dari sini. Begitu dari sini, kondisi medannya dari sini. Tapi kondisi sekitar jalan yang ambles ini, sekitar lima bulanan dari sekarang, kondisinya parah ambles,” jelasnya.

Dilain tempat, Kepala Desa Sumber Canteng, Nurhasanah, ketika dikonfirmasi, Jum’at sore (15/6/2019), mengatakan, pihaknya sedang menunggu kabar rencana pembangunan plengsengan. Karena memang sebelumnya, masyarakat di dusun Penjelinan Timur meminta untuk diberikan bantuan. Namun demikian, hingga didatangi oleh awak media pihaknya tidak medapatkan pemberitahuan sama sekali.

“Sebelumnya memang bilang akan melakukan pembangunan, dan meminta untuk dibantu, akan tetapi sampai sekarang ditunggu justru tidak ada kabar, saya tidak tahu jika hari ini dimulai pembangunanya. Ini malahan dengan dari sampeyan,nanti lah kita akan lihat , tidak mungkin selesai sehari ini kan,” tegasnya.

Terkait dengan, usulan di Musrenbang pihaknya mengaku bahwa telah memberikan banyak pembangunan di wilayah itu, bahkan di sebelah kanan dan kiri jalan yang tak jauh dari lokasi pembangunan gotong royong saat ini bahkan telah dibangunkan dari Dana Desa tahun 2017 dan 2018. Hanya saja untuk usulan yang baru ini, pihaknya masih mengutamakan dusun-dusun lain.

“Gantian dengan dusun lain ,itu baru saja amblesnya Cuma sedikit, sementara anggaran kan sudah  ada pos-pos yang memang sudah diusulkan sebelumnya,kalau hanya bertumpu pada satu titik , nanti malah akan diprotes yang lain, sebagai kades saya harus bisa bersikap bijak dan adil, dusun tersebut sudah banyak bantuan seperti pafing, RA,plengsengan juga sudah 2017 dan 2018 disebelahnya itu hanya tinggal sedikit,” pungkasnya.

1744129950993