MAKKAH – Satu hari menjelang puncak haji wukuf di padang Arafah, Senin (20/8/2018) besok, sebanyak 362 haji Indonesia masih harus menjalani perawatan intensif di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi.
Dengan begitu, para jamaah yang sakit ini akan disafari wukufkan bahkan hingga dibadalkan bila ada jamaah meninggal dunia sebelum puncak Arafah.
“Rata-rata mereka yang dirawat lantaran keluhan sesak napas, inpeksi saluran napas hingga hipertensi kompilkasi,” kata dr. Nirwan di Makkah, Minggu (20/8/2018).
Melihat kondisi tersebut, petugas kesehatan memutuskan untuk melakukan safari jamaah yang sakit agar hajinya tetap sempurna, mereka akan disafari wukufkan.
“Yakni jamaah akan dibawa menggunakan mobil ambulan dan berdiam di Arafah selama 1-2 jam,” terangnya.(fzy)