FeaturedLensa NusantaraPendidikanPolitik & Pemerintahan

Gubernur Jatim Komitmen Perkuat Kualitas SDM

Screenshot_2023-05-06-20-08-21-32_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274

Surabaya РGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkomitmen mendukung penguatan kualitas SDM di Jatim. Penguatan kualitas SDM itu dimulai dimulai dari sektor pendidikan.

“Hari ini kita mendapatkan energi yang luar biasa. Sampoerna Academy ini akan memberikan penguatan kualitas SDM tidak hanya untuk Surabaya tapi juga untuk Jawa Timur, dan Indonesia,” tegas Khofifah usai meresmikan Sampoerna Academy Surabaya di Grand Pakuwon, Kamis (24/8/2023).

png_20230328_031444_0000
png_20230328_032106_0000
png_20230328_035416_0000
png_20230328_040107_0000
png_20230328_002316_0000

Gubernur optimis akademi sekolah di wilayah Surabaya Surabaya itu akan menjadi bagian dari penguatan peningkatan kualitas SDM di Jatim.

Dijelaskan penyiapan kualitas SDM menjadi kebutuhan strategis. Oleh sebab itu, ia menyambut positif Implementasi science, technology, engineering, art and mathematics (STEAM) di lembaga pendidikan.

“Bangunan karakter itu akan menjadi sesuatu yang intrinsik, jadi bukan hanya academic achievement, tapi juga bangunan karakter itu menjadi satu kesatuan,” tegasnya.

iklan dalam

Mantan menteri Sosial ini menambahkan pendidikan karakter menjadi hal yang selama ini ditekankan Presiden RI Joko Widodo. Maka ketika kualitas SDM ditingkatkan melalui muatan science and technology harus dibarengi dengan pembentukan karakter.

“Jadi bagian yang sangat penting untuk bisa bersama-sama membentuk penguatan SDM berkualitas yang bisa dilahirkan di Surabaya dan di Provinsi Jawa Timur umumnya,” ungkapnya.

Ia juga menginisiasi agar ke depan akademi sekolah yang ada di Jatim bisa melakukan sister school dengan sekolah-sekolah lainnya, khususnya yang tidak memiliki fasilitas secara maksimal.

“Seperti akademi Sampoerna ini bisa memberikan bantuan berupa buku bacaan atau berbagi buku ilmu pengetahuan. Semoga ada kebijakan sekolah ini misalnya ada sister school, maksudnya dengan sekolah-sekolah yang tidak jauh dari sini tapi kurang mampu. Jadi anak-anak sudah punya kelas untuk diajak berkolaborasi kemudian berdonasi seperti buku tulis dan alat sekolah dan seterusnya,” papar Gubernur.

Ditekankan adanya penerapan pembelajaran secara kolaboratif. Menurutnya hal ini penting untuk mengajarkan kerja kolaboratif sejak dini sehingga akan terbangun dalam diri anak bagaimana menyelesaikan sebuah permasalahan dengan melibatkan orang lain.

“Artinya memang mereka harus mulai diajak bagaimana bersama-sama bergotong royong dan bekerja sama dan itu menjadi bagian yang sangat penting,”¬† Khofifah mengakhiri.

png_20230826_231331_0000
1_20230902_093046_0000
1_20230902_113303_0000
2_20230902_140759_0001
1_20230902_124059_0000
1_20230906_204843_0000
1_20230906_214106_0000
1_20230907_080107_0000
1_20230907_073136_0000
1_20230907_123726_0000
1_20230907_175640_0000
1_20230907_210905_0000
Biru Putih Modern Hiking Sampul Majalah_20230908_094730_0000
Abu-abu Hitam Modern Budaya Indonesia Sampul Majalah_20230908_104158_0000
1_20230912_213306_0000
1_20230912_223829_0000
1_20230913_172900_0000
Oranye Gradasi Minimalis Seminar Bisnis Poster_20230913_212856_0000
1_20230913_223156_0000
Red and White Modern Strategies For Customer Loyalty Webinar Event Poster_20230915_145501_0000
Salinan dari Red and White Modern Strategies For Customer Loyalty Webinar Event Poster_20230915_154041_0000

Related posts

KORPRI Kota Mojokerto Salurkan Zakat dan Infak 128 Juta

Hasil Telaah DPRD Bondowoso,Keluarkan 40 Rekomendasi Atas LKPj Bupati Tahun 2018

Untuk ke Enam Kalinya Gandeng JFF, PMI Banyuwangi Gelar Operasi Katarak

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih