FeaturedPendidikan

Sugiono Eksantoso :  Kepala UPT SPF Harus  Kuasai 8 Standart Penilaian Kinerja

Screenshot_2023-05-06-20-08-21-32_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274

BONDOWOSO -Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Sugiono Eksantoso tekankan bahwa seluruh Kepala UPT SPF atau kepala sekolah (Kepsek) tingkat SD-SMP di Kabupaten Bondowoso tengah menjalani penilaian kinerja sebagai agenda rutin empat tahunan. Kepala sekolah yang masuk dalam penilaian adalah minimal sudah menjalani masa satu tahun kerja.

Dijelaskan bahwa dalam penilaian kinerja tersebut para Kepsek akan menjalani delapan standart harus dikuasai yang akan dilakukan penilaian oleh tim asesor yang ditunjuk

png_20230328_031444_0000
png_20230328_032106_0000
png_20230328_035416_0000
png_20230328_040107_0000
png_20230328_002316_0000

“Jika nanti hasil dari penilaian menunjukkan nilai yang baik, maka yang bersangkutan akan mendapatkan penghargaan. Sebaliknya, jika mendapat nilai C, maka Kepsek tersebut akan kembali menjadi guru,”tegasnya ,Selasa 28/02/2023. Saat memonitoring penilaian kinerja di UPT SPF Curahdami 01 Bondowoso,Jawa Timur.

Menurutnya akan ada rekomendasi dari asesor. Jika nilainya C maka yang bersangkutan kembali menjadi guru. Sebaliknya, jika nilainya baik, maka ada promosi.

iklan dalam

“Para kepala sekolah berkewajiban untuk meningkatkan kinerjanya sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). Delapan SNP tersebut, antara lain standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan,”paparnya.

Penilaian itu dinilai pada tahun berikutnya.Jadi untuk tahun 2022 akan dinilai pada tahun 2023.

Ditegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya berpatokan pada sarana prasarana gedung sekolah karena belum tentu memiliki kualitas pendidikan yang baik. Karena, standar proses itulah yang sangat menentukan kualitas pendidikan.

” Jadi sangat kompleks sekali menilai kepala sekolah. Selama ini kan banyak yang melihat dari sisi gedung bagus, alat-alatnya bagus, kualitasnya belum tentu dijamin,” imbuhnya.

Selain kepala sekolah, para guru juga dituntut hal yang sama. Mereka dituntut untuk bisa mencetak siswa berkualitas melalui proses pembelajaran, model-model pembelajaran, metode pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang baru yakni Kurikulum Merdeka.

“Harapanya dengan penilaian kinerja ini akan menumbuhkan semangat baru dalam dunia pendidikan,”pungkasnya.

png_20230826_231331_0000
1_20230902_093046_0000
1_20230902_113303_0000
2_20230902_140759_0001
1_20230902_124059_0000
1_20230906_204843_0000
1_20230906_214106_0000
1_20230907_080107_0000
1_20230907_073136_0000
1_20230907_123726_0000
1_20230907_175640_0000
1_20230907_210905_0000
Biru Putih Modern Hiking Sampul Majalah_20230908_094730_0000
Abu-abu Hitam Modern Budaya Indonesia Sampul Majalah_20230908_104158_0000
1_20230912_213306_0000
1_20230912_223829_0000
1_20230913_172900_0000
Oranye Gradasi Minimalis Seminar Bisnis Poster_20230913_212856_0000
1_20230913_223156_0000
Red and White Modern Strategies For Customer Loyalty Webinar Event Poster_20230915_145501_0000
Salinan dari Red and White Modern Strategies For Customer Loyalty Webinar Event Poster_20230915_154041_0000

Related posts

TMMD 106, Kodim 0818 Wujudkan Jambanisasi untuk Rumah Sehat

Ini Kata Guz Munzir Terkait Kontraversi Pernyataan Sekda Bondowoso

Pencurian Tabung Gas 3 Kg Mulai Marak di Banyuwangi Sasarannya Warung Kecil 

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih