Featured Pertanian Politik & Pemerintahan

Kunjungi Al Islah Wamentan Harvick Hasnul Qolbi Gelontorkan Sejumlah Bantuan

images (8)

Bondowoso – Kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi di Pondok Pesantren (PP) Al Islah Grujugan Bondowoso Jawa Timur , gelontorkan sejumlah bantuan, Senin,16 Januari 2023 diguyur derasnya hujan .

Pimpinan Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso, KH. Thoha Yusuf Zakariya menyampaikan setiap ada kunjungan pejabat tidak pernah hujan.

images (1)

“Kali ini disambut dengan hujan.Mudah- mudahan ini menjadi berkah bagi wamentan,wakapolda,forpimda dan semua yang hadir,”harapnya.

KH.Toha berharap kunjungan wamentan kali ini akan banyak memberikan pencerahan kepada petani.

“Dan juga akan banyak memberikan harapan kepada pemerintah Kabupaten Bondowoso khususnya, karena tentu banyak sekali permintaan-permintaan yang saya tahu semoga diperhatikan,”papar KH.Toha.

Dikatakan akan banyak harapan dari pondok pesantren Al islam. Tentu dalam rangka memberdayakan santri- santri yang ada di pondok pesantren Al Islah dan santri-santri yang ada di pondok- pondok pesantren khususnya di Kabupaten Bondowoso bisa menjadi kelompok organik yang sangat penting dalam roda perjalanan bangsa.

“Petani menempati peran penting dalam ketahanan pangan.Namun sebenarnya kesejahteraan petani masih jauh dari harapan. Karena itu kami ucapkan selamat datang kepada bapak wamentan dalam rangka untuk mensejahterakan rakyat kita petani- petani yang ada di Kabupaten Bondowoso dan sekitarnya, insya allah subhanahu ,”ungkap putra KH Maksum ini.

Menurutnya jika terjadi krisis terus menerus urusan pangan, maka masalahnya umat Islam di Indonesia yang mayoritas ini akan menghadapi faktor terpenting yaitu masalah ideologi.

KH.Toha memgutib dari sabda Rasulullah Muhammad SAW , kefakiran masalah krisis pangan, krisis ekonomi dan lain sebagainya itu akan menyebabkan kekufuran.

“Wamentan dan Wakapolda pondok pesantren Al Islah di Kabupaten Bondowoso bukan pondok saya ,tapi
pondoknya jenengan.Pondok kita semua, terserah mau dijadikan apa mau dibangun mau di apakan terserah Wamentan dan Wakapolda,”tegasnya.

Alasan KH Toha karena pihaknya percaya yang hadir mampu untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuk pondok pesantren ke depan.

Pengasuh PP Al Islah ini juga menyampaikan terimaksih kepada seluruh rombongan dari Kementerian Pertanian khusus kepada TNI dan Polri yang sudah melakukan rapat koordinasi berhari hari agar acara berjalan dengan lancar.

” Tapal kuda mayoritas NU Bondowosopun mayoritas NU karena itu insya allah bapak akan menjadi padi satu ,kita dukung jadi padi satu kedepanya, insyaallah ,Kami bangga punya bapak wamentan yang cinta dengan NU sayang dengan Al Islah yang akan mensejahterakan rakyat khususnya para petani di Bondowoso,”paparnya.

Selain itu KH Toha mewakili petani di Bondowoso menyampaikan pesan.

iklan dalam

“Pesan petani ,katanya para petani yang penting itu pupuk bapak,kalau ada pupuk kita tidak akan kesulitan menanam apapun.Karena Tapal Kuda Sumber Protein bagi kelanjutan pangan bangsa ini,”tukasnya.

KH Toha juga mengatakan bahwa Wamentan dan Wakapolda hadir ke Al Islah bukan diundang namun meminta.

“Karena beliau sayang dan cinta pada Al Islah ,”dibarengi gelak tawa.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi mengatakan semoga program-program pemerintah dapat diserap dengan baik oleh Al Islah dengan kepemimpinan KH Toha .

“Juga Program -program yang langsung menyentuh pada masyarakat ,artinya banyak sekali tadi yang sudah kita investasikan ,mudah-mudahan bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat,”katanya.

Menurut wamentan ,program prioritas untuk kabupaten Bondowoso yang jelas akan ada pelatihan -pelatihan langsung dari Litbang Kementan .

“Nanti kita pilihkan program pendampingan,penyuluh,peternakan dan juga holtikultura,perkebunan dan juga ada kopi dan tanaman pangan ,ini nantinya diharapkan bisa sesuai dengan harapan kita semua,” imbuhnya.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Bomdowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan bahwa pertanian organik yang ada di Kabupaten Bondowoso terdapat di desa Lombok kulon dengan luas lahan 105 hektar dan desa sulek dengan luas lahan 40 hektar.

“Selain itu, sebagai daerah penghasil kopi Bomdowoso memiliki kebun kopi dengan kwalitas telah mendunia.
Terbukti dengan semakin meningkatkan ekspor kopi ke mancanegara dan saat ini total lahan untuk perkebunan kopi di Bondowoso adalah seluas 14.680 9000 hektar,” ungkap wabup.

Tentunya kata Wabup ekspor ini diharapkan terus berkembang dan terus mengalami peningkatan .

“Pisang cavendish sendiri juga merupakan komunitas yang turut berperan dalam pasar ekspor saat ini di Kabupaten Bondowoso, demplot mencapai 1,8 hektar dan akan terus dikembangkan untuk kawasan berikat dengan target 200 hektar,”jelasnya.

Dikatakan bahwa Pemerintah kabupaten Bondowoso mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa penyediaan infrastruktur pertanian.

Karena selain kopi,padi dan tembakau sebagai prodak unggulan kabupaten Bondowoso.

“Saya berharap dengan kehadiran Pak Wamentan ini bisa membuat peluang lebih besar untuk ekspor kopi Bondowoso,”pungkasnya.

Untuk diketahui dalam kunjungan tersebut di bagikan bibit tanaman pangan seluas 16 ribu hektar,Ternak sapi dan kambing,bantuan mesin pertanian dan mesin pasca panen, Cold Strolage dan peralatan rumah potong hewan,Digitalisasi Pemasaran Pasar Ternak dan lain-lain.

png_20220511_224315_0000
png_20220511_223354_0000
png_20220511_221558_0000
png_20220511_222752_0000

Related posts

Ponpes Darul Hikmah ajak Ngaji Bareng Dalam Rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H

Fraksi PKS Menilai Pemkab Kehilangan Cara Efektif Peningkatan Serapan Anggaran

123 Botol Miras Berhasil Diamankan Polres Bondowoso dari 2 Orang Tersangka

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih