Featured Kesehatan Lensa Nusantara Pariwisata & Budaya Peristiwa Politik & Pemerintahan

Dadan Kurniawan : BPBD Jawa Timur Menyambut Baik  Koordinasi yang Dilakukan Terkait Kenaikan Level Gunung Ijen

images (8)

BONDOWOSO – Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan menyampaikan bahwa

BPBD Jawa Timur menyambut baik atas koordinasi yang dilakukan terkait kenaikan level Gunung Ijen

images (1)

“Sebagaimana intruksi Wakil Bupati  dalam rapat mitigasi bencana agar memastikan stok masker aman,Alhamdulillah, kami mendapat sambutan baik, beliaunya (BPBD Jatim -red) bisa membantu,” ujarnya,Sabtu 14/01/2023 usai menggelar rapat koordinasi bersama Forpimda di Arabica Homestay.

Dadan mengakui bahwa saat ini stok masker memang sedang terbatas. Tak hanya masker, namun juga logistik lainnya.

“Bukan hanya masker ,namun logistik lainya juga sudah kami sampaikan pada BPBD Jawa Timur,”tegasnya.

iklan dalam

Selain itu kata Dadan ,pihaknya pun akan melakukan sosialisasi dan edukasi menggunakan masker, serta tak turun ke bibir kawah secara masif pada masyarakat saat Gungung Ijen masih berstatus waspada.

Sosialisasi tersebut utamanya untuk masyarakat yang ada di kawasan rawan bencana di tiga desa yakni Desa Kalianyar, Sumber Gedang, Kalirejo. Serta, di sepanjang dimana ada aliran Kalipahit.

“Termasuk siaga yang seharusnya untuk masker harus dibawa. Dalam artian begini di saat panik. Mereka tentu tak mempersiapkan apa yang harus dibawa,” terangnya.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya bahwa kenaikan level status Gunung Ijen menjadi waspada disampaikan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak tanggal 07 Januari 2023 pukul 14:00 WIB.

PVMBG dan BKSDA sendiri telah menetapkan radius aman 1.5 kilo dari Kawah Ijen dan membatasi jam kunjung ke Gunung Ijen dari biasanya buka jam 02.00 dini hari, kini dibuka jam 04.00 WIB pagi.

Alasannya, karena dikhawatirkan semisal tiba-tiba keluar gas beracun atau mungkin getaran karena gempa setempat.

Selain itu, potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas vulkanik di Gunung Api Ijen pada saat ini adalah gas-gas vulkanik konsentrasi tinggi di sekitar kawah yang berasal dari aktivitas solfatar di dinding kawah Ijen dan juga difusi gas-gas vulkanik dari dalam kawah ke permukaan.

png_20220511_224315_0000
png_20220511_223354_0000
png_20220511_221558_0000
png_20220511_222752_0000

Related posts

Krisis Air Bersih di Pakem Kapolres Bondowoso Suplai Air Bersih Gunakan Armoured Water Cannon

Jadi PNS, Berikut Rincian Gaji yang Akan Diterima

Redaksi Tapalkuda

Sekda Bondowoso : ASN Harus Netral dalam Pelaksanaan Pemilu 2024

Redaksi Tapalkuda
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih