Featured Hukum & kriminal

Jaksa Hadirkan Beberapa Saksi Dalam Persidangan Kasus Yunus Wahyudi

iklan kopi

Banyuwangi – Sidang ke enam kasus Yunus Wahyudi. Terdakwa kasus pelanggaran UU ITE dan Kekarantinaan Kesehatan digelar secara virtual di PN Banyuwangi pada Kamis 6/5/2021 diwarnai insiden kegaduhan pengunjung mayoritas anggota dan simpatisan Macan Blambangan sebutan lain Yunus Wajyudi , mendapat teguran dari Ketua majelis hakim yang disampaikan melalui team Pengacara dari M.Yunus Wahyudi.

Bermula Ketika Ketua majelis hakim Khamazaro Waruwu membuka persidangan dengan agenda: Jaksa menghadirkan saksi-saksi sebagai kelanjutan dari persidangan sebelumnya.

Saat Ketua Majelis Hakim, mempertanyakan keberadaan saksi yang dihadirkan Jaksa Robi mengatakan belum bisa hadirkan saksi karena belum ada konfirmasi dari saksi-saksi.

Merasa keberatan dengan jawaban Jaksa team Pengacara Yunus Wahyudi yang diwakili La Lati SH, mempertanyakan apakah jaksa sudah melayangkan panggilan terhadap para saksi. Jaksa Robi mengatakan sudah melayangkan panggilan namun ketika dipertanyakan lagi tentang bukti surat panggilan para saksi. Jaksa Robi belum bisa menunjukan karena surat panggilannya ada di Arsip Kejaksaan.
Atas ketidakhadiran saksi- saksi, akhirnya sidang M.Yunus Wahyudi ditunda pada Selasa 11 /5/2021.

Ditemui usai sidang Team pengacara Yunus Wahyudi diwakili oleh La Lati SH mengatakan. Kasus ini sejak awal persidangan sudah menunjukan rangkaian dugaan rekayasa terungkap dari keganjilan jawaban saksi-saksi yang pernah dihadirkan pada sidang-sidang sebelumnya. Saya rasa saksi-saksi pada trauma, mereka sadar kesaksian mereka hanya diperalat oleh kepentingan dan kekuasaan tertentu jadi saksi- saksi yang tidak terkontaminasi dengan kepentingan kekuasaaan tidak mungkin mau hadir lagi apalagi sidangnya pada bulan puasa, tidak mungkin saksi mau berdosa apalagi disumpah di persidangan pada bulan puasa, tidak heran jika jaksa kesulitan mengundanghadirkan saksi yang menguatkan dakwaannya, ungkap La Lati SH. Aktivis dan pengacara berdarah sulawesi yang dikenal dengan gaya bahasanya blak-blakan getol membela dan mendukung penuh gerakan perjuangan para Aktivis dan Lsm/Ormas Se -Kab Banyuwangi.

Pada sidang berikutnya saya berharap agar jaksa bisa menghadirkan saksi Dr. Rio dan mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berani nggak dua pejabat ini hadir dalam persidangan. Jangan hanya bersaksi pada panyidik kepolisian. Tunjukanlah kesaksian di persidangan jangan jadi sutradara kesaksian di belakang layar tegas La Lati.

Saya juga berharap ” Jaksa menghadirkan saksi penyidik Kepolisian yang menangani perkara ini. Penyidik jangan cuma tersangkakan Yunus tapi tidak berani di hadirkan di persidangan . Hal seperti ini akan menjadi kabut hitam dalam penegakkan supremasi hukum di tanah Blambangan ,” terangnya.

Begitu pula saya berharap Jaksa menghadirkan Saksi Ahli Bahasa dan Ahli ITE yang pernah dijadikan sebagai Saksi Ahli pada Penyidik Kepolisian Kehadiran pakar-pakar ini penting adanya dan sepatutnya dihadirkan di persidangan biar jelas fakta hukum dalam perkara ini.
Cukuplah Jaksa yang terjebak permainan penguasa jangan lagi hakim ikut terjebak. Saya sangat yakin hakim-hakim yang tangani perkara ini adalah hakim-hakim profesional, tegas dan berhati Malaikat.
Karenanya harus singkron jawaban ahli pada penyidik dan jawaban ahli di hadapan persidangan terangnya lagi.

Akan sangat berbeda suasananya seorang Ahli dihadirkan di hadapan penyidik kepolisian dan seorang ahli dihadirkan di hadapan persidangan.
Di persidangan tentunya seorang ahli akan berinteraksi langsung dengan team pengacara yang juga ahli dalam ilmu hukum dan tentunya team pengacara sudah menyiapkan amunisi pertanyaan ilmiah, yang akan “mengulik” sejauh mana kesaksian dan keilmuan para Ahli yang dihadirkan itu terang La Lati. (Ren)
Banyuwangi – Sidang ke enam kasus Yunus Wahyudi. Terdakwa kasus pelanggaran UU ITE dan Kekarantinaan Kesehatan digelar secara virtual di PN Banyuwangi pada Kamis 6/5/2021 diwarnai insiden kegaduhan pengunjung mayoritas anggota dan simpatisan Macan Blambangan sebutan lain Yunus Wajyudi , mendapat teguran dari Ketua majelis hakim yang disampaikan melalui team Pengacara dari M.Yunus Wahyudi.

Litecoin Miner - Mine and Earn free Litecoin

Bermula Ketika Ketua majelis hakim Khamazaro Waruwu membuka persidangan dengan agenda: Jaksa menghadirkan saksi-saksi sebagai kelanjutan dari persidangan sebelumnya.

Saat Ketua Majelis Hakim, mempertanyakan keberadaan saksi yang dihadirkan Jaksa Robi mengatakan belum bisa hadirkan saksi karena belum ada konfirmasi dari saksi-saksi.

Merasa keberatan dengan jawaban Jaksa team Pengacara Yunus Wahyudi yang diwakili La Lati SH, mempertanyakan apakah jaksa sudah melayangkan panggilan terhadap para saksi. Jaksa Robi mengatakan sudah melayangkan panggilan namun ketika dipertanyakan lagi tentang bukti surat panggilan para saksi. Jaksa Robi belum bisa menunjukan karena surat panggilannya ada di Arsip Kejaksaan.
Atas ketidakhadiran saksi- saksi, akhirnya sidang M.Yunus Wahyudi ditunda pada Selasa 11 /5/2021.

Ditemui usai sidang Team pengacara Yunus Wahyudi diwakili oleh La Lati SH mengatakan. Kasus ini sejak awal persidangan sudah menunjukan rangkaian dugaan rekayasa terungkap dari keganjilan jawaban saksi-saksi yang pernah dihadirkan pada sidang-sidang sebelumnya. Saya rasa saksi-saksi pada trauma, mereka sadar kesaksian mereka hanya diperalat oleh kepentingan dan kekuasaan tertentu jadi saksi- saksi yang tidak terkontaminasi dengan kepentingan kekuasaaan tidak mungkin mau hadir lagi apalagi sidangnya pada bulan puasa, tidak mungkin saksi mau berdosa apalagi disumpah di persidangan pada bulan puasa, tidak heran jika jaksa kesulitan mengundanghadirkan saksi yang menguatkan dakwaannya, ungkap La Lati SH. Aktivis dan pengacara berdarah sulawesi yang dikenal dengan gaya bahasanya blak-blakan getol membela dan mendukung penuh gerakan perjuangan para Aktivis dan Lsm/Ormas Se -Kab Banyuwangi.

Pada sidang berikutnya saya berharap agar jaksa bisa menghadirkan saksi Dr. Rio dan mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berani nggak dua pejabat ini hadir dalam persidangan. Jangan hanya bersaksi pada panyidik kepolisian. Tunjukanlah kesaksian di persidangan jangan jadi sutradara kesaksian di belakang layar tegas La Lati.

Saya juga berharap ” Jaksa menghadirkan saksi penyidik Kepolisian yang menangani perkara ini. Penyidik jangan cuma tersangkakan Yunus tapi tidak berani di hadirkan di persidangan . Hal seperti ini akan menjadi kabut hitam dalam penegakkan supremasi hukum di tanah Blambangan ,” terangnya.

Begitu pula saya berharap Jaksa menghadirkan Saksi Ahli Bahasa dan Ahli ITE yang pernah dijadikan sebagai Saksi Ahli pada Penyidik Kepolisian Kehadiran pakar-pakar ini penting adanya dan sepatutnya dihadirkan di persidangan biar jelas fakta hukum dalam perkara ini.
Cukuplah Jaksa yang terjebak permainan penguasa jangan lagi hakim ikut terjebak. Saya sangat yakin hakim-hakim yang tangani perkara ini adalah hakim-hakim profesional, tegas dan berhati Malaikat.
Karenanya harus singkron jawaban ahli pada penyidik dan jawaban ahli di hadapan persidangan terangnya lagi.

Akan sangat berbeda suasananya seorang Ahli dihadirkan di hadapan penyidik kepolisian dan seorang ahli dihadirkan di hadapan persidangan.
Di persidangan tentunya seorang ahli akan berinteraksi langsung dengan team pengacara yang juga ahli dalam ilmu hukum dan tentunya team pengacara sudah menyiapkan amunisi pertanyaan ilmiah, yang akan “mengulik” sejauh mana kesaksian dan keilmuan para Ahli yang dihadirkan itu terang La Lati. (Ren)

Litecoin Miner - Mine and Earn free Litecoin
0001-1915158224_20210526_213634_0000
0001-1915774860_20210526_214658_0000
0001-1916238088_20210526_215503_0000
0001-1915158224_20210526_213634_0000 0001-1915774860_20210526_214658_0000 0001-1916238088_20210526_215503_0000

Related posts

Implementasikan Trisakti Sinung Sudrajad Gawangi Brigade Penolong 13.11 Peringati HUT RI di PIMB

admintapal

Grand Final Duta Wisata Kacong Jebbing Bondowoso 2019 ,Mengukuhkan Anisa Ahla dan A.Muhajir Sebagai The Next Bondowoso Tourism Ambassador

admintapal

Ir Syukur Iwantoro.M.S.M.B.A Sekretaris Jendral Kementrian Pertanian Republik Indonesia Tinjau Stand UMKM di FKN3 Republik Kopi

admintapal