FeaturedLensa NusantaraPertanian

Bidang Peternakan Dinas Pertanian Bondowoso Turun Cek Hewan yang Akan Dipotong

images (8)

Bondowoso – Menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1439 H/2018 M lebih kurang tinggal sepekan lagi, pemerintah Kabupaten Bondowoso melakukan pengecekan hewan ternak yang akan dipotong,Kamis (7/6/2018).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Masyarakat Veteriner dan P2HP pada Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, dr Cendy Herdiawan  , Pihaknya menurunkan Tim Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) guna mengecek hewan ternak yang akan dipotong seperti ternak sapi.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000

Adapun tujuan melakukan pengecekan ini tak lain untuk menjaga kesterilan dan jaminan kesehatan hewan ternak, agar tidak menimbulkan hal yang kurang baik di belakang hari nanti bagi kesehatan warga yang mengkomsumsinya

“Selain itu tim akan diturunkan pada H-2 dan H-1 lebaran Idul Fitri nanti. Dimana mereka nantinya akan bekerja untuk mengecek kesehatan hewan ternak yang akan dipotong sebelum dan sesudah hewan dipotong. Pemeriksaan kesehatan dilakukan diseluruh kecamatan dilakukan paramedis dan medis veteriner berkoordinasi dengan kecamatan dan desa,” jelasnya.

iklan dalam

Menurut Cendy Tim juga akan langsung turun ke tiap-tiap pasar tradisional yang ada di Bondowoso,  ,” Mereka dibantu petugas inseminator. Walaupun petugas kami minimalis,kami tetep berupaya maksimal ,” jlentrehnya.

dr Cendy Herdiawan saat dikonfirmasi tapalkudapost.com menyampaikan  ,” Dengan sedikitnya para medis peternakan ini ,untuk itulah kita bekerjasama dengan Kecamatan dan Desa,”  Jika ditemui keganjilan terhadap hewan yang telah dipotong maka daging tidak diperbolehkan untuk diedarkan dan dikomsumsi oleh warga.Kami akan melarang peredaran daging itu, karena daging itu berbahaya bagi kesehatan apabila dikomsumsi manusia,” tegasnya.

Dijelaskannya pula, jika ditemui keganjilan terhadap hewan yang telah dipotong maka daging tidak diperbolehkan untuk diedarkan dan dikomsumsi oleh warga.

“Kami akan melarang peredaran daging itu, karena daging itu berbahaya bagi kesehatan apabila dikomsumsi manusia,namun sejauh ini masih aman , jadi masyarakat tidak perlu kawatir,” ungkapnya.

Menurutnya, pemeriksaan sebelum pemotongan hewan (ante morten) meliputi pemeriksaan seluruh badan, yang dinilai dari kepala hingga kaki hewan kurban. Setelah diperiksakan hewan itu layak potong barulah diberikan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) pertanda hewan itu sehat dan boleh dipotong.

“Setelah pemotongan, akan dilakukan pengecekan kualitas kesehatan daging, jika pada daging yang telah dipotong itu yang dilihat dari kondisinya menunjukan ciri yang mencurigakan, misalnya ada perubahan pada paru-paru, hati dan limpah mengacu pada kondisi normal, seperti limpah bengkak dan ukurannya menjadi dua kali lipat dari ukuran satndar normal, tentunya bisa dicurigai daging itu terjangkit penyakit Antrax. Hal seperti inilah daging itu tidak boleh dikomsumsi warga,” tukasnya.

 

 

 

 

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Dukungan Babinsa Jambesari Dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pasca Pemilu 2019

Corat Coret Seragam Serta Konvoi di Jalan Warnai Kelulusan Siswa SLTA

TKD Jatim Pantau Proses Hukum Ustaz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih