FeaturedLensa Nusantara

Gatot Nurmantyo Serukan Generasi Milenial Bijak Gunakan Media Sosial

images (8)

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmatyo menyerukan kepada generasi muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, media sosial juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa.

Bahkan, Gatot merujuk pada Alquran Surat Al Hujurat Ayat 6, 11 dan 12 untuk bijak dalam penggunaan media sosial. Dalam surat itu, jelas Gatot, dipaparkan mengenai pentingnya klarifikasi sebelum membuat atau menyebarluaskan suatu kabar.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000

“Di mana dalam surat tersebut, masyarakat harus dapat tabayun (klarifikasi), melarang untuk mencela, menghina dan merendahkan orang lain serta bisa menghindari prangsangka dan gibah (membuka aib sesama Muslim) niscaya kita dapat gunakan sosial media dengan bijak agar kita termasuk dalam orang- orang yang beruntung,” ujar Gatot saat memberikan materi dalam pengajian Ramadan yang digelar Pemuda (PP) Muhammadiyah di Kampus, Universitas Uhamka, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (28/5/2018).

Gatot melanjutkan bahwa semua posting-an di sosial media harus dapat diubah dengan sifat yang mencerahkan dan bisa dipertanggungjawabkan.

iklan dalam

“Lalu juga tidak bertentangan dengan ajaran agama serta norma sosial dan etika ke Indonesia-an untuk mewujudkan soliditas,” imbuh Gatot dalam pengajian yang mengambil tema “Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan Zaman Milenial”.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Gatot Nurmantyo juga menyinggung masalah persatuan agar jangan sampai terkoyak. Persatuan Islam dan nasionalis mampu melahirkan negara kesatuan republik Indonesia.

“Nah sekarang semua tergantung kita bersatu kembali separti perjuangkan kemerdekaan dgn semboyan Merdeka atau mati. Saya katakan itu lantaran semakin kesini jurang semakin terpisah. Namun kalau kita kembali ke masa nuansa kemerdekaan maka kita akan bersatu. Persatuan umat Islam dan nasionalis akan membawa kejayaan dan kebangkitan untuk negeri”, tegas Gatot.

Gatot mengingatkan juga bahwa persatuan lahir karena dialog tanpa henti dan kesadaran kuat untuk hidup bersama. Hal ini untuk menjamin adanya keadilan dan kepastian hukum dan semua hukum itu untuk manusia. Dengan menegakan hukum secara profesional dan proporsional mempertimbangkan kearifan lokal serta menghamba pada hati nurani.

Indonesia yang merupakan negara dengan umat muslim terbanyak dan menjadi contoh negara – negara lain soal beragama malah tidak bersatu. Coba saja partai – partai Islam bersatu negeri ini pasti akan menjadi pemenang.

“Mari luruskan syaf dan rapatkan barisan dalam jaga Indonesia. Kita jangan memikirkan presiden dan wakil presiden nya tetapi bagaimana cara koalisi umat yang buat rakyat Indonesia ini menang. Satukan hati untuk Indonesia,” tutup Gatot.(kha)

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Bupati Berharap PPH Guru Ngaji Tidak Dimaknai Pungli

Pamit Kenal Camat Prajekan

Anak Kasie Pidsus Kejari TTU Diculik, Diduga Ada Kaitannya dengan Kasus Korupsi

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih