FeaturedHukum & kriminal

KPK Akan Beberkan Keterlibatan Pihak Lain Dalam Sidang Perdana Kasus BLBI

images (8)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membeberkan peran keterlibatan pihak lain dalam sidang perdana perkara korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sidang pembacaan dakwaan untuk tersangka Syafruddin Arsjad Temenggung rencananya akan digelar pada Senin 14 Mei 2018 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000

KPK

“Kami akan rinci terdakwa peran seperti apa, peran tersebut diduga dilakukan bersama-sama siapa aja. Jadi ada pihak lain, ada pejabat atau swasta lain yanh tentu akan diuraikan juga perannya sama-sama dengan terdakwa besok didakwaan kami akan buktikan satu persatu didakwaan itu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Febri melanjutkan, Jaksa Penuntut KPK juga sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi sidang perdana tersebut. Nantinya, Jaksa Penuntut KPK, akan membeberkan secara rinci konstruksi perkara yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp4 triliun itu.

iklan dalam

“Secara maksimal dakwaan tentu saja sudah disampaikan ke pengadilan ada sekitar 49 halaman dakwaan yang akan menguraikan dugaan perbuataan-perbuatan yang dilakukan terdakwa. Yang kami duga merugikan keuangan negata lebih dari Rp4 triliun,” papar Febri.

Sebagaimana dilansir dari okezone .com , disisi lain, Febri mengungkapkan telah menyiapkan strategi untuk menghadirkan saksi kunci dalam perkara tersebut. Mengingat, ada beberapa saksi yang dicegah pergi keluar negeri oleh KPK, namun masa berlakunya akan habis.

Sedangkan, sesuai aturan, masa pencegahan terhadap seseorang juga dibatasi.

“Pertama tentu kami ikuti aturannya karena pencegahan keluar negeri sejauh ini yang kami pahami maksimal diperpanjang satu kali jadi tentu kami akan bicarakan lebih lanjut strategi dalam proses pembuktian,” tutur Febri.

Sebab itu, Febri mengimbau kepada seluruh pihak yang nantinya akan diminta memberikan kesaksian di meja hijau untuk bersikap kooperatif dan memenuhi kewajibannya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik.

“Agar semua bisa diuji dan kami lihat siapa saja pihak yang tanggung jawab dalam kasus BLBI,” ucap Febri.

Sejauh ini KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini. Satu tersangka tersebut yakni mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsjad Temenggung. Ia sempat mengajukan praperadilan, tapi gugatannya tersebut ditolak oleh pengadilan.

Syafruddin diduga kongkalikong saat menerbitkan SKL BLBI untuk pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) yang mengakibatkan kerugian negara sekira Rp4,58 triliun.

‎Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Diduga Gelapkan Dana BSM ,Wali Murid Luruk KS SD Plalangan 2

Puluhan Sopir MPU di Situbondo Ngluruk Kantor Uji KIR

TKD Jatim Pantau Proses Hukum Ustaz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih