FeaturedLensa NusantaraPertanian

Antisipasi Lonjakan Pakan , Diperta Bondowoso Kembangkan Pakan Kering

images (8)

BONDOWOSO – Geltek 2018 Dinas pertnian Bondowoso mengenalkan banyak jenis varietas terbaru maupun pengembangan Bidang Peternakan. Pada proses itu, pihak Diperta mengenalkan jenis pakan baru yang bisa dikeringkan.

H. Munandar Kepala Diperta menyampaikan ,“Dewasa ini kita masih banyak menggunakan pakan basah. Namun kedepan, kita sudah mampu mengembangkan pakan yang bisa dikeringkan,,” jelasnya , Rabu 09/05/2018.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000
iklan dalam

Jenis pakan kering yang saat ini dikembangankan adalah jenis pakan dari tumbuhan yang dicampur dengan tumbuhan berasal dari Filipina, Indigofera. Jenis tanaman itu memiliki protein paling tinggi berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Kandungan protein, sebanyak 25 persen jika dibandingkan dengan tumbuhan lainnya.

Pengembangan pakan kering untuk mengatasi lonjakan kebutuhan pakan di Bidang Peternakan. Pakan, mampu bertahan selama 3 bulan, sejak proses pembuatan dilakukan. Sehingga, pada musim kemarau telah tiba, peternak tidak lagi kewalahan untuk mencari pakan ternak mereka.

“Untuk saat ini kita sudah berhasil mencoba kepada satu kelompok. Hasilnya sudah memuaskan,” ujarnya.

Munandar berencana, kedepan pihak Diperta mampu memadatkan pakan kering itu berbentuk konsentrat. Dengan mencampur semua jenis tanaman yang memiliki kandungan lebih. Seperti, kulit ketela pohon, kulit edamame dan jenis tanaman lainnya. Cara itu, saat ini telah dilakukan di Jawa Barat.

“Kalau di daerah lain bisa, kenapa di Bondowoso tidak. Kedepan, kita akan berupaya membuat hal yang sama.” tukasnya .

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Antisipasi Bencana Longsor Babinsa Jambe Ungu Ajak Warga Bersihkan Selokan

Keutamaan Makan Sahur Menurut Rasulullah

3 Kali Mangkir Pemeriksaan, KPK Ultimatum Eks Wabup Malang

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih