Hukum & kriminal

Hakim Tolak Permintaan Setnov soal Pembukaan Sejumlah Rekening yang Diblokir

images (8)

JAKARTA – Dalam sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi yang diajukan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov), sempat meminta kepada Majelis Hakim untuk membuka sejumlah rekening yang diblokir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sidang putusan hari ini, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan tegas langsung menolak permintaan tersebut. Alasannya, permohonan itu tidak jelas dan tidak disampaikan secara spesifik.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000
“Permintaan untuk membuka rekening bank, blokir tanah dan kendaraan tidak dapat dipertimbangkan,” kata hakim Anwar saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

 

Hakim Anwar berpandangan, permintaan pembukaan blokir itu tanpa disertai penjelasan. Sehingga, Hakim tidak mengetahui secara pasti pemblokiran aset yang dimaksud.

iklan dalam

Seharusnya, kata Hakim Anwar, terdakwa menyebutkan rekening itu di bank mana, atas nama siapa dan apa kaitannya dengan perkara korupsi yang didakwakan kepada Setnov.

Dalam perkara korupsi e-KTP, Setnov divonis dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta serta subsidair tiga bulan kurungan. Setnov dinilai terbukti melakukan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP.

Perbuatan Novanto dinyatakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

 

Tak hanya itu, Setnov juga diminta untuk membayar uang pengganti sebesar USD7,3 juta dikurangi Rp5 miliar yang diserahkan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pembayaran uang pengganti dilakukan setelah sebulan vonis Setnov berkekuatan hukum tetap. Apabila uang dan harta benda yang disita juga tak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Kemudian, Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Setnov berupa pencabutan hak politik selama lima tahun usai menjalani masa hukuman. Lalu, Hakim juga tak mempertimbangkan permohonan Justice Collaborator (JC) Setnov.(fid)

 

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Warga Kotakan Lakukan KDRT Terhadap Istrinya.

Hari Bhakti Pemasyarakatan, Kalapas Kelas II B Bondowoso Ingatkan Jajarannya Profesional

Intens Membuat Mercon,Tiga Orang Diamankan

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih