Hukum & kriminal

Dua Pengedar Pil Setan Diringkus Reskoba Polres Banyuwangi

images (8)

BANYUWANGI – tapalkudamedia.com

Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuwangi berhasil menangkap dua orang pengedar pil setan. Keduanya adalah Yoga Pratama (18), warga Dusun Pasembon, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo dan Jois Febrianto (18), tinggal di Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000

Awalnya petugas menangkap Yoga Pratama di sebuah rumah di Dusun Bulu Kembar, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo. Yoga Pratama ditangkap setelah melayani seorang pelangganya.

“Dari tersangka kami temukan barang bukti berupa 84 butir pil trihexyphenidyl dan uang tunai Rp 95 ribu yang diduga hasil penjualan pil trex,” ujar Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muh. Indra Nadjib, Jumat (6/4/18).
iklan dalam

Kepada petugas, Yoga Pratama mengaku mendapatkan pil trex tersebut dari Jois Febrianto. Petugas kemudian menyusun strategi untuk mengembangkan kasus ini. Yoga Pratama diminta mendatangkan Jois Febrianto ke tempat itu. Selang satu jam kemudian, Jois Febrianto datang. Saat itu juga dia diamankan petugas.

Penggeledahanpun dilakukan pada pemuda ini. Hasilnya, ditemukan 600 pil trex yang terdiri dari 3 bungkus. Masing-masing bungkus berisi 200 butir. Uang tunai Rp 30 ribu, sebuah kresek warna hitam dan satu unit HP merek Samsung warna hitam.

Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Banyuwangi. Petugas masih menggali informasi untuk mengembangkan kasus ini kepada penyuplai yang lebih besar.

“Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 197 sub Pasal 196 Undang-undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, ancaman hukumannya pidana penjara hingga 5 tahun lamanya,” pungkasnya.

 
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

KPK Tetapkan Mantan Sekda Kota Malang Jadi Tersangka Suap APBD-P

Lima Anggota DPRD Malang Tersangka Penerima Suap APBD Dijebloskan ke Bui

Warga Probolinggo Geger Penemuan Mayat Tanpa Busana

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih