Pariwisata & Budaya

Aduan Sapi Budaya Bondowoso yang Punah

images (8)

Bondowoso . tapalkudamedia.com

Konon, Ki Ronggo membabat Bondowoso hanya bermodalkan Sapi, Benih jagung dan benih padi yang ditaburnya sepanjang jalan dari Besuki ke daerah perbukitan lembab yang kini disebut arak -arak. Dalam perjalanan, Ki Ronggo bersama santri-santrinya menemukan lahan becek, kemudian Ki Ronggo meminta santri-santrinya untuk mengeraskan lahan tersebut yang kini menjadi alun-alun Bondowoso. Dengan gembira, santri-santri Ki Ronggo mengerjakan perintah sang kiai sambil menonton Aduan Sapi.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000

Budaya aduan Sapi dilestarikan di kecamatan Tapen saat itu kita dapat menjumpai arena Aduan Sapi yang luasnya sekitar 2 Hektar. Aduan sapi dilakukan oleh 2 ekor sapi yang saling menanduk, namun tidak ada sedikitpun darah yang menetes sehingga atraksi ini bisa disaksikan oleh siapapun.

iklan dalam

Sebagai cikal bakal budaya di wilayah tapal kuda ,terlebih lagi, aduan sapi merupakan atraksi tradisional selain sebagai hiburan bagi masyarakat Bondowoso, juga mempunyai daya tarik kepariwisataan.
Sekaligus melestarikan tradisi budaya masyarakat.

Namun sayang kebudayaan ini mendapat teguran keras dari MUI kabupaten Bondowoso, dan akhirnya dihentikan melalui Perda  No.19 Tahun 2002 karena lebih mengarah kepada perjudian daripada kebudayaan dan hiburan.

Langkah yang dilakukan pemerintah daerah itu dianggap tidak tepat oleh aktivis-aktivis kebudayaan. karena Aduan sapi merupakan Kebudayaan asli Bondowoso dan juga sebagai identitas Bondowoso.

Banyak putra Daerah, berharap Pemerintah Daerah bisa berfikir untuk membatalkan Perda yang melarang Aduan Sapi tersebut namun hingga kini tak sedikitpun ada titik terang kebudayaan ini bisa kembali bangkitnya.

Mulyadi warga Tlogosari menyampaikan ,” Sangat disayangkan , karena itu budaya yang mengandung sejarah,” tuturnya.

Sementara itu Arik menyampaikan , ” Kalau aduan sapi sudah ada perdanya, mestinya aduan ayam yang jelas-jelas sering dibuat ajang judi juga harus sama, dibuat aturanya secara jelas,” tandasnya.

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Banyak Potensi Kerajinan di Bondowoso, Menparekraf RI Gelar Workshop KaTa Kreatif

Redaksi Tapalkuda

Grand Final Kajeb ,Bupati : Duta Wisata Harus Mampu Meningkatkan Kepariwisataan Bondowoso

Semarak Akhir Tahun Festival Layang-layang Hiasi Langit wisata Cottok Inovation Park

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih