Hukum & kriminal

Berkas Pelaku Penganiayaan KH Emon Umar Basyri Dinyatakan Lengkap

images (8)

BANDUNG – tapalkudamedia.com

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung Baleendah menyatakan, berkas pelaku penganiayaan KH Emon Umar Basyri (60), yakni Asep Ukin (60) telah dinyatakan lengkap. Berkas sendiri, dikirim dari penyidik Polda Jabar, pada Selasa 13 Maret 2018.

Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231007_160840_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_230542_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231011_220305_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231012_011801_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231014_135422_0000
Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231021_165812_0000
Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231022_164616_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000
iklan dalam

“Berkas perkara 351 ayat 2 KHUPidana dengan tersangka Asep Ukin telah dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa,” kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana, saat di konfirmasi melalui pesan singkatnya, Jumat (16/3/2018).

Asep Ukin, merupakan penganiayaan terhadap pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, KH Emon Umar Basyri terjadi pada Sabtu 27 Januari 2018. Asep berhasil dibekuk pihak kepolisian tak lama setelah kejadian.

Meski begitu, dari pemeriksaan kepolisian, Asep diketahui mengalami gangguan jiwa. Gangguan jiwa yang dialami Asep, juga dibenarkan oleh pihak keluarganya di Garut, yang mengatakan Asep Ukin mengalami ganguan kejiwaan.

Namun, Asep dilepas dan tinggal di Cicalengka untuk merawat musala kecil. Meski diketahui memiliki gangguan kejiwaan, proses hukum terhadap Asep terus berlanjut. Kendati demikian, penghentian kasus penganiayaan yang dilakukannya, berada di proses persidangan.

Sebelumnya diberitakan, Pimpinan Ponpes Al Hidayah yang karib disapa Ceng Emong dianiaya saat sedang duduk wirid dan zikir seusai melaksanakan Salat Subuh berjamaah. Suasana di dalam masjid saat peristiwa terjadi sedang sepi, karena seluruh santri telah kembali ke pondok masing-masing setelah salat Subuh.(*)

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000

Related posts

Polres Banyuwangi Bongkar Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah

Mencuat Kabar Oknum Anggota DPRD Dugaan Penipuan CPNS

Marak Illegal Logging, Patroli Gabungan Amankan Warga Cremee

Redaksi Tapalkuda

Leave a Comment

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih